{"id":26026,"date":"2014-03-03T16:51:22","date_gmt":"2014-03-03T09:51:22","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=26026"},"modified":"2014-03-09T18:29:19","modified_gmt":"2014-03-09T11:29:19","slug":"12-years-a-slave-jadi-primadona-academy-awards","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/03\/03\/12-years-a-slave-jadi-primadona-academy-awards\/","title":{"rendered":"12 Years A Slave Jadi Primadona Academy Awards"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Sepertinya tema mengenai kemanusiaan masih mendominasi ajang penganugerahan film. Setelah menjadi pusat perhatian di Golden Globe, kini drama tentang perbudakan berjudul \u201c12 Years a Slave\u201d berhasil meraih anugerah Film Terbaik ajang Academy Awards pada Minggu waktu Amerika Serikat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk aktor dan aktris terbaik, Matthew McConaughey menyabet kategori Pemeran Pria Terbaik lewat aktingnya dalam \u201cDallas Buyers Club,\u201d film tentang penderita AIDS. Pada kategori Pemeran Wanita Terbaik, Cate Blachett menang berkat penampilannya dalam film arahan Woody Allen \u201cBlue Jasmine.\u201d Kedua pemenang dianggap sebagai kandidat kuat pemenang Oscar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejak pertama kali tayang pada Toronto International Film Festival September lalu, \u201c12 Years a Slave\u201d langsung menjadi unggulan. Film tersebut memang benar-benar bisa dikatakan baik dari sisi skenario maupun akting para pemain , Hal itu terbukti dari sutradara film &#8220;12 years a Slave&#8221;, Steve McQueen juga berhasil menyabet Oscar.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<div>Lupita Nyong\u2019o memenangi penghargaan sebagai Pemeran Pembantu Wanita Terbaik dalam \u201c12 Years a Slave\u201d. Dalam pidato yang disampaikan dengan emosional, Lupita menyebut Patsey, nama budak yang ia perankan. Di ujung pidato, ia menukas, \u201cDari mana pun asalmu, impian-impianmu itu sah.\u201d Selain itu, \u201c12 Years a Slave\u201d juga meraih Skenario Adaptasi Terbaik.<\/div>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jared Leto, aktor yang mencuat untuk pertama kalinya lewat program televisi \u201cMy So-Called Life\u201d pada dasawarsa 1990-an, membawa pulang Oscar untuk kategori Aktor Pembantu Pria Terbaik sebagai waria pengidap AIDS dalam \u201cDallas Buyers Club.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kategori lain yang diraih film tersebut adalah Tata Rias Wajah dan Rambut Terbaik. Dalam pidato pertamanya malam itu, Leto menyinggung perihal konflik di Ukraina dan Venezuela. Kepada warga yang tinggal di kedua negara tersebut, ia berujar: \u201cKini, kami berada di sini. Bagi kalian yang berjuang mewujudkan impian, mencoba melewati cobaan tersulit, malam ini kami tak melupakan kalian.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Film arahan Spike Jonze yang berjudul \u201cHer\u201d dan dibintangi oleh Joaquin Phoenix\u00a0 mendapat anugerah skenario asli terbaik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kategori film dokumenter, \u201cTwenty Feet from Stardom\u201d yang mencomot kehidupan penyanyi latar, menduduki tempat terbaik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>(MX\/MX\/BL-WSJ)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Editor : Michelle Xu<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Foto : mirror<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sepertinya tema mengenai kemanusiaan masih mendominasi ajang penganugerahan film. Setelah menjadi pusat perhatian di Golden Globe, kini drama tentang perbudakan berjudul \u201c12 Years a Slave\u201d berhasil meraih anugerah Film Terbaik ajang Academy Awards pada Minggu waktu Amerika Serikat. Untuk aktor dan aktris terbaik, Matthew McConaughey menyabet kategori Pemeran Pria Terbaik lewat aktingnya dalam \u201cDallas Buyers Club,\u201d film tentang penderita AIDS. Pada kategori Pemeran Wanita Terbaik, Cate Blachett menang berkat penampilannya dalam film arahan Woody Allen \u201cBlue Jasmine.\u201d Kedua pemenang dianggap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":26033,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1049,1050],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26026"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26026"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26026\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28331,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26026\/revisions\/28331"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26026"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26026"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26026"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}