{"id":4096,"date":"2013-10-15T01:04:31","date_gmt":"2013-10-14T18:04:31","guid":{"rendered":"http:\/\/themanagerslounge.com\/?p=4096"},"modified":"2015-07-17T11:03:04","modified_gmt":"2015-07-17T04:03:04","slug":"strategi-starbucks-untuk-menjadi-kedai-kopi-terkemuka-di-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2013\/10\/15\/strategi-starbucks-untuk-menjadi-kedai-kopi-terkemuka-di-dunia\/","title":{"rendered":"Strategi Starbucks Untuk Menjadi Kedai Kopi Terkemuka Di Dunia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Dominate the Market) Starbucks Corporation adalah sebuah perusahaan coffee shop \/ kedai kopi\u00a0 internasional yang berbasis di Seattle, Washington, Amerika Serikat. Starbucks merupakan\u00a0 perusahaan coffee shop\u00a0 terbesar di dunia, dengan 16.120 toko di 50 negara, termasuk sekitar 12.440 kedai kopi di Amerika Serikat,\u00a0 1.000 kedai di Kanada dan lebih dari 800 kedai di Jepang dan mentargetkan\u00a0 akan membuka toko mereka lagi di seluruh dunia sebanyak 44.000 toko baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dimulai dari melihat peluang\u00a0 kecintaan Amerika akan kopi yang enak yang lebih kuat dari apapun maka bisnis kedai kopi\u00a0 berkembang lebih cepat daripada industri yang lain. Selain itu faktor lifestyle membuat industri kopi semakin berkembang. Efek stimulant kopi merupakan\u00a0 alasan penting mengapa warga Amerika yang adalah pekerja keras\u00a0 menganggap bahwa dengan mereka berhenti di sebuah kedai kopi\u00a0 adalah\u00a0 merupakan kebutuhan harian mereka. Dan\u00a0 kedai kopi menyediakan lingkungan yang tenang dan nyaman bagi orang-orang untuk bersosialisasi, bersantai, atau beristirahat ketika bekerja. Pelanggan dapat menikmati\u00a0\u00a0\u00a0 secangkir kopi dan snack dengan\u00a0\u00a0\u00a0 harga yang relatif rendah saat\u00a0 mereka\u00a0 bertemu dengan teman-teman mereka di waktu santai, atau saat bekerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Starbucks menjual macam-macam kopi, espresso, minuman panas dan dingin lainnya, makanan ringan, dan asesoris seperti cangkir, biji kopi dan boneka. Melalui kerjasama dengan divisi Starbucks Entertainment dan Hear Music.. Kopi Starbucks ala Italia, minuman espresso, teh,kue kering dan permen telah membuat Starbucks menjadi terkenal di dunia. Dan menjadikan Starbucks salah satu ritel terbesar dalam sejarah untuk bisnis Coffee Shop. Pada tahun 2009, Starbucks berhasil masuk ke dalam jajaran Fortune 500 sebagai top 1000 perusahaan terbaik Amerika<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Marketing Segmentation<\/strong><br \/>\nStarbucks membidik\u00a0 segmen di Hotels, Grocery Stores, Schools, Businesses, Industries Cafeteria and Airlines. Starbucks membuka kedai kopinya di seluruh dunia, seperti di Brazil, Rusia, Rumania, serta menempatkan logo Starbucks pertamanya di Kairo Mesir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Product Developtment<\/strong><br \/>\nStarbucks membuat berbagai macam macam produk mulai dari\u00a0 minuman kopi maupun non kopi untuk menarik minat para non peminum kopi dan mereka juga mengembangkan cake dan pastry sebagai temanminum kopi dan teh.<br \/>\nStarbucks mengembangkan produk baru untuk non-peminum kopi ditengah pasar yang kompetitif. Starbucks menarik konsumen baru dengan tidak hanya dengan produk-produk berkualitas, tetapi juga dengan rasa yang disukai konsumen. Selain itu Starbucks menambahkan Product minuman juice,smoothie, dan teh. Dan ada product untuk makan siang seperti Fiesta Chicken Salad, dan Buah dan Platter Keju.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Visi dan Misi Starbucks<\/strong><br \/>\nUntuk membuat Starbucks sebagai merek yang paling diakui di dunia dan menjadi perusahaan internasional dengan nilai-nilai dan prinsip bahwa karyawan\u00a0 bisa dibanggakan,\u00a0 perusahaan memiliki Visi dimana Starbucks\u00a0\u00a0 akan menjadi kedai kopi yang terkenal dan juga menjadi yang paling dihargai dan dinilai merek yang paling positif oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh dunia. Perusahaan juga memfokuskan visinya untuk kepuasan karyawan, sehingga karyawannya bahagia.