{"id":2640,"date":"2014-04-07T19:02:08","date_gmt":"2014-04-07T12:02:08","guid":{"rendered":"http:\/\/themanagerslounge.com\/?p=2640"},"modified":"2014-04-08T05:52:26","modified_gmt":"2014-04-07T22:52:26","slug":"basic-steps-for-starting-a-business","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/04\/07\/basic-steps-for-starting-a-business\/","title":{"rendered":"Basic Steps for Starting a Business"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/Finance.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-31892\" alt=\"Finance\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/Finance.jpg\" width=\"1200\" height=\"520\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/Finance.jpg 1200w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/Finance-300x130.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/Finance-1024x443.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/a><\/p>\n<h1 style=\"text-align: justify;\">Basic Steps for Starting a Business<\/h1>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge \u2013 Finance)\u00a0 \u2013\u00a0 Bisnis saat ini sangat diminati oleh begitu banyak orang, banyak factor mengapa bisnis sangat diminati, antara lain adalah anda dapat berbisnis tanpa harus meninggalkan pekerjaan anda di kantor, sehingga anda akan mendapatkan penghasilan tambahan, bisnis juga dapat dijadikan sebagai pekerjaan utama anda, Dengan memlili bisnis pribadi anda pun lebih fleksibel mengatur waktu bekerja anda dan juga bisa untuk tabungan masa depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti &#8220;sibuk&#8221; dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata &#8220;bisnis&#8221; sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya \u2014 penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada begitu banyak pilihan bisnis di luar sana, begitu banyak jenis bisnis yang dapat Anda mulai. Memang tidak mudah untuk menemukan bisnis yang tepat pada awalnya. Anda harus\u00a0 benar-benar merencanakan langkah-langkah spesifik untuk memulai dan menjalankan bisnis Anda. Tahap ini termasuk memeriksa jika Anda memiliki segala sesuatu yang mengharuskan berhubungan dengan pemerintah untuk izin membuka usaha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menentukan visi dan misi ketika anda hendak memulai bisnis akan menggerakkan bisnis anda secara efektif\u00a0 karena dengan kefektifan maka target anda akan tercapai, visi dan misi juga akan menjadi panduan seseorang untuk tetap fokus kepada tujuan bisnis dan organisasinya. Karena seringkali suatu usaha pada saat mulai maju atau berkembang pada tahap berikutnya mengalami kegagalan, karena organisasi tersebut tidak focus pada peningkatan kemajuan bisnisnya. Tetapi ia terlalu banyak mencoba mengembangkan bidang usaha lain yang baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum memulai suatu usaha, kita harus memahami terlebih dahulu tentang konsep produk atau jasa yang akan menjadi bisnis kita. Memahaminya itu bukan hanya secara teknis produksi, tetapi kita juga harus menilik pasar dan prospek dari lingkungan terkecil sampai pada lingkungan terbesar. Anda harus melakukan penelitian di pasar untuk menentukan: siapa konsumen, mana yang menjadi sasaran utama, dimana dapat diraih pelanggan, apa dan bagaimana promosi dapat dilakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sikap mental merupakan kunci keberhasilan atas usaha anda,selain daripada pemahaman usaha anda. Oleh karena itu, satu hal yang sangat penting adalah membangun jiwa seorang pengusaha sukses. Anda perlu memiliki sikap mental yang benar bila Anda ingin mencapai keberhasilan. Bila Anda ingin berhasil, mau tidak mau Anda harus bekerja keras, bahkan mungkin bekerja lebih keras daripada saat Anda menjadi karyawan. Tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai keberhasilan. Sebagian orang tidak ingin bekerja keras seperti ini. Mereka ingin mencapai keberhasilan tanpa perlu bersusah payah. Hal ini akan membuat Anda cepat menyerah sehingga bisnis sampingan apapun yang Anda jalankan akan menemui kegagalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada