{"id":220805,"date":"2026-10-28T13:17:23","date_gmt":"2026-10-28T06:17:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=220805"},"modified":"2026-10-29T08:44:59","modified_gmt":"2026-10-29T01:44:59","slug":"innovation-summit-2026-perkuat-kolaborasi-teknologi-dan-bisnis-indonesia-prancis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2026\/10\/28\/innovation-summit-2026-perkuat-kolaborasi-teknologi-dan-bisnis-indonesia-prancis\/","title":{"rendered":"Innovation Summit 2026 Perkuat Kolaborasi Teknologi dan Bisnis Indonesia-Prancis"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge Journal &#8211; News)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di tengah tantangan pendanaan yang dihadapi startup dan semakin pentingnya transformasi digital bagi dunia usaha, penguatan kolaborasi antara perusahaan teknologi, korporasi, dan pelaku bisnis lintas negara menjadi salah satu upaya untuk membuka peluang pertumbuhan baru. Semangat tersebut melandasi penyelenggaraan <em>Innovation Summit 2026 <\/em>yang diprakarsai oleh La French Tech Indonesia dan di-<em>organized <\/em>oleh Business Lounge Journal dan yang akan berlangsung pada Selasa, 10 November 2026, di The Summit Club, World Trade Centre 1, Jakarta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diselenggarakan oleh La French Tech Indonesia bersama Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, acara ini menjadi bagian dari <em>Year of Innovation France\u2013Indonesia 2026<\/em>. Summit tersebut dirancang untuk mempertemukan sekitar 150 pengambil keputusan, termasuk CEO, pemimpin inovasi, pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia, perusahaan Eropa, startup, serta institusi publik guna memperkuat hubungan teknologi dan bisnis antara Eropa dan Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam konferensi pers di Jakarta pada 27 Oktober 2026, Reza Pir Nazar, Presiden French Tech Indonesia, menjelaskan bahwa Innovation Summit tahun ini memasuki tahun kelima penyelenggaraannya. Acara pertama berlangsung di Bali pada November 2022, bertepatan dengan KTT G20 di Indonesia. Setelah diselenggarakan secara bergantian di Bali dan Jakarta pada tahun-tahun berikutnya, summit kali ini kembali berlangsung di Jakarta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Reza, Innovation Summit tidak hanya bertujuan menjadi forum pertukaran gagasan mengenai teknologi, tetapi juga menyediakan ruang bagi perusahaan untuk membangun hubungan bisnis yang konkret. Acara ini akan dibuka oleh H.E. Fabien Penone, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam siaran persnya, Fabien Penone menegaskan bahwa French Tech Innovation Summit merupakan salah satu acara penting dalam rangka <em>Year of Innovation France\u2013Indonesia 2026<\/em>. Pertemuan para pengambil keputusan publik, pemimpin teknologi, wirausahawan, dan pendiri startup dari Prancis dan Indonesia dinilai sejalan dengan tujuan strategi bersama kedua negara di bidang pendidikan, riset, dan mobilitas yang tertuang dalam <em>Paris Declaration<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Deklarasi tersebut diadopsi oleh Presiden Emmanuel Macron dan Presiden Prabowo Subianto pada 28 Mei 2026. Dengan demikian, Innovation Summit menjadi salah satu ruang untuk menerjemahkan semangat kerja sama bilateral tersebut ke dalam hubungan antarpelaku usaha dan pengembangan ekosistem inovasi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Menghubungkan Ekosistem Teknologi Indonesia dan Eropa<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">La French Tech Indonesia merupakan komunitas resmi French Tech di Indonesia yang menghubungkan wirausahawan teknologi, startup, dan perusahaan dari Prancis serta Eropa dengan ekosistem bisnis Indonesia melalui berbagai acara, kemitraan, dan kegiatan <em>business matching<\/em>.\u00a0La French Tech sendiri lahir di Prancis pada 2013 dengan misi mempromosikan ekosistem teknologi, mendukung startup, serta mengembangkan jaringan internasional. Jaringannya kini mencakup 70 komunitas di seluruh dunia, termasuk 48 komunitas di Prancis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">La French Tech Indonesia secara resmi memperoleh penunjukan dari pemerintah Prancis pada 2023 dan mulai beroperasi pada Januari tahun yang sama. Reza menjelaskan bahwa komunitas ini memiliki sekitar 450 anggota dari 19 kebangsaan. Sekitar 50% anggotanya merupakan warga Indonesia, sementara warga Prancis mencakup sekitar 20%.