{"id":23742,"date":"2014-02-03T17:00:22","date_gmt":"2014-02-03T10:00:22","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=23742"},"modified":"2014-03-09T18:31:42","modified_gmt":"2014-03-09T11:31:42","slug":"bisnis-otomotif-honda-tahun-2013-raup-keuntungan-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/02\/03\/bisnis-otomotif-honda-tahun-2013-raup-keuntungan-besar\/","title":{"rendered":"Bisnis Otomotif Honda Tahun 2013 Raup Keuntungan Besar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Business Today) Dari dunia otomotif dilaporkan salah satu pabrikan otomotif terbesar di Jepang- Honda Motor Co. mengumumkan keuntungan perusahaan di kuartal keempat tahun 2013 meningkat 2x lipat dari keuntungan yang diperoleh periode yang sama tahun 2012. Honda mencatat\u00a0 laba bersih perusahaan \u00a5 160.7 miliar secara kuartalan untuk bulan\u00a0 Oktober-Desember yang naik dari \u00a5 77,4 miliar tahun sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang dilansir Japan Today hari ini, Honda melaporkan untuk penjualan Fit Subcompact, Odyssey minivan dan Asimo humanoid,\u00a0 membukukan kenaikan 25 % dalam penjualan kuartalan menjadi \u00a5 3,02 triliun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melonjaknya keuntungan perusahaan industri Jepang ini dikarenakan melemahnya nilai tukar Yen yang menguntungkan nasib penjualan produk Honda. Dimana pada tahun yang lalu dolar AS pernah diperdagangkan di atas 80 yen yang membantu mengangkat nilai pendapatan luar negeri eksportir Jepang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Atas raihan ini\u00a0 Honda memperkirakan\u00a0 keuntungan \u00a5 580 miliar fiskal sampai dengan 31 Maret 2014 yang naik 58 % dari tahun fiskal sebelumnya, dengan penjualan\u00a0 \u00a5 12,1 triliun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Honda yang berpusat di Tokyo telah bangkit kembali dari tahun-tahun bermasalah, seperti tahun 2011 tsunami dan gempa bumi di timur laut Jepang yang menghancurkan\u00a0 pemasok komponen dan mengganggu produksi.\u00a0 Sebelumnya juga\u00a0 Honda terpukul oleh banjir di Thailand pada akhir 2012 . Dan permasalahan berikutnya adalah sentimen anti \u2013 Jepang yang berkobar di China mengikis penjualan di pasar pertumbuhan utama tahun lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain mendapat dorongan dari melemahnya Yen, Honda juga melaporkan keuntungan perusahaan dibantu oleh pemotongan biaya dan peluncuran model-model baru. Untuk penjualan model baru cukup bertumbuh di Amerika Utara , Jepang dan sisanya dari Asia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada kuartal tersebut Honda telah menjual 1,08 juta kendaraan di seluruh dunia, naik hampir 10 % dari tahun sebelumnya . Untuk penjualan sampai Maret 2014, Honda memproyeksikan\u00a0 menjual hampir 4,39 juta kendaraan yang naik 9 % dari 4,010 juta\u00a0 pada tahun sebelumnya . Sebagai informasi unutk penjualan Honda tidak hanya otomotif saja yang melonjak keuntungannya tapi juga penjualan sepeda motor yang melonjak 11 %.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(ja\/IC\/bl-japantoday)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Foto: autoweek.nl<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Business Today) Dari dunia otomotif dilaporkan salah satu pabrikan otomotif terbesar di Jepang- Honda Motor Co. mengumumkan keuntungan perusahaan di kuartal keempat tahun 2013 meningkat 2x lipat dari keuntungan yang diperoleh periode yang sama tahun 2012. Honda mencatat\u00a0 laba bersih perusahaan \u00a5 160.7 miliar secara kuartalan untuk bulan\u00a0 Oktober-Desember yang naik dari \u00a5 77,4 miliar tahun sebelumnya. Seperti yang dilansir Japan Today hari ini, Honda melaporkan untuk penjualan Fit Subcompact, Odyssey minivan dan Asimo humanoid,\u00a0 membukukan kenaikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":20822,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1053,120,1049],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23742"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23742"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23742\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28492,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23742\/revisions\/28492"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20822"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}