kalanya Anda tidak dapat mencapai hasil yang diharapkan, bahkan sekalipun Anda sudah bekerja keras. Di saat-saat seperti itu, kemampuan untuk berpikir positif sangatlah penting. Bila Anda berpikir negatif, mungkin Anda akan meragukan kemampuan Anda sendiri dan mengucapkan hal-hal yang meruntuhkan semangat. Namun bila Anda berpikir positif, Anda akan selalu berpikir bahwa di balik hal yang buruk pasti ada hal positif yang dapat dipetik. Dengan demikian Anda tetap dapat bersemangat. Akan terus maju menghadapi segala tantangan. Tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai keberhasilan dan sikap mental Andalah yang paling menentukan apakah Anda akan berhasil atau tidak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara statistik hampir seluruh kegagalan bisnis kecil dan menengah disebabkan karena tidak adanya perencanaan bisnis yang dibuat. Sebelum memulai bisnis, sangatlah penting untuk memiliki perencanaan bisnis yang baik. Supaya anda mengetahui apakah peluang usaha yang sedang Anda incar itu memang berpotensi untuk memberikan keuntungan atau tidak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah-langkah perencanaan bisnis yang bisa dilakukan adalah :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1.\u00a0\u00a0\u00a0 Pertama-tama yang perlu Anda lakukan adalah membuat perencanaan keuangan. Berapa modal yang Anda butuhkan? Untuk dapat menjawab pertanyaan ini, anda harus mencari informasi selengkap mungkin tentang apa-apa saja yang Anda butuhkan untuk memulai usaha. Akan sangat membantu jika Anda kenal seseorang yang sudah menjalankan usaha serupa. Selanjutnya, Anda perlu memperkirakan biaya yang perlu dikeluarkan untuk hal-hal yang telah Anda daftarkan di atas. Mengetahui jumlah modal yang Anda butuhkan sangatlah penting untuk memperkirakan berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk balik modal (break even).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya : Untuk membuka suatu perusahaan warnet atau game online, maka paling tidak anda memerlukan modal\u00a0 untuk hal-hal sebagai berikut :<br \/>\nUntuk menyewa atau mengontrak tempatnya, selama satu atau dua tahun, misalnya memerlukan biaya\u00a0 sekitar 3-4 juta per bulan sehingga diperlukan biaya 36 juta setahun. Tentunya tergantung tempatnya di lokasi strategis atau tidak.<br \/>\nJuga selain itu tentunya harus memerlukan modal\u00a0 untuk membeli computer, misalnya 40 juta untuk membeli 10 komputer. Untuk setting internet dan juga perlengkapa n lainnya selayaknya warnet\u00a0 tentu\u00a0 memerlukan biaya tambahan paling tidak 10- 20 juta<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2.\u00a0\u00a0\u00a0 Selanjutnya, lakukan perhitungan tentang biaya operasional yang akan dibutuhkan. Berapa jumlah pegawai yang akan Anda pekerjakan? Berapa kira-kira gaji mereka? Lalu bahan baku apakah yang Anda butuhkan membuat produk Anda? Bagaimana dengan biaya untuk sewa tempat usaha?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya : Kita sudah memplanning berapa\u00a0 pegawai yang akan kita gaji untuk menjaga warnet tersebut dengan gaji berapa, paling tidak ada 2 orang karena harus shift 2 kali dengan gaji 1,2 juta misalnya per bulan. Juga tentunya ada pegawai IT yang kita bayar juga untuk memastikan internet dan computer berjalan dengan baik.\u00a0 Biaya bulanan lainnya yang penting juga adalah biaya internet bulanan , biaya listrik, biaya telepon ataupun\u00a0 biaya maintenance lainnya baik untuk komputer2 maupun untuk maintenance tempatnya sendiri. Semua biaya operasional di luar gaji tersebut bisa\u00a0 sejumlah\u00a0 4 juta per bulan, tergantung provider yang kita pakai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3.