{"id":34432,"date":"2014-05-11T06:45:27","date_gmt":"2014-05-10T23:45:27","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=34432"},"modified":"2014-05-12T13:27:38","modified_gmt":"2014-05-12T06:27:38","slug":"produk-huawei-dengan-keunikannya-groufie","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/05\/11\/produk-huawei-dengan-keunikannya-groufie\/","title":{"rendered":"Keunikan &#8220;Groufie&#8221; Produk Baru Huawei"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Huawei Technologies lebih memfokuskan pada groufies\u2013atau \u201cgroup selfies\u201c dalam produk kali ini, sejenis foto diri yang dilakukan beramai-ramai\u2013demi mendorong popularitas smartphone canggih buatannya. Perusahaan alat telekomunikasi Cina itu telah menanamkan perangkat lunak baru pada produk smartphone termutakhir yang memungkinkan pengguna untuk mengambil foto diri beramai-ramai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam beberapa minggu belakangan, Huawei telah mendaftarkan \u2018groufie\u2018 sebagai merk dagang. Tim marketing mengatakan bahwa harus dibuat sesuatu yang berbeda yang dirasakan orang ketika mereka memakai Huawei.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kampanye dagang melalui media sosial\u2013 seperti iklan lewat Facebook dan Twitter\u2013merupakan\u00a0 bagian dari peluncuran produk bernama Ascend P7 ini. Perusahaan mengumumkan produk ini pada Rabu minggu ini dalam sebuah acara di Paris.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski konsumen kurang mengenal produknya, Huawei bergerak agresif dalam sektor peralatan konsumen dalam beberapa tahun terakhir. Demi melakukan diversifikasi produk inti yang selama ini mencakup perlengkapan jaringan telekomunikasi seperti antena dan menara seluler, Huawei lakukan riset dan belanja pemasaran. Pada 2013, Huawei menjadi pemain smartphone terbesar ketiga dunia setelah Apple dan Samsung dengan mengapalkan 49 juta unit (naik 68% dari tahun sebelumnya), demikian informasi IDC.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, Huawei menghadapi persaingan yang kian memanas. Produsen komputer asal Cina, Lenovo, baru-baru ini membeli usaha telepon genggam Motorola milik Google guna menumbuhkan penjualan telepon seluler secara global. Selain itu, LG Electronics dan Sony juga melakukan upaya gencar serupa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada Rabu, Huawei membanggakan mengenai sejumlah fitur telepon genggam berteknologi 4G itu diantaranya kamera depan 8 megapiksel.\u00a0 Fitur penghemat baterai produk Huawei juga dibanggakan mampu menjaga sisa 10% daya untuk 24 jam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sampai dengan hari ini pun Huawei mengakui bahwa mereka harus terus membangun brand bagi konsumen. Sekalipun mereka optimis dalam hal teknologi dan inovasi yang dilakukan, tetapi mereka tetap fokuskan untuk memahami konsumen lebih dalam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Arum\/Journalist\/VM\/BL-wsj<br \/>\nEditor: Iin Caratri<br \/>\nImage: androidcentral.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Huawei Technologies lebih memfokuskan pada groufies\u2013atau \u201cgroup selfies\u201c dalam produk kali ini, sejenis foto diri yang dilakukan beramai-ramai\u2013demi mendorong popularitas smartphone canggih buatannya. Perusahaan alat telekomunikasi Cina itu telah menanamkan perangkat lunak baru pada produk smartphone termutakhir yang memungkinkan pengguna untuk mengambil foto diri beramai-ramai. Dalam beberapa minggu belakangan, Huawei telah mendaftarkan \u2018groufie\u2018 sebagai merk dagang. Tim marketing mengatakan bahwa harus dibuat sesuatu yang berbeda yang dirasakan orang ketika mereka memakai Huawei. Kampanye dagang melalui media sosial\u2013 seperti iklan lewat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":34433,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120,7941],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34432"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34432"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34432\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34610,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34432\/revisions\/34610"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34433"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34432"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34432"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34432"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}