{"id":3938,"date":"2009-07-02T12:52:27","date_gmt":"2009-07-02T05:52:27","guid":{"rendered":"http:\/\/themanagerslounge.com\/?p=3938"},"modified":"2014-03-08T11:05:29","modified_gmt":"2014-03-08T04:05:29","slug":"menempatkan-pelanggan-sebagai-fokus-dalam-business-model-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2009\/07\/02\/menempatkan-pelanggan-sebagai-fokus-dalam-business-model-anda\/","title":{"rendered":"Menempatkan Pelanggan Sebagai Fokus Dalam \u2018Business Model\u2019 Anda"},"content":{"rendered":"<p>(The Manager\u2019s Lounge \u2013 Service) Memenuhi kebutuhan merupakan hal penting yang sudah diketahui oleh banyak orang. Namun untuk merealisasikannya tidaklah semudah itu&#8230;.Diperlukan suatu tekad dan komitmen yang kuat dari seluruh jajaran dari mulai CEO, pimpinan tertinggi sampai dengan seluruh staf level terendah sekalipun di perusahaan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cMengetahui kebutuhan pelanggan\u2026 selalu penting. Namun mungkin lebih penting saat kebutuhan berubah, dan biasanya hal itu terjadi ketika perekonomian memburuk \u2013 Anda harus dapat memahaminya lebih baik dibandingkan perusahaan lain.\u201d Michael Dell, pendiri dan CEO, Dell Computer.<\/p>\n<p><b>Pelanggan \u2013 Kunci Keberhasilan<\/b><\/p>\n<p>Salah satu tokoh CEO yang terkenal, yang menempatkan pelanggan sebagai fokus bisnisnya adalah Michael Dell, pendiri dan CEO dari Dell Computer. Menurut Michael Dell, kunci keberhasilan perusahaanya adalah pelanggan : \u201cSejak awal, seluruh bisnis kami \u2013 mulai dari desain sampai manufaktur dan penjualan \u2013dipusatkan pada mendengarkan pelanggan \u201c.<\/p>\n<p>Meski kata-kata Dell terdengar klise di dunia persaingan saat ini, saat itu membangun sebuah bisnis dengan menempatkan pelanggan sebagai pusatnya bukanlah hal yang umum dilakukan. Model pendekatan langsung Dell berupa \u201ccustomization (membuat produk sesuai pesanan) massal\u201d bukan lahir dari keinginan untuk merevolusi sebuah industri. Sebaliknya, hal itu muncul lewat strategi \u201cdari bawah ke atas\u201d yang berdasarkan kebutuhan dan pilihan pelanggan. Intinya para manager yang ingin menciptakan merk yang sukses tidak dapat melakukannya dengan memaksakan pandangannya sendiri di pasar. Harus ada sebuah mekanisme dengan apa perusahaan belajar membuat produk yang benar-benar diingingkan oleh para pelanggan mereka.<\/p>\n<p><b>Membina Hubungan Baik Dengan Pelanggan<\/b><\/p>\n<p>Berikut 3 hal yang dapat dilakukan para manager untuk menumbuhkan hubungan yang lebih dekat dengan pengguna langsung, sambil mengumpulkan informasi utama dan umpan balik tentang produk :<\/p>\n<p>1. Lewatkan lebih banyak waktu dengan pelanggan.<br \/>\nEntah anda seorang CEO, direktur penjualan atau manager keuangan, tidak ada yang bisa menggantikan pertemuan langsung dengan pelanggan secara rutin. Banyak CEO terkenal yang mengatakan bahwa mereka melewatkan 50% lebih waktu mereka bersama pelanggan dan mereka menambahkan bahwa hal itu seringkali merupakan bagian terpenting dari pekerjaan mereka dalam satu hari.<\/p>\n<p>2. Undang pelanggan utama untuk berbicara<br \/>\nPilihan lain disamping mengunjungi pelanggan adalah mengundang pelanggan mengunjungi anda. Ciptakan sebuah forum dimana mereka dapat berbicara dengan orang-orang penting anda, baik didepan orang banyak maupun dalam kelompok kecil. Hal itu tidak saja memberikan informasi dan wawasan yang penting, namun juga memberikan pesan penting kepada para pelanggan tersebut.<\/p>\n<p>3. Gunakan internet dan cara yang personilize untuk menciptakan hubungan pelanggan yang berkesinambungan.<br \/>\nMeskipun teknologi tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya alat untuk menjaga hubungan dengan pelanggan, mengirimkan email blast kepada para pelanggan untuk menginformasikan produk baru dan yang lainnya bisa lebih efektif. Namun demikian, pastikan agar komunikasi tersebut tidak hanya satu arah. Mendapatkan umpan balik dari pelanggan merupakan langkah yang sangat penting dalam proses tersebut.<\/p>\n<p>Memberikan sesuai keinginan pelanggan adalah salah satu unsur kesuksesan Dell. Unsur yang lainnya adalah harga. Dell menjadi sukses dengan memenuhi kebutuhan pelanggan dengan produk-produk berkualitas tinggi dengan harga yang murah. Itulah pelajaran penting bagi perusahaan yang beroperasi dalam pasar dengan tingkat persaingan yang tinggi dan kepekaan terhadap pelanggan.<\/p>\n<p>(Nova S\/ DH\/ TML)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(The Manager\u2019s Lounge \u2013 Service) Memenuhi kebutuhan merupakan hal penting yang sudah diketahui oleh banyak orang. Namun untuk merealisasikannya tidaklah semudah itu&#8230;.Diperlukan suatu tekad dan komitmen yang kuat dari seluruh jajaran dari mulai CEO, pimpinan tertinggi sampai dengan seluruh staf level terendah sekalipun di perusahaan tersebut. \u201cMengetahui kebutuhan pelanggan\u2026 selalu penting. Namun mungkin lebih penting saat kebutuhan berubah, dan biasanya hal itu terjadi ketika perekonomian memburuk \u2013 Anda harus dapat memahaminya lebih baik dibandingkan perusahaan lain.\u201d Michael Dell, pendiri dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3947,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3938"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3938"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3938\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27952,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3938\/revisions\/27952"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3947"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3938"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3938"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3938"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}