{"id":30053,"date":"2014-03-18T12:14:44","date_gmt":"2014-03-18T05:14:44","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=30053"},"modified":"2014-03-18T12:15:04","modified_gmt":"2014-03-18T05:15:04","slug":"nissan-optimis-target-penjualan-mobil-listrik-tercapai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/03\/18\/nissan-optimis-target-penjualan-mobil-listrik-tercapai\/","title":{"rendered":"Nissan Optimis Target Penjualan Mobil Listrik Tercapai"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Business Today) &#8211; Dalam pameran mobil listrik yang diselenggarakan pemerintah di Pulau Jeju, Korea Selatan (Korsel),\u00a0 Nissan memperkenalkan mobil listrik terlaris mereka, yaitu Leaf. Produsen mobil itu sudah menjual lebih dari 100 ribu unit Leaf sejak diluncurkan pada 2010. Bill Hayes, wakil presiden unit bisnis kendaraan listrik Nissan mengatakan bahwa mereka optimis target penjualannya akan tercapai. Bahkan bisa meraih lebih cepat dari 2020.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Produsen lain, seperti Bayerische Motoren Werke AG, General Motors Co. dan Renault SA, juga memamerkan model mobil elektrik mereka dalam pameran yang sama. Nissan berharap dapat menjual Leaf di Korsel pada paruh kedua 2014. \u201cHal menarik soal mobil listrik adalah, sekali seseorang memilikinya, mereka tak bakal kembali ke mobil bermesin bahan bakar dalam. Fenomena ini menyebar dengan cepat. Karena itulah, kami akan meraih target penjualan lebih cepat,\u201d demikain Hayes sampaikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Chief executive Nissan, Carlos Ghosn\u2014yang juga pemimpin Renault, rekanan Nissan di Perancis\u2014bulan lalu menyatakan, perusahaannya kembali mendorong ambisi penjualan 1,5 juta unit mobil listrik sedunia selama empat tahun hingga 2020. Dorongan tetap menguat sekalipun terdengar keluhan konsumen soal jarak pendek mobil listrik ketimbang mesin bahan bakar,\u00a0 berkaitan dengan kurangnya infrastruktur pengisian bahan bakar serta harga yang relatif tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini potensi pasar mobil ramah lingkungan atau kendaraan hijau masih cenderung tinggi. Terlebih, produsen sedunia didesak untuk lekas menyesuaikan produk mereka dengan standar emisi, kata Hayes. \u201cKami melihat lebih banyak pemerintah terlibat dalam diskusi mobil listrik. Ini menggembirakan,\u201d paparnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ghosn mengatakan, Nissan sedang memburu pasar negara berkembang guna menyetir pertumbuhan mobil listrik,\u00a0 dengan penyokong dominasi mereka adalah\u00a0 Amerika Serikat dan Kanada. Mereka masih berdiskusi dengan beberapa negara di Asia dan Amerika Selatan. Untuk negara mana jelasnya belum bisa disampaikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Arum\/Journalist\/VM\/BL-wsj<br \/>\nEditor : Iin Caratri<br \/>\nFoto: dmcar.net<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Business Today) &#8211; Dalam pameran mobil listrik yang diselenggarakan pemerintah di Pulau Jeju, Korea Selatan (Korsel),\u00a0 Nissan memperkenalkan mobil listrik terlaris mereka, yaitu Leaf. Produsen mobil itu sudah menjual lebih dari 100 ribu unit Leaf sejak diluncurkan pada 2010. Bill Hayes, wakil presiden unit bisnis kendaraan listrik Nissan mengatakan bahwa mereka optimis target penjualannya akan tercapai. Bahkan bisa meraih lebih cepat dari 2020. Produsen lain, seperti Bayerische Motoren Werke AG, General Motors Co. dan Renault SA, juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":30054,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1053,120],"tags":[1222,1948],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30053"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30053"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30053\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30056,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30053\/revisions\/30056"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30054"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30053"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30053"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30053"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}