{"id":32033,"date":"2014-05-12T16:31:13","date_gmt":"2014-05-12T09:31:13","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=32033"},"modified":"2014-05-12T18:50:52","modified_gmt":"2014-05-12T11:50:52","slug":"how-to-bargain-with-your-customer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/05\/12\/how-to-bargain-with-your-customer\/","title":{"rendered":"How To Bargain With Your Customer"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/Infog-4.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-34493\" alt=\"Infog-4\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/Infog-4.jpg\" width=\"750\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/Infog-4.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/Infog-4-300x160.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/a><\/p>\n<h1 style=\"text-align: justify;\">How To Bargain With Your Customer<\/h1>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Marketing) &#8211; Seringkali kita\u00a0 menghadapi\u00a0 customer yang \u2018rewel&#8217;, banyak permintaan yang sulit kita kabulkan atau banyak pertimbangan ini itu yang membuat kita harus menunggu terlalu lama.\u00a0 Menghadapi customer seperti ini seorang Salesperson tidak dapat menunggu dengan pasif\u00a0 tetapi harus ada langkah-langkah \u2018jitu\u2018\u00a0 untuk menghadapinya.\u00a0 Seringkali seorang customer menginginkan seorang\u00a0 pendengar yang baik yang bersedia mendengarkan setiap keluh kesah atau masukan dari dirinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada saat inilah kita mulai membangun kepercayaan customer kita, yaitu dimulai dengan menjadi seorang pendengar yang baik.\u00a0 Jangan menyanggah apa yang dikatakan oleh calon customer Anda atau Anda langsung mempromosikan produk Anda seakan-akan Andalah yang terbaik. Sangat\u00a0 penting bagi Anda untuk menjadikan customer anda lawan bicara yang baik, bangunlah kepercayaaan dengan menjadi seorang yang dapat memberikan masukan atau pendangan yang netral. Dalam hal ini Anda harus bersikap netral terlebih dahulu, jangan terburu-buru mengarahkan calon klien Anda untuk membeli produk Anda, sambil Anda mencari tahu apa sebenarnya yang ia butuhkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita tidak mungkin mengabulkan setiap permintaan dari customer kita , tetapi mungkin kita bisa melakukan bargain terlebih dahulu dengan memberikan beberapa alternative sehingga dapat dipertimbangkan oleh customer kita. Seorang salesperson yang berhasil, dia adalah seorang bargainer yang baik. Dapat menampung setiap permintaan customer tapi tidak selalu harus menurutinya. Sebelum Anda melakukan bargain, pastikan bahwa customer sudah percaya kepada Anda. Anda harus membangun kepercayaan dari\u00a0 customer Anda.<\/p>\n<p>Pastikan customer tersebut tahu dengan pasti bahwa Anda adalah seorang yang dapat dipercaya dan sudah menjadi teman bagi dia.\u00a0 Sekali Anda mendapatkan kepercayaan ini, maka Anda akan dijadikan advisor dan \u2018teman curhat\u2019 yang baik. Setelah itu barulah Anda akan dapat melakukan bargain dengan customer Anda. Sangat diperlukan kemampuan untuk melakukan bargain dengan customer Anda sehingga baik pihak perusahaan , Anda dan customer semua sama-sama tidak dirugikan dan mendapatkan hasil yang terbaik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan bargain dengan customer Anda :<br \/>\n1.\u00a0\u00a0 \u00a0Pikirkan segala kemungkinan untuk dapat mengabulkan permintaan customer Anda tanpa mengorbankan diri anda atau perusahaan Anda sendiri. Buatlah beberapa option lain yang mendekati jika hal tersebut benar-benar tidak memungkinkan untuk dikabulkan.<br \/>\n2.\u00a0\u00a0 \u00a0Kemukakan penawaran Anda , lakukan bargain dengan halus, tidak langsung menolak mentah-mentah tetapi upayakan Anda dapat memberikan pandangan kepada customer Anda sehingga ia dapat bergeser dari permintaannya dan mulai memikirkan alternative lain yang Anda tawarkan.<br \/>\n3.\u00a0\u00a0 \u00a0Jangan sampai Anda atau perusahaan menanggung kerugian demi meluluskan permintaan customer, harus dapat diambil jalan tengah sehingga terjadi win-win solution. Pertimbangkan dengan matang beberapa\u00a0 pilihan yang dapat ditawarkan kepada customer Anda.<br \/>\n4.\u00a0\u00a0 \u00a0Jangan terlalu cepat bergeser dari penawaran pertama ke penawaran berikut, buatlah beberapa pertimbangan yang jitu yang membuat customer Anda tidak merasa dirugikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Indriani Vera\/Kontributor BL<br \/>\nEditor: Iin Caratri<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>How To Bargain With Your Customer (Business Lounge &#8211; Marketing) &#8211; Seringkali kita\u00a0 menghadapi\u00a0 customer yang \u2018rewel&#8217;, banyak permintaan yang sulit kita kabulkan atau banyak pertimbangan ini itu yang membuat kita harus menunggu terlalu lama.\u00a0 Menghadapi customer seperti ini seorang Salesperson tidak dapat menunggu dengan pasif\u00a0 tetapi harus ada langkah-langkah \u2018jitu\u2018\u00a0 untuk menghadapinya.\u00a0 Seringkali seorang customer menginginkan seorang\u00a0 pendengar yang baik yang bersedia mendengarkan setiap keluh kesah atau masukan dari dirinya. Pada saat inilah kita mulai membangun kepercayaan customer kita, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":34494,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1051,16],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32033"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32033"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32033\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34495,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32033\/revisions\/34495"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34494"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}