{"id":35138,"date":"2014-05-20T17:57:03","date_gmt":"2014-05-20T10:57:03","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=35138"},"modified":"2014-05-20T17:57:03","modified_gmt":"2014-05-20T10:57:03","slug":"bisnis-ritel-makanan-tambahkan-keuntungan-marks-spencer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/05\/20\/bisnis-ritel-makanan-tambahkan-keuntungan-marks-spencer\/","title":{"rendered":"Bisnis Ritel Makanan Tambahkan Keuntungan Marks &#038; Spencer"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Business Today)\u00a0 Peritel besar yang berpusat di Inggris, Marks &amp; Spencer Group Plc . hari ini (20\/5)\u00a0 melaporkan kinerja laba yang mereka terima untuk tahun fiskal 2014 yang mengalami keuntungan yang lebih tinggi yang didorong oleh kinerja bisnis ritel makanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk 52 minggu yang berakhir 29 Maret 2014, perseroan membukukan laba sebelum pajak sebesar \u00a3 580.400.000, naik dari \u00a3 547.200.000 pada tahun sebelumnya. Sementara itu, yang mendasari laba sebelum pajak turun menjadi \u00a3 622.900.000 dari \u00a3 648.100.000 tahun lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan jika dilihat dari keuntungan penjualan sahamnya, pendapatan meningkat menjadi 32,2 pence dari 28,2 pence per saham pada tahun fiskal 2013. Laba pokok per saham adalah 31,9 pence , dibandingkan dengan 31,6 pence per saham dilaporkan tahun lalu. Kenaikan pendapatan juga terjadi secara tahunan yang\u00a0 meningkat menjadi \u00a3 10310000000 dari \u00a3 10030000000 pada tahun sebelumnya .<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penjualan makanan meningkat 4,2 persen dari keseluruhan\u00a0 kenaikan penjualan yang sebesar 1,7 persen. Dalam laporan itu juga perusahaan mencatat bahwa bisnis peritel ini secara konsisten mengungguli pasar yang\u00a0 memberikan pertumbuhan 18 kuartal berturut-turut baik dalam bisnis makanan dan penjualan multi -channel naik 22,8 persen dari tahun lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Total penjualan di Inggris meningkat 2,3 persen, sementara itu jika dibandingkan tahun sebelumnya naik tipis 0,2 persen. Penjualan internasional naik 6,2 persen dengan mata uang konstan. Dan untuk tahun keuangan 2014-15 perusahaan proyeksikan\u00a0 margin kotor tumbuh sekitar 100 basis poin untuk penjualan secara keseluruhan , sedangkan margin kotor dari makanan diperkirakan akan tumbuh sebesar 10 sampai 30 basis poin.<\/p>\n<p>Selain itu dalam laporan kinerjanya, perusahaan berencana akan membagikan dividen kepada pemegang sahamnya sebesar 10,8 pence per saham. Ini akan menghasilkan total dividen 17 pence sejalan dengan tahun lalu. Namun sekalipun mengalami kenaikan penjualan namun perusahaan ini akan terus meningkatkannya pada pertengahan tahun ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Joel\/Journalist\/VM\/BL-rttnews<\/em><br \/>\n<em>Editor : Jul Allens<\/em><br \/>\n<em>image : wikipedia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Business Today)\u00a0 Peritel besar yang berpusat di Inggris, Marks &amp; Spencer Group Plc . hari ini (20\/5)\u00a0 melaporkan kinerja laba yang mereka terima untuk tahun fiskal 2014 yang mengalami keuntungan yang lebih tinggi yang didorong oleh kinerja bisnis ritel makanan. Untuk 52 minggu yang berakhir 29 Maret 2014, perseroan membukukan laba sebelum pajak sebesar \u00a3 580.400.000, naik dari \u00a3 547.200.000 pada tahun sebelumnya. Sementara itu, yang mendasari laba sebelum pajak turun menjadi \u00a3 622.900.000 dari \u00a3 648.100.000 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":35140,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[120,1049],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35138"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35138"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35138\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35142,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35138\/revisions\/35142"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35140"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35138"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35138"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35138"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}