\u00a0Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa La French Tech Indonesia bukan hanya menjadi wadah bagi perusahaan Prancis, tetapi juga komunitas internasional yang menghubungkan pelaku usaha dari berbagai negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam menjalankan misinya, La French Tech Indonesia berupaya menyampaikan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi para pendiri startup kepada institusi serta pemangku kepentingan terkait. Komunitas ini juga membantu perusahaan Prancis yang ingin memasuki pasar Indonesia dan mendorong perusahaan Indonesia untuk menjajaki peluang di Eropa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Reza menilai bahwa Indonesia memiliki potensi pasar yang besar, didukung oleh ekonomi digital yang dinamis dan ketersediaan talenta. Namun, pemahaman mengenai pasar Indonesia perlu terus diperkuat di Eropa agar semakin banyak perusahaan yang mempertimbangkan Indonesia sebagai tujuan ekspansi bisnis di Asia Tenggara.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Indonesia merupakan salah satu ekonomi digital paling dinamis di dunia, sementara Eropa memiliki teknologi, standar, dan investor yang dapat mendukung pertumbuhan bersama,\u201d demikian pesan La French Tech Indonesia dalam siaran persnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui CEPA dan berbagai inisiatif kolaborasi, summit ini diharapkan dapat mengubah peluang tersebut menjadi kemitraan nyata antara startup dan perusahaan besar, serta antara UKM Indonesia dan pasar Eropa.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-220809 size-large\" src=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-2-1024x576.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"422\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-2-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-2-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-2-768x432.jpg 768w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-2-750x422.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-2.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Dari Tantangan Pendanaan Menuju Peluang Bisnis<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu latar belakang penyelenggaraan Innovation Summit 2026 adalah tantangan pendanaan yang dihadapi startup di Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam konferensi pers, Reza membandingkan nilai pendanaan startup Indonesia yang mencapai sekitar US$2,5 miliar pada 2022 dengan sekitar US$350 juta pada 2025. Ia juga menyoroti bahwa Vietnam telah melampaui Indonesia dalam penghimpunan dana startup pada periode yang dibahas.\u00a0Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan perubahan pendekatan investor yang semakin memperhatikan profitabilitas dan pengembalian investasi. Sementara itu, startup pada umumnya membutuhkan waktu untuk mengembangkan skala bisnis sebelum mencapai profitabilitas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menghadapi situasi ini, La French Tech Indonesia ingin memperkuat pendekatan yang berorientasi pada aktivitas bisnis langsung, dengan mempertemukan startup dan korporasi yang memiliki kebutuhan serta peluang kerja sama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui sesi <em>business matching<\/em>, startup akan mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produk dan solusi kepada perusahaan yang berpotensi menjadi pelanggan atau mitra bisnis. Pendekatan ini diharapkan membuka jalan bagi hubungan komersial yang berkelanjutan, di luar upaya mencari pendanaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbeda dari pertemuan jejaring yang sepenuhnya berlangsung secara spontan, <em>business matching<\/em> dalam Innovation Summit dirancang dalam format pertemuan satu lawan satu (<em>one-to-one<\/em>) yang telah dijadwalkan sebelumnya. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan stan startup agar peserta dapat mengenal produk, layanan, dan inovasi yang ditawarkan secara langsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyelenggara memperkirakan sekitar 50\u201380 perusahaan akan berpartisipasi dalam sesi tersebut, bersama sekitar delapan startup yang akan memperkenalkan produk mereka. Acara secara keseluruhan ditargetkan dihadiri sekitar 150 pengambil keputusan dan pelaku ekosistem bisnis.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">AI dan Kedaulatan Teknologi Menjadi Sorotan<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agenda pagi Innovation Summit akan berfokus pada perkembangan teknologi, dengan dua diskusi panel utama yang membahas kecerdasan buatan serta perlindungan data dan keamanan siber.