{"id":32490,"date":"2014-06-02T17:38:11","date_gmt":"2014-06-02T10:38:11","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=32490"},"modified":"2014-06-02T20:43:55","modified_gmt":"2014-06-02T13:43:55","slug":"semangat-rekrutmen-menunjang-hidupnya-perusahaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/06\/02\/semangat-rekrutmen-menunjang-hidupnya-perusahaan\/","title":{"rendered":"Semangat Rekrutmen Menunjang Hidupnya Perusahaan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/Infog-31.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-35950\" alt=\"Infog-31\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/Infog-31.jpg\" width=\"750\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/Infog-31.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/Infog-31-300x160.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pentingnya Rekrutmen<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap Perusahaan baik dari perusahaan yang berbadan hukum sampai kepada perusahaan perseorangan\/pribadi,\u00a0 dapat dipastikan akan membutuhkan sumber daya manusia\u00a0 untuk menjalankan usahanya. Dapat dikatakan Perusahaan tanpa ada orang yang menjalankan maka perusahaan tersebut akan mati dan tak berjalan mencapai tujuannya, Artinya sangat penting\u00a0 sekali\u00a0 untuk mendapatkan sumber daya manusia yang tepat\u00a0 yang akan duduk dalam posisi yang ditawarkan di perusahaan karena ini akan menentukan keberlangsungan hidup dan maju mendurnya perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Rekrutmen<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melihat tanggapan dari para expert mengenai pengertian rekrutmen beberapa mengatakan :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut <strong>Mathis and Jakson<\/strong>, \u201cperekrutan adalah proses mengumpulkan sejumlah pelamar yang berkualifikasi bagus untuk pekerjaan didalam organisasi atau perusahaan. Dalam arti kata, merupakan penarikan (recruitment) adalah sebagai proses pencarian dan pemikatan calon karyawan (pelamar) yang mampu untuk melamar sebagai karyawan\u201d (Handoko,2001:69)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201c<em>Succesful human resource planning is designed to identify an organization\u2019s human needs. Once this needs are known, an organization will want to do something about meeting them. The next step, them, in the staffing function-assuming, of course, that demand for certain skills, knowledge, and abilities as greater than the currwnt supply- is recruiting<\/em>\u201d (<strong>Decenzo &amp; Robbins<\/strong>, 1999:156)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi bisa kita simpulkan bahwa rekrutmen adalah merupakan proses mencari, menginformasikan, menemukan, mengumpulkan dan mengajak orang tersebut sebagai calon tenaga kerja yang sesuai dengan qualifikasi tertentu seperti yang diinginkan perusahaan, untuk nantinya akan ditempatkan pada jabatan tertentu. Atau ringkasnya rekrutmen adalah serangkaian kegiatan yang digunakan untuk mendapatkan sejumlah pelamar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kebutuhan Rekrutmen<\/strong><br \/>\nBagi perusahaan yang terus berkembang dan maju, maka frekwensi rekrutmen akan menjadi agenda penting yang harus terus menerus dilakukan untuk dapat menghasilkan kandidat tenaga kerja yang tepat, berkualitas dan loyalis. Semakin berkembang dan maju perusahaan maupun semakin variatif produk yang dihasilkan akan semakin banyak pekerjaan rumah bagi divisi HRD untuk melakukan proses rekrutmen. Bahkan seringkali divisi rekrutmen akan terus sibuk untuk mendapakan kandidat tiap harinya, tapi walaupun sibuk maka setiap Divisi HRD harus mempersiapkan proses rekrutmen dengan baik agar tidak jadi sia-sia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Persiapan Rekrutmen<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada persiapan-persiapan yang perlu dilakukan perusahaan (khususnya divisi bagian rekrutmen) agar dapat menghasilkan proses rekrutmen dengan baik :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1.\u00a0\u00a0 \u00a0Perencanaan Rekrutmen<br \/>\nProses perencanaan rekrutmen bermula dari spesifikasi yang jelas dari kebutuhan sumber daya manusia (jumlah, bauran keahlian, tingkat) dan tenggat waktu pemenuhan kebutuhan yang hendak dicapai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2.\u00a0\u00a0 \u00a0Strategi Rekrutmen<br \/>\nDalam perekrutan karyawan perlu menggunakan strategi, ini digunakan untuk mencari calon karyawan yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan perusahaan. Ada beberapa\u00a0 hal yang akan mepengharui pembentukan strategi rekrutmen yang pelu diperhatikan yaitu :<br \/>\n&#8211; \u00a0\u00a0 \u00a0Tempat rekrut karyawan ? tempat rekrutmen perlu dipertimbangkan agar calon tenaga kerja mudah untuk datang maupun mengikuti proses rekrutmen.<br \/>\n&#8211; \u00a0\u00a0 \u00a0Penawaran Posisi pada kandidat (informasi jenjang karir akan membuat kandidat lebih tertarik bekerja)<br \/>\n&#8211; \u00a0\u00a0 \u00a0Cara Memikat karyawan, dikarenakan rekrutmen itu sangat kompetitif dengan perusahaan lain, maka perlu dibuatkan strategi perusahaan untuk menawarkan benefit \/ kompensasi yang bisa menarik kandidat<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. \u00a0\u00a0 \u00a0Sumber Tepat Mendapatkan Kandidat<br \/>\nPerusahaan harus mengerti dan mengenal kemana mereka harus pergi untuk mendapatkan kandidat yang tepat dan terbaik untuk mengisi posisi yang tersedia. Ada 2 sumber yang dapat kita lihat sebagai pertimbangan untuk mencari kandidat :<br \/>\na) \u00a0\u00a0 \u00a0Sumber Internal<br \/>\nSumber internal adalah kita mencari kandidat berdasarkan dari karyawan-karyawan yang ada saat ini didalam organisasi<br \/>\nb)\u00a0\u00a0 \u00a0Sumber eksternal adalah kandidat yang asalnya dari luar internal perusahaan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4.