{"id":220861,"date":"2026-10-30T18:49:15","date_gmt":"2026-10-30T11:49:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=220861"},"modified":"2026-10-30T19:00:02","modified_gmt":"2026-10-30T12:00:02","slug":"kazakhstan-perkuat-ambisi-jadi-pusat-logistik-eurasia-andalkan-energi-nuklir-dan-transformasi-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2026\/10\/30\/kazakhstan-perkuat-ambisi-jadi-pusat-logistik-eurasia-andalkan-energi-nuklir-dan-transformasi-digital\/","title":{"rendered":"Kazakhstan Perkuat Ambisi Jadi Pusat Logistik Eurasia, Andalkan Energi Nuklir dan Transformasi Digital"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge Journal &#8211; Global News)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kazakhstan memperkuat ambisinya untuk menjadi salah satu pusat logistik utama di kawasan Eurasia melalui pengembangan infrastruktur transportasi, penguatan ketahanan energi, transformasi digital, serta diversifikasi industri. Agenda tersebut menjadi bagian dari prioritas nasional yang disampaikan Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev dalam pidato kenegaraan pada 28 Oktober 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pidato bertajuk <em>\u201cKazakhstan\u2019s Current Priorities in a New Historical Cycle\u201d<\/em>, Presiden Tokayev menekankan pentingnya memanfaatkan posisi geografis Kazakhstan untuk memperkuat konektivitas perdagangan internasional. Pemerintah juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas industri domestik, memperluas pemanfaatan teknologi, serta membangun sistem pengelolaan sumber daya alam yang mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Memperkuat Posisi Kazakhstan dalam Jaringan Logistik Eurasia<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu agenda utama pemerintah adalah meningkatkan kapasitas transportasi barang melalui pengembangan jalur kereta api dan koridor perdagangan. Jalur kereta Bakhty\u2013Ayagoz ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dan diperkirakan menambah kapasitas angkutan barang antara Kazakhstan dan China sebesar 20 juta ton.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, pembangunan koridor Aral\u2013Kaspia yang dimulai pada Agustus 2026 diharapkan memperpendek rute Trans-Kaspia sekitar 1.000 kilometer dan mengurangi waktu pengiriman hingga tiga hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas jalan nasional dan daerah, menyelesaikan rekonstruksi seluruh pos lintas batas jalan raya pada 2027, serta mempercepat digitalisasi dokumen dan proses pengangkutan barang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di sektor penerbangan, pembangunan bandara baru di Astana dijadwalkan dimulai pada 2027. Pemulihan Bandara Arkalyk telah selesai, sedangkan bandara di Zaysan, Katon-Karagay, dan Kenderli diproyeksikan segera beroperasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain membangun infrastruktur fisik, Presiden Tokayev mendorong penguatan perusahaan angkutan barang domestik, pusat konsolidasi dan distribusi, serta kawasan manufaktur dan perdagangan di simpul-simpul transportasi. Langkah ini ditujukan agar Kazakhstan tidak hanya menjadi wilayah transit, tetapi juga berperan lebih aktif dalam mengorganisasi arus perdagangan internasional.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kazakhstan harus memanfaatkan peluang bersejarah ini untuk menjadikan dirinya sebagai pusat logistik terkemuka di Eurasia,\u201d tegas Presiden Tokayev.<\/p>\n<\/blockquote>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Ketahanan Energi dan Pengembangan Pembangkit Nuklir<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peningkatan kapasitas energi menjadi agenda penting lainnya. Kazakhstan menargetkan tercapainya surplus listrik yang berkelanjutan pada 2029 melalui pembangunan pembangkit baru, modernisasi jaringan transmisi, peningkatan kinerja pembangkit yang sudah beroperasi, serta pengembangan energi yang lebih bersih, termasuk tenaga surya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah juga diminta memperbarui neraca energi nasional terintegrasi hingga 2035 dengan mempertimbangkan peningkatan kebutuhan listrik dari sektor industri, digitalisasi, kecerdasan buatan atau <em>artificial intelligence<\/em> (AI), dan pusat data.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pengembangan energi nuklir, pembangunan PLTN Balkhash disebut berpotensi dimulai pada 2027. Presiden Tokayev juga mendorong penyelesaian perjanjian kerja sama komprehensif untuk memajukan proyek PLTN Moyynkum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keterlibatan mitra asing diharapkan tidak hanya mendukung pembangunan fasilitas pembangkit, tetapi juga mencakup transfer teknologi, pengembangan industri berteknologi tinggi, serta pelatihan tenaga ahli Kazakhstan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Presiden Tokayev mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pembentukan cadangan uranium strategis negara. Cadangan tersebut diharapkan dapat menjamin ketersediaan bahan bakar bagi pembangkit listrik tenaga nuklir Kazakhstan dalam jangka panjang, hingga satu abad ke depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agenda ini memperlihatkan bahwa ketahanan energi tidak hanya dipandang sebagai upaya memenuhi kebutuhan listrik saat ini, tetapi juga sebagai bagian dari kesiapan Kazakhstan menghadapi peningkatan permintaan energi seiring dengan perkembangan industri dan teknologi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Mineral Kritis untuk Diversifikasi Industri<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kazakhstan juga berupaya memperkuat posisinya dalam rantai pasok global melalui pengembangan sektor mineral kritis. Untuk mendukung tujuan tersebut, Presiden Tokayev meminta pemerintah melakukan modernisasi teknologi eksplorasi geologi, memperluas akses terhadap data geologi yang transparan, dan mendorong investasi swasta dalam pencarian serta pengembangan deposit mineral.