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Panel <em>AI &amp; Sovereignty<\/em> akan membahas bagaimana Indonesia dapat membangun dan mengelola kecerdasan buatan sekaligus tetap terbuka terhadap kerja sama internasional. Diskusi ini akan menghadirkan Alvin Evander dari MDI Ventures, Denny Muktar dari Google, dan Pandu Sastrowardoyo dari Blocksphere. Panel akan dimoderatori oleh Bruno Zysman dari PT Clean Medic Indus sekaligus anggota dewan La French Tech Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Topik ini relevan dengan upaya perusahaan dan pemerintah dalam memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan layanan, dan memperkuat daya saing. Pada saat yang sama, pembahasan mengenai kedaulatan AI menyoroti pentingnya kemampuan mengembangkan dan mengelola teknologi sesuai kebutuhan serta kepentingan Indonesia, tanpa mengabaikan potensi kemitraan global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Panel kedua, <em>Data &amp; Cybersecurity<\/em>, akan membahas perlindungan data dan sistem kritis seiring pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Pembicara yang dijadwalkan hadir adalah Eva Noor dari XyneX International, Guilhem Garrel dari Thales, dan Firlie Ganinduto dari DigiScore, dengan Budianto dari Deloitte sebagai moderator.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keamanan siber menjadi isu penting bagi perusahaan yang semakin bergantung pada sistem digital, pengelolaan data, dan layanan berbasis teknologi. Perlindungan data serta ketahanan sistem merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan pengguna dan keberlangsungan operasional bisnis.\u00a0Melalui kedua panel tersebut, Innovation Summit memberikan ruang bagi pelaku industri untuk membahas bukan hanya peluang pemanfaatan teknologi, tetapi juga tantangan tata kelola, keamanan, dan kesiapan ekosistem dalam mengadopsinya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">She Builds: Membuka Peluang bagi Perempuan di Bidang Teknologi<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Innovation Summit 2026 juga memberikan perhatian pada inklusivitas melalui <em>She Builds \u2013 Women in Tech Hackathon<\/em>, sebuah program yang didedikasikan bagi perempuan di bidang teknologi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hackathon ini telah dimulai pada September 2026. Delapan proyek finalis direncanakan mempresentasikan inovasi mereka di hadapan peserta summit pada 10 November. Tiga tim terbaik akan menerima penghargaan di atas panggung.\u00a0Inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya French Tech Indonesia untuk memperluas partisipasi perempuan dalam ekosistem teknologi sekaligus memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan dan memperkenalkan solusi inovatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain mendorong kreativitas dan kemampuan teknis, program ini membuka ruang bagi para peserta untuk memperoleh perhatian dari pelaku industri serta memperluas jaringan profesional mereka.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">EU\u2013Indonesia CEPA Membuka Perspektif Baru bagi Dunia Usaha<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain teknologi, agenda penting lainnya adalah pembahasan <em>EU\u2013Indonesia Comprehensive Economic Partnership Agreement<\/em> (EU\u2013Indonesia CEPA), perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Uni Eropa dan Indonesia.\u00a0Sesi CEPA dirancang untuk membahas perubahan yang dapat muncul dalam perdagangan dan investasi, sekaligus membantu perusahaan Indonesia memahami persyaratan yang diperlukan untuk memasuki pasar Eropa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Reza menjelaskan dalam konferensi pers bahwa proses ratifikasi ditargetkan selesai pada akhir 2026, dengan implementasi diharapkan dimulai pada 2027. Ia juga menyampaikan bahwa perjanjian tersebut akan menghapus tarif untuk 98,5% pos tarif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Informasi mengenai jadwal implementasi dan cakupan penghapusan tarif tersebut perlu merujuk pada perkembangan resmi proses CEPA. Namun, bagi pelaku usaha, pemahaman mengenai ketentuan perdagangan, standar produk, dan persyaratan keberlanjutan tetap menjadi bagian penting dalam mempersiapkan ekspansi ke pasar