\u00a0\u00a0 \u00a0Menginformasikan lowongan pada kandidat<br \/>\nStrategi menginformasikan lowongan (mengiklankan lowongan), akan erat berhubungan dengan budget yang akan dikeluarkan untuk memperoleh hasil\u00a0 kandidat. Perusahaan harus mengetahui kemana harus pasang iklan lowongan untuk dapatkan kandidat yang tepat,\u00a0 apakah melalui media cetak, online, dari mulut ke mulut, kampus, sekolah maupun bimbingan belajar dan lainnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain dari menerapkan strategi rekrutmen dilakukan perlu kita kita hadapi pula kemungkinan kendala-kendala yang akan terjadi yang membuat tidak menghasilkannya kandidat disaat melakukan proses rekrutmen , seperti kendala<br \/>\n&#8211; \u00a0\u00a0 \u00a0Eksternal : seperti susahnya mendapatkan kandidat sesuai dengan persyaratan yang diinginkan users, tidak cocoknya pengalaman yang diinginkan, tenaga kerja yang mengharapkan imbalan yang lebih tinggi dari penawaran perusahaan.<br \/>\n&#8211;\u00a0\u00a0 \u00a0Kendala Organisasional ; terjadi karena ketidaksesuaian kandidat terhadap penawaran perusahaan mengenai apa yang akan diterima oleh kandidat bila diterima bekerja seperti, fasilitas, tunjangan, imbalan maupun kompensasi.<br \/>\n&#8211; \u00a0\u00a0 \u00a0Kendala dari pihak Rekrutmen; seringkali yang terjadi adalah karena para pencari tenaga kerja yang melakukan kesalahan dengan menganggap sepele proses rekrutmen, tidak banyak mengumpulkan pilihan kandidat tenaga kerja.<br \/>\nSetiap kendala kemungkinan dapat memperkecil hasil proses rekrutmen, tapi sikap seorang pencari tenaga kerja haruslah tetap terus bersemangat untuk melakukan proses rekrutmen sampai mendapatkan kandidat terbaik dan tepat untuk menduduki posisi yang ditawarkan Perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh ; seperti saat semangat Yahoo.com akan mencari CEO yang tepat untuk menaikkan dan memajukan perusahaan Yahoo yang sedang terpuruk akibat dampak krisis global, yang akhirnya memaksa Yahoo ditahun 2011-2012 harus mengganti CEO sampai sebanyak 4 kali. Mulai dari Carol Bartz yang dipecat lewat sambungan telepon, pada September 2011, karena dinilai gagal merevitalisasi Yahoo. Lalu CEO Yahoo akhirnya diisi oleh Scott Thompson Tapi Lima bulan menjabat, tepatnya bulan Mei, Thompson menyatakan mundur dari jabatannya karena bermasalah dengan daftar riwayat hidup palsu. Puncak kepemimpinan Yahoo kemudian diisi oleh CEO sementara, Ross Levinshon. Hingga akhirnya, Yahoo meminang Merissa Mayer, dan melalui Merissa Mayer ini, Yahoo akhirnya telah berusaha kembali kepada jalur usaha yang benar.<br \/>\nMelihat dari kejadian Yahoo maka seorang pencari tenaga kerja seharusnya adalah orang yang harus mengerti benar dan memiliki semangat bahwa orang yang nanti ditempatkan bekerja diperusahaan bisa tidak bisa bahwa haruslah memang orang-orang yang tepat dan memiliki kredibilitas diri sesuai dengan kompetensi kerjanya, sehingga mampu menunjang akan berlangsungnya kehidupan maupun kemajuan perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka tepatlah bila dikatakan Rekrutmen menunjang kehidupan perusahaan, karena bila salah pilih kandidat maka bisa merugikan\/menghancurkan perusahaan, tapi bila benar dan tepat memilih kandidat maka akan memajukan perusahaan dan menunjang kehidupan perusahaan. Jadi bagi para Pencari tenaga kerja tetaplah terus bersemangat untuk mendapatkan kandidat yang terbaik untuk perusahaannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yusuf Edi Prasetio\/Head Visijobs dan kontributor Business Lounge<br \/>\nEditor: Iin Caratri<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pentingnya Rekrutmen Setiap Perusahaan baik dari perusahaan yang berbadan hukum sampai kepada perusahaan perseorangan\/pribadi,\u00a0 dapat dipastikan akan membutuhkan sumber daya manusia\u00a0 untuk menjalankan usahanya. Dapat dikatakan Perusahaan tanpa ada orang yang menjalankan maka perusahaan tersebut akan mati dan tak berjalan mencapai tujuannya, Artinya sangat penting\u00a0 sekali\u00a0 untuk mendapatkan sumber daya manusia yang tepat\u00a0 yang akan duduk dalam posisi yang ditawarkan di perusahaan karena ini akan menentukan keberlangsungan hidup dan maju mendurnya perusahaan. Rekrutmen Melihat tanggapan dari para expert mengenai pengertian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":35948,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[4,1051],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32490"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32490"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32490\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35949,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32490\/revisions\/35949"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35948"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32490"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32490"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32490"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}