{"id":34331,"date":"2014-05-09T11:31:46","date_gmt":"2014-05-09T04:31:46","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=34331"},"modified":"2014-05-09T14:19:46","modified_gmt":"2014-05-09T07:19:46","slug":"kenapa-harus-menoreh-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/05\/09\/kenapa-harus-menoreh-diri\/","title":{"rendered":"Kenapa Harus Menoreh Diri?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Mengapa kamu harus menoreh tubuhmu?<br \/>\nMengapa kamu mengabadikan kenangan di tubuhmu?<br \/>\nLuka pada tatoomu yang kau katakan seni adalah mimpimu sendiri.<br \/>\nDan kamu.. akan menyesalinya karena hidup adalah perjalanan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Buat apa kamu mengabadikan kenangan di tubuhmu yang di pandang banyak orang tampa arti?<br \/>\nBuat apa kamu menahan rasa sakit untuk yang katamu sebuah seni?<br \/>\nYang sebenarnya seni adalah sebuah kenikmatan batin<br \/>\nDan asmara dari ekspresi diri akan sebuah keindahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lantas?<br \/>\nApa indahnya merasa sakit untuk ditonton orang?<br \/>\nApa indahnya kenangan kalau harus dipuja puji orang yang kelihatannya basi dan kosong penuh kebohongan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu membodohi dirimu sendiri<br \/>\nKamu menyombongkan dirimu atas nama seni<br \/>\nKamu &#8230; terlalu naif dan tidak mengerti apa arti dari pada sebuah seni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mari lihat&#8230;disekelilingmu<br \/>\nBangunlah sebuah kenangan untuk tangan-tangan mungil yang memerlukanmu<br \/>\nSupaya tangan mungil itu selalu berkata<br \/>\n&#8220;Engkau mengajari aku akan sebuah cinta kasih dengan memberikan hatimu padaku. Kau ayahku yang bukan ayah kandungku, tapi yang menorehkan kasihmu mengajari aku , menyekolahkan aku dan memberikan kepadaku sebuah kenangan manis yang hidup sepanjang masa padaku&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan&#8230; kau ayah angkatku tercinta<br \/>\nMengajari aku sebuah seni kasih yang akan kukenang selamanya<br \/>\nKarena kau menorehkan masa depan bagiku<br \/>\nDan tak ada yang lebih indah dari pada sebuah seni kasih yang akan berkembang dari segala generasi<br \/>\nDan itu yang kuterima darimu..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jackie Ang\/VM\/BL<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Editor : Fanya Jodie<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengapa kamu harus menoreh tubuhmu? Mengapa kamu mengabadikan kenangan di tubuhmu? Luka pada tatoomu yang kau katakan seni adalah mimpimu sendiri. Dan kamu.. akan menyesalinya karena hidup adalah perjalanan Buat apa kamu mengabadikan kenangan di tubuhmu yang di pandang banyak orang tampa arti? Buat apa kamu menahan rasa sakit untuk yang katamu sebuah seni? Yang sebenarnya seni adalah sebuah kenikmatan batin Dan asmara dari ekspresi diri akan sebuah keindahan. Lantas? Apa indahnya merasa sakit untuk ditonton orang? Apa indahnya kenangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":32776,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1972,1044,52],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34331"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34331"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34331\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34364,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34331\/revisions\/34364"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32776"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34331"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34331"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34331"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}