Eropa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam Innovation Summit, sesi CEPA akan melibatkan Delegasi Uni Eropa dan EcoVadis. Pembahasannya dibagi menjadi tiga bagian, yaitu gambaran umum perubahan hubungan ekonomi Uni Eropa dan Indonesia, fokus pada aspek ekonomi digital, serta penerapan prinsip ESG (<em>environmental, social, and governance<\/em>) dan keberlanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">EcoVadis, perusahaan pemeringkat keberlanjutan yang berbasis di Prancis, akan berkontribusi dalam pembahasan mengenai aspek keberlanjutan. Sesi ini diharapkan membantu perusahaan memahami pentingnya standar ESG dalam hubungan bisnis dan ekspor ke Eropa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi UKM dan startup Indonesia, pemahaman terhadap persyaratan pasar Eropa dapat menjadi modal untuk memperluas jangkauan bisnis. Sebaliknya, perusahaan Eropa juga berpeluang memperoleh pemahaman lebih baik mengenai pasar Indonesia, potensi kemitraan lokal, dan ketersediaan talenta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Reza menambahkan bahwa French Tech Indonesia berupaya meningkatkan kesadaran perusahaan Eropa terhadap peluang di Indonesia. Dengan pasar domestik yang besar dan tenaga kerja yang kompetitif, Indonesia dinilai berpotensi menjadi basis pengembangan usaha, bukan sekadar pasar tujuan penjualan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-220810 size-large\" src=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-3-1024x576.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"422\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-3-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-3-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-3-768x432.jpg 768w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-3-750x422.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-3.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Nusabin Hadirkan Inovasi Pengelolaan Sampah<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gambaran konkret mengenai peran teknologi dalam menjawab kebutuhan bisnis dan masyarakat turut disampaikan oleh Ariz Zhafir, CEO Nusabin, salah satu sponsor emas Innovation Summit 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nusabin merupakan startup teknologi lingkungan yang mengembangkan solusi pengelolaan sampah melalui tempat sampah pintar bernama Srikandi. Sistem ini dirancang untuk mempermudah masyarakat mengumpulkan sampah sekaligus menghubungkan proses pengumpulan dengan mitra pengelola dan industri daur ulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui Srikandi, pengguna dapat memasukkan sampah kering dan anorganik ke dalam unit yang secara otomatis mengenali dan memilah kemasan berdasarkan kategorinya. Sampah yang terkumpul selanjutnya disalurkan melalui sistem pengelolaan terintegrasi menuju industri daur ulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nusabin juga menyediakan sistem pemantauan berbasis data bagi klien perusahaan. Aktivitas pengelolaan sampah dicatat secara langsung dan dapat diolah menjadi informasi untuk membantu perusahaan memantau dampak program lingkungan mereka.\u00a0Srikandi menyediakan dua pilihan penggunaan. Melalui mode <em>Drop &amp; Go<\/em>, pengguna dapat memasukkan kemasan tanpa harus melakukan pemilahan secara manual. Sementara itu, mode <em>Drop &amp; Earn Point<\/em> memungkinkan pengguna memperoleh poin yang dapat ditukarkan dengan pulsa, voucher gim, dan berbagai hadiah lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengguna dapat mengakses layanan berbasis web tersebut tanpa perlu mengunduh aplikasi khusus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Ariz, solusi ini dikembangkan untuk menjawab sejumlah tantangan pengelolaan sampah, termasuk kebiasaan memilah yang belum konsisten, keterbatasan informasi mengenai tujuan akhir sampah, serta kurangnya transparansi dalam pelacakan proses daur ulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi perusahaan, sistem tersebut berpotensi mendukung pelaksanaan program pengelolaan sampah dan pemulihan material sekaligus menyediakan data yang dapat diintegrasikan ke dalam laporan keberlanjutan tahunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ariz berharap Innovation Summit dapat menjadi kesempatan bagi Nusabin dan startup Indonesia lainnya untuk memperkenalkan inovasi kepada perusahaan yang berpotensi menjadi mitra bisnis, sekaligus membuka peluang untuk memasuki pasar internasional.