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah diarahkan untuk menyusun sistem nasional pengelolaan cadangan mineral kritis, termasuk mekanisme pembiayaan proyek jangka panjang dan perjanjian <em>offtake<\/em> dengan perusahaan domestik. Usulan terkait pembentukan cadangan logam nonferrous dan logam tanah jarang juga menjadi bagian dari agenda yang perlu dipertimbangkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proposal mengenai sistem pengelolaan tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden Tokayev turut mendorong kemitraan strategis dengan negara-negara maju untuk mengintegrasikan Kazakhstan ke dalam rantai produksi global. Pada saat yang sama, pengembangan industri pengolahan dan manufaktur di dalam negeri perlu diperkuat agar sumber daya alam tidak hanya menjadi komoditas untuk dipasarkan, tetapi juga dapat mendukung penciptaan nilai tambah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam program pembangunan infrastruktur, pemerintah juga diminta mendorong produksi domestik bahan konstruksi, struktur logam, dan peralatan teknik. Presiden Tokayev menegaskan bahwa dana National Fund tidak boleh digunakan untuk membiayai impor.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Transformasi Digital dan Pemanfaatan AI<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain transportasi dan energi, digitalisasi menjadi salah satu fondasi strategi pembangunan Kazakhstan. Melalui program <em>Digital Qazaqstan<\/em>, dua superkomputer telah mulai beroperasi, sedangkan superkomputer ketiga direncanakan hadir sebelum akhir 2026. Koneksi serat optik yang melintasi dasar Laut Kaspia juga telah selesai dibangun, sementara pengembangan pusat data terus berjalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden Tokayev mendorong perubahan pendekatan dari sekadar mengotomatisasi proses tertentu menuju pembentukan ekonomi digital yang memanfaatkan AI secara lebih luas. Pemanfaatan teknologi ini diarahkan untuk mendukung kegiatan komersial, meningkatkan efisiensi pemerintahan, serta membuka peluang baru dalam pengembangan ekonomi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah juga diminta menyiapkan kerangka hukum yang lebih sederhana untuk pekerjaan digital sebelum akhir 2026. Pada 2027, pemerintah bersama dunia usaha akan mengembangkan proyek percontohan yang membantu produsen di wilayah pedesaan memasarkan produk melalui platform digital, didukung layanan keuangan dan logistik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di lingkungan pemerintahan, AI diharapkan membantu mengurangi birokrasi, meningkatkan efisiensi belanja publik, dan memperbaiki pengelolaan administrasi. Pemerintah pusat dan daerah juga diarahkan mengembangkan <em>digital twin<\/em> untuk infrastruktur perkotaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan agenda tersebut, digitalisasi tidak hanya diarahkan pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada peningkatan produktivitas, perluasan akses pasar, dan perbaikan layanan publik.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Mengatasi Kelangkaan Air dan Memperkuat Ketahanan Pertanian<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di tengah agenda industrialisasi, Kazakhstan juga menempatkan pengelolaan air sebagai persoalan mendesak. Presiden Tokayev meminta pemerintah mengurangi kehilangan air dalam jaringan distribusi, memperketat pengawasan konsumsi, menuntaskan reformasi tarif air, dan mempercepat penyelesaian Sistem Informasi Sumber Daya Air Nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki pengelolaan sumber daya air di tengah tantangan kelangkaan air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sektor pertanian juga membutuhkan dukungan pembiayaan jangka panjang. Setelah mencatat pertumbuhan sekitar 6% pada 2025, dengan produksi sektor agroindustri mencapai 15 triliun tenge atau sekitar US$32,92 miliar, sektor ini dinilai memiliki ruang untuk terus dikembangkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prioritas pemerintah mencakup produksi mesin pertanian berteknologi maju di dalam negeri, pemanfaatan AI dalam kegiatan pertanian, pengembangan produksi yang lebih efisien dalam penggunaan air irigasi, peningkatan pengolahan pangan, serta perbaikan fasilitas penyimpanan dan logistik pertanian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah juga diharapkan memperluas pembiayaan yang terjangkau bagi proyek-proyek industri pangan. Holding Baiterek telah mengidentifikasi proyek potensial di sektor tersebut dengan nilai lebih dari 500 miliar tenge atau sekitar US$1,10 miliar yang membutuhkan pembiayaan terjangkau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penguatan sektor pertanian dan pengelolaan air menunjukkan bahwa strategi pembangunan Kazakhstan turut mencakup ketahanan sumber daya dan peningkatan produktivitas di luar sektor industri berat.