\u00a0\u00a0\u00a0 Setelah menyelesaikan perhitungan modal dan biaya operasional, Anda perlu menghitung perkiraan pendapatan yang akan Anda peroleh. Berapa harga produk atau jasa yang akan Anda tawarkan? Lakukanlah survei terlebih dahulu terhadap produk atau jasa sejenis agar Anda memiliki perkiraan yang tepat. Berikutnya, perkirakan jumlah penjualan yang kira-kira dapat Anda capai. Di tahap ini sebaiknya Anda berhati-hati agar tidak terlalu optimis. Kesalahan banyak orang dalam tahap ini adalah mereka membuat asumsi yang terlalu optimis sehingga mereka akan berkecil hati saat menemukan kenyataan yang sebaliknya di lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini juga tidak kalah penting untuk dilakukan perhitungan pendapatan, kita bisa menentukan rate per jam dari warnet kita.\u00a0 Ataupun paket2\u00a0 yang kita berikan misalnya 3 jam bisa berapa harganya dan mendapat discount berapa dibandingkan dengan membayar per jam.\u00a0 Kita bisa men targetkan\u00a0 dalam sehari akan mampu menghasilkan\u00a0 penghasilan dari 10 komputer yang kita punya, menghasilkan 500 ribu per hari sehingga sebulan menjadi\u00a0 15 juta. Tentunya berapa jam warnet tersebut buka dalam sehari sangat berpengaruh dalam perhitungan pendapatan dan biaya operasional dari warnet tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4.\u00a0\u00a0\u00a0 Dari semua perhitungan di atas, Anda akan dapat memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk balik modal dan mencapai keuntungan. Pada titik ini Anda dapat melihat apakah usaha tersebut memiliki prospek yang baik atau tidak. Bila prospeknya baik, Anda dapat terus menjalankan usaha tersebut. Namun bila tidak, Anda sebaiknya berhenti dan mencari peluang usaha yang lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sehingga dengan segala perhitungan di atas, kita bisa memperkirakan kapankan akan balik modal dan mencapai keuntungan.\u00a0 Dengan perhitungan di atas dimana kita memperkirakan setiap bulan mendapat nett profit 7 juta maka dalam sekitar 14 bulan maka bisa balik modal. Sehingga pada bulan ke 15 sudah mulai dihitung nett profit saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika anda hendak memulai bisnis yang cukup besar maka Anda perlu memperhatikan Sumber Daya Manusia atau SDM karena SDM merupakan salah satu faktor yang sangat penting. Peran dan fungsi SDM tidak bisa digantikan oleh sumber daya lainnya. Betapapun modern teknologi yang digunakan, atau seberapa banyak dana yang disiapkan, agar bisnis dapat berjalan tentu dalam pengelolaanya harus memperhatikan beberapa aspek penting seperti pelatihan, pengembangan, motivasi dan aspek-aspek lainya. Sumber daya manusia dalam organisasi harus senantiasa berorientasi terhadap visi, misi, tujuan dan sasaran bisnis di mana dia berada di dalamnya. Dengan SDM yang tepat maka kita sudah setengah jalan untuk menjadi sukses.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap usaha selalu akan mempunyai risiko kegagalan dan bila itu, bersiaplah dan hadapilah! Jika Anda sudah siap memulai usaha, lakukanlah sekarang juga. Putuskan dan kerjakan sekarang, karena besok bukanlah milik kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dina Aryati\/Kontributor BL<br \/>\nEditor : Iin Caratri<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Basic Steps for Starting a Business (Business Lounge \u2013 Finance)\u00a0 \u2013\u00a0 Bisnis saat ini sangat diminati oleh begitu banyak orang, banyak factor mengapa bisnis sangat diminati, antara lain adalah anda dapat berbisnis tanpa harus meninggalkan pekerjaan anda di kantor, sehingga anda akan mendapatkan penghasilan tambahan, bisnis juga dapat dijadikan sebagai pekerjaan utama anda, Dengan memlili bisnis pribadi anda pun lebih fleksibel mengatur waktu bekerja anda dan juga bisa untuk tabungan masa depan. Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":31891,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2640"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2640"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2640\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31905,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2640\/revisions\/31905"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31891"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2640"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2640"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2640"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}