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-220811 size-large\" src=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-4-1024x576.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"422\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-4-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-4-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-4-768x432.jpg 768w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-4-750x422.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Press-Con-4.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Mendorong Kolaborasi yang Berlanjut Setelah Summit<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Innovation Summit 2026 didukung oleh Steinberg Protocol sebagai mitra utama, serta Nusabin, Agung Podomoro Land, Sinar Mas Land, dan L&#8217;Or\u00e9al sebagai Gold sponsor. Business Lounge Journal bertindak sebagai penyelenggara acara, dengan VRI Times sebagai mitra media.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dukungan lainnya berasal dari mitra teknologi Berry.app dan Vizir Technologies, serta mitra komunitas Plug &amp; Play Indonesia, Innovation Factory, B71, Lestari by Pijar Foundation, Blocksphere, Kumpul, Living Lab Ventures, dan ConnectX.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Acara ini juga mendapat dukungan dari Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Business France, Indonesian French Chamber of Commerce and Industry (IFCCI), Conseillers du Commerce Ext\u00e9rieur de la France, serta Institut Fran\u00e7ais Indon\u00e9sie.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suwandi Kusuma, Business Strategy Partner Business Lounge Journal, menekankan pentingnya tindak lanjut setelah pertemuan bisnis berlangsung. Menurutnya, keberhasilan acara tidak hanya diukur dari jumlah peserta atau interaksi selama kegiatan, tetapi juga dari potensi kerja sama yang berlanjut menjadi diskusi lebih mendalam, kesepakatan bisnis, dan hasil konkret.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui rangkaian diskusi teknologi, pembahasan CEPA, hackathon, dan <em>business matching<\/em>, French Tech Indonesia Innovation Summit 2026 diharapkan menjadi ruang yang mempertemukan inovasi dengan kebutuhan pasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di tengah tantangan pendanaan dan perubahan lanskap ekonomi global, pendekatan yang menghubungkan startup dengan korporasi menawarkan jalur untuk membangun pertumbuhan bisnis. Pada saat yang sama, penguatan hubungan Indonesia\u2013Prancis dan perluasan akses terhadap pasar Eropa dapat membuka peluang baru bagi perusahaan yang ingin mengembangkan inovasi melampaui pasar domestik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">French Tech Innovation Summit 2026 akan berlangsung pada Selasa, 10 November 2026, pukul 08.00\u201317.45 WIB, di The Summit Club, World Trade Centre 1 lantai 18, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 29\u201331, Jakarta. Pendaftaran tersedia melalui <a href=\"https:\/\/forms.gle\/uqpAQambQtnTHDfX6\">formulir registrasi resmi<\/a>, dengan tempat terbatas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; News) Di tengah tantangan pendanaan yang dihadapi startup dan semakin pentingnya transformasi digital bagi dunia usaha, penguatan kolaborasi antara perusahaan teknologi, korporasi, dan pelaku bisnis lintas negara menjadi salah satu upaya untuk membuka peluang pertumbuhan baru. Semangat tersebut melandasi penyelenggaraan Innovation Summit 2026 yang diprakarsai oleh La French Tech Indonesia dan di-organized oleh Business Lounge Journal dan yang akan berlangsung pada Selasa, 10 November 2026, di The Summit Club, World Trade Centre 1, Jakarta. Diselenggarakan oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":220806,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[5639,8027,2725,1050],"tags":[13868],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220805"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=220805"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220805\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":220832,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220805\/revisions\/220832"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/220806"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=220805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=220805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=220805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}