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Reformasi Birokrasi dalam Kerangka Konstitusi Baru<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengembangan infrastruktur dan industri juga diiringi agenda pembaruan tata kelola pemerintahan. Dalam pidatonya, Presiden Tokayev menempatkan reformasi administrasi publik dalam konteks Konstitusi baru Kazakhstan, yang diadopsi pada Maret 2026 dan mulai berlaku pada 1 Juli 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Administrasi Kepresidenan diminta menyerahkan rencana komprehensif reformasi administrasi publik paling lambat 1 Juni 2027. Rencana tersebut mencakup peninjauan struktur manajemen dari pemerintah pusat hingga administrasi di tingkat pedesaan, penyederhanaan prosedur, pemanfaatan AI, serta pembaruan standar etika bagi pegawai negeri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah juga diarahkan meningkatkan disiplin belanja publik dan memanfaatkan teknologi untuk mengidentifikasi pengeluaran yang tidak efisien. Reformasi tersebut diharapkan memperbaiki efektivitas administrasi dan mendukung pelaksanaan program pembangunan secara lebih terkoordinasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Administrasi Kepresidenan bersama Badan Perencanaan Strategis dan Reformasi serta lembaga penelitian diminta menyusun visi jangka panjang pembangunan Kazakhstan dalam waktu satu tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden Tokayev menekankan persatuan nasional, supremasi hukum, dan prinsip <em>Responsible Citizen<\/em> atau <em>Adal Azamat<\/em> sebagai bagian dari arah pembangunan negara.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Pendidikan Inklusif dan Bantuan Sosial yang Lebih Tepat Sasaran<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agenda pembangunan juga mencakup peningkatan kualitas layanan sosial, kesehatan, dan pendidikan. Dalam bidang pendidikan inklusif, lebih dari 237.000 anak di Kazakhstan membutuhkan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden Tokayev meminta perluasan fasilitas pendidikan inklusif, identifikasi kebutuhan khusus sejak dini, dan penambahan tenaga spesialis. Ia juga mendorong pengurangan beban administrasi guru agar mereka dapat lebih berfokus pada kegiatan pendidikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bidang bantuan sosial, pemerintah diarahkan memastikan dukungan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Sistem baru perlu diuji melalui program percontohan sebelum diterapkan secara lebih luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, kebijakan di bidang kesehatan mencakup pembangunan fasilitas kesehatan baru, termasuk delapan pusat perinatal modern dan tujuh rumah sakit anak multidisiplin di sejumlah kota. Pemerintah juga diminta memanfaatkan investasi swasta dan kemitraan pemerintah-swasta untuk mendukung pembangunan fasilitas tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah-langkah ini menegaskan bahwa agenda pembangunan Kazakhstan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan akses masyarakat terhadap layanan dasar.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Membangun Daya Saing Jangka Panjang<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbagai agenda yang disampaikan Presiden Tokayev memperlihatkan pendekatan pembangunan yang menghubungkan infrastruktur, energi, transportasi, teknologi, industri, dan reformasi kelembagaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengembangan koridor perdagangan dan fasilitas logistik diarahkan untuk memperkuat konektivitas Kazakhstan dengan pasar internasional. Pada saat yang sama, penguatan energi nuklir, pengelolaan mineral kritis, dan transformasi digital menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas industri serta mendukung kebutuhan ekonomi masa depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agenda tersebut juga disertai perhatian terhadap pengelolaan air, produktivitas pertanian, reformasi administrasi publik, pendidikan inklusif, dan ketepatan sasaran bantuan sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi Kazakhstan, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh rencana tersebut diterjemahkan menjadi kebijakan dan proyek yang terlaksana secara efektif. Presiden Tokayev menempatkan implementasi, supremasi hukum, dan kepentingan masyarakat sebagai bagian penting dari arah pembangunan negara menuju siklus sejarah berikutnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; Global News) Kazakhstan memperkuat ambisinya untuk menjadi salah satu pusat logistik utama di kawasan Eurasia melalui pengembangan infrastruktur transportasi, penguatan ketahanan energi, transformasi digital, serta diversifikasi industri. Agenda tersebut menjadi bagian dari prioritas nasional yang disampaikan Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev dalam pidato kenegaraan pada 28 Oktober 2026. Dalam pidato bertajuk \u201cKazakhstan\u2019s Current Priorities in a New Historical Cycle\u201d, Presiden Tokayev menekankan pentingnya memanfaatkan posisi geografis Kazakhstan untuk memperkuat konektivitas perdagangan internasional. Pemerintah juga diarahkan untuk meningkatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":218659,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[120],"tags":[8259,7437,13884,8061,13883,13888,10742,13847,13886,13878,13146,13751,13887,6529],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220861"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=220861"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220861\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":220874,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220861\/revisions\/220874"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/218659"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=220861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=220861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=220861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}