<\/p>\n<p><strong>Mission Statement Starbucks :<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMenetapkan bahawa Starbucks tetap menjadi penyedia kopi yang terbaik di dunia dan tetap menjaga prinsip yang konsisten di saat kita tumbuh\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Enam prinsip itu adalah :<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Membuat suatu lingkungan kerja yang bagus dan memperlakukan sesame dengan rasa hormat dan menjaga martabat masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Menyatukan unsur keragaman sebagai salah satu komponen esensial dalam cara\u00a0 berbisnis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Menetapkan standar yang paling tinggi terhadap pembelian, pemanggangan kopi dan\u00a0 fresh delivery dari produk kopi Starbucks<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4. Menjaga kepuasan pelanggan setiap saat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">5.\u00a0 Memberikan kontribusi yang positive terhadap lingkungan dan komunitas<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">6.\u00a0 Mengakui bahwa profitabilitas adalah salah satu esensial untuk kesuksesanmasa depan.<\/p>\n<p><strong>Kesuksesan Starbucks di capai dari beberapa faktor, yaitu :<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kualitas yang luar bisa dalam hal Kopi dan Servis yang bagus yang di berikan di setiap Kedai Kopi Starbucks<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan adanya penambahan\u00a0 kedai-kedai kopi\u00a0 Starbucks baru setiap harinya di seluruh dunia, maka hal ini\u00a0 dapat meningkatkan penjualan dari Starbucks\u00a0 dan meningkatkan reputasi perusahaan diantara para pecinta kopi maupun competitor yang ada. Starbucks menghadapi persaingan yang ketat di dalam bisnis mereka. Adanya persaingan ketat di antara perusahaan-perusahaan kedai kopi besar dengan posisi yang sudah stabil karena sudah berdiri lama maupun\u00a0 sejumlah besar perusahaan kedai kopi\u00a0 yang baru dengan pertumbuhan yang cepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan Starbucks memiliki\u00a0 strategi yang baik, sehingga\u00a0 dapat mengatasi semua pesaing-pesaingnya dan menjadikan Starbucks menjadi perusahaan Coffee Shop yang terbaik didunia pada saat ini<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Marketing Strategy<\/strong><br \/>\nApa yang dilakukan oleh Starbucks Corp menghadapi\u00a0 imbas dari\u00a0 krisis global dan bagaimana dapat tetap mempertahankan pelanggannya\u00a0 ?<\/p>\n<p><strong>Ada 2 hal yang dilakukan oleh Starbucks yaitu\u00a0 dengan :<\/strong><\/p>\n<p><strong>1. Memancing pelanggan di pagi dan sore hari sekaligus.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah menyatakan akan menutup ratusan gerainya, kedai kopi ini akan menawarkan paket murah minum ngopi di sore hari. Strategi ini dilakukan bukan untuk mengobral produknya, namun untuk mendongkrak angka penjualannya. Seperti diketahui produsen minuman kopi ini akan menutup 600 gerainya dan memangkas setidaknya 12 ribu karyawan. Tidak hanya pada unit bisnisnya yang berada di Amerika Serikat saja, 61 dari 84 gerainya di Negeri Kanguru alias Australia juga ditutup. Akibatnya, sekira 700 karyawan akan dirumahkan. Goncangan ini merupakan imbas hentakan resesi ekonomi Negeri Paman Sam yang mengakibatkan merosotnya daya beli masyarakat. Kekacauan ekonomi ini diperparah dengan harga minyak mentah dunia yang menggila dan banyaknya pengangguran akibat banyak perusahaan yang gulung tikar. Sadar akan kondisi yang tidak menguntungkan ini, manajemen Starbucks langsung melakukan berbagai promosi. Salah satunya adalah\u00a0 paket ngopi sore tesebut. \u201cSaat ini, kita harus melihat berbagai relevansi. Para konsumen akan mencari harga yang pas,\u201d ujar Vice President for Customer Relationship Management Starbucks Brad Stevens, seperti dikutip oleh Reuters.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam membidik pelanggan, Starbucks cukup cerdik. Dia tidak hanya menggaet pelanggan di sore hari. Namun, juga pelanggan di pagi hari. Caranya, Starbuck memberikan potongan harga bagi pelanggan yang menunjukan kuitansi pembelian di pagi hari. Dengan demikian, perusahaan kopi kelas dunia ini mampu meraih\u00a0 pembeli dua kali lipat. Bagi pelanggan yang menunjukan kwitansi, maka mereka hanya mengeluarkan\u00a0 dana USD2 per cangkir kopi. Hanya dengan mengeluarkan uang yang cukup murah untuk ukuran Amerika, maka pelanggan disuguhkan kopi jenis grande atau minuman ukuran medium. Para penggemar kopi ini bisa mulai menikmati minum kopi\u00a0 murah pukul 14.00 waktu setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Stevens meyakini, Starbucks mampu mengalahkan pesaing-pesaingnya<\/p>\n<p><strong>2. Starbucks gencar melakukan kampanye baru di dunia maya.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mulai dari Twitter, Facebook, YouTube. Starbucks dapat meraih perhatian lebih banyak orang\u00a0 dibanding lewat media tradisional. Strategi pemasaran yang terbilang unik pun mereka lakukan, salah satunya adalah dengan perlombaan di Twitter. Starbucks memanfaatkan kekuatan situs jejaring dengan memberikan tantangan pada orang-orang untuk menjadi yang pertama memposting foto poster Starbucks di Twitter. Kampanye dan promosi yang dilakukan Starbucks\u00a0\u00a0 merupakan suatu langkah untuk mengimbangi kampanye minuman\u00a0 kopi yang dilakukan McDonald&#8217;s yang dengan berani melakukan promosinya secara besar-besaran melalui TV, billboard, dan media lini atas lainnya<br \/>\nStarbucks yakin, lewat media online, selain budget yang mereka keluarkan bisa ditekan, merekapun bisa menjaring jumlah orang yang lebih banyak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Inilah perbedaan antara perilisan dengan dana jutaan dollar versus jutaan fans,&#8221; begitu ungkap Mr. Bruzzo dari Starbucks, jaringan kedai kopi yang telah mendunia ini. Tak hanya Twitter, situs video YouTube juga dimanfaatkan untuk promosi. Promosi ini dikemas dalam bentuk kontes bagi pekerjanya. Ternyata, kontes foto yang dilakukan Facebook terinspirasi dari apa yang dilakukan orang-orang melalui Facebook dan Twitter. Setiap tahunnya orang-orang berlomba melakukan posting foto pertama dari toko Starbucks yang didekor bernuansa merah saat liburan. Begitu juga di Flickr, mereka berlomba memamerkan foto beberapa foto toko Starbucks dalam shot yang sama. Starbucks optimistis\u00a0 kampanye tersebut akan didukung oleh 3,6 juta fans Facebook dan 1,8 juta followernya di Twitter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan strategi-strategi diatas maka Starbucks dapat menjadikan dirinya sebagai\u00a0 perusahaan Coffee Shop yang terbaik didunia pada saat ini<\/p>\n<p>(Debbie Kusuma\/VMN\/BL)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Dominate the Market) Starbucks Corporation adalah sebuah perusahaan coffee shop \/ kedai kopi\u00a0 internasional yang berbasis di Seattle, Washington, Amerika Serikat. Starbucks merupakan\u00a0 perusahaan coffee shop\u00a0 terbesar di dunia, dengan 16.120 toko di 50 negara, termasuk sekitar 12.440 kedai kopi di Amerika Serikat,\u00a0 1.000 kedai di Kanada dan lebih dari 800 kedai di Jepang dan mentargetkan\u00a0 akan membuka toko mereka lagi di seluruh dunia sebanyak 44.000 toko baru. Dimulai dari melihat peluang\u00a0 kecintaan Amerika akan kopi yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":80173,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4096"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4096"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4096\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":122037,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4096\/revisions\/122037"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80173"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4096"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4096"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4096"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}