{"id":220744,"date":"2026-10-23T18:06:06","date_gmt":"2026-10-23T11:06:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=220744"},"modified":"2026-10-23T19:09:08","modified_gmt":"2026-10-23T12:09:08","slug":"loreal-perkuat-pertumbuhan-strategi-produk-premium-dongkrak-laba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2026\/10\/23\/loreal-perkuat-pertumbuhan-strategi-produk-premium-dongkrak-laba\/","title":{"rendered":"L\u2019Or\u00e9al Perkuat Pertumbuhan, Strategi Produk Premium Dongkrak Laba"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Global News) L\u2019Or\u00e9al memperlihatkan ketahanan bisnis di tengah perubahan perilaku konsumen dan kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil. Perusahaan kosmetik asal Prancis tersebut membukukan penjualan \u20ac11,56 miliar atau sekitar US$12,98 miliar pada kuartal ketiga 2026, meningkat 7,2% secara <em>like-for-like<\/em> dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Setelah disesuaikan dengan dampak waktu penerapan transformasi sistem teknologi informasi, pertumbuhan mencapai 7,7%, melampaui ekspektasi pasar. Hasil tersebut mendorong manajemen untuk menyatakan keyakinan bahwa perusahaan dapat kembali mencatat pertumbuhan penjualan dan laba sepanjang 2026. Kinerja ini menunjukkan bahwa kebutuhan konsumen terhadap produk kecantikan tetap kuat, terutama pada kategori perawatan rambut premium, parfum, dan perawatan kulit dermatologis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertumbuhan L\u2019Or\u00e9al menjadi menarik karena terjadi ketika sejumlah perusahaan barang mewah menghadapi tekanan permintaan. Konsumen memang semakin berhati-hati dalam membelanjakan uang, tetapi hal tersebut tidak berarti mereka menghentikan seluruh pembelian produk premium. Sebagian konsumen justru mengalihkan pengeluaran ke produk kecantikan yang menawarkan manfaat nyata, kualitas, pengalaman, dan identitas merek yang kuat. L\u2019Or\u00e9al memiliki portofolio luas, mulai dari kosmetik dengan harga terjangkau hingga parfum mewah dan produk perawatan kulit yang dipasarkan melalui tenaga profesional maupun rekomendasi dermatologis. Diversifikasi tersebut membantu perusahaan menjangkau kelompok konsumen dengan kebutuhan dan kemampuan belanja yang berbeda.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Strategi Produk Premium Menjadi Mesin Pertumbuhan<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu pendorong kinerja L\u2019Or\u00e9al adalah meningkatnya permintaan terhadap produk kecantikan premium. Konsumen tidak hanya membeli kosmetik untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mencari produk yang menawarkan pengalaman, inovasi, dan manfaat yang dianggap lebih spesifik. Dalam perawatan rambut, misalnya, produk dengan formula khusus dan reputasi profesional dapat menarik konsumen yang bersedia membayar lebih untuk hasil yang diharapkan. Tren serupa terlihat pada parfum dan perawatan kulit kelas atas, yang memperoleh dukungan dari inovasi produk serta kekuatan merek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Divisi Professional Products mencatat pertumbuhan penjualan <em>like-for-like<\/em> sebesar 12,1% pada kuartal ketiga, sedangkan pertumbuhan setelah penyesuaian mencapai 13,9%. Untuk sembilan bulan pertama 2026, divisi ini tumbuh 12,4% secara <em>like-for-like<\/em>. Merek seperti K\u00e9rastase, Redken, dan L\u2019Or\u00e9al Professionnel memperoleh manfaat dari meningkatnya permintaan terhadap produk perawatan rambut premium. Strategi distribusi multikanal yang menghubungkan salon profesional, peritel, dan perdagangan digital turut memperluas akses konsumen terhadap produk-produk tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kinerja ini menunjukkan bahwa peningkatan nilai produk dapat menjadi sumber pertumbuhan yang penting bagi perusahaan kecantikan. Alih-alih hanya mengandalkan kenaikan volume, L\u2019Or\u00e9al juga memperoleh manfaat dari bauran produk yang lebih menguntungkan dan konsumen yang beralih ke kategori premium. Namun, strategi tersebut membutuhkan inovasi yang berkelanjutan. Konsumen harus merasakan perbedaan yang cukup jelas antara produk premium dan alternatif yang lebih murah agar bersedia mempertahankan pengeluaran pada tingkat harga yang lebih tinggi.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Perawatan Kulit Dermatologis Memperluas Peluang<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Divisi Dermatological Beauty menjadi salah satu kontributor pertumbuhan terkuat L\u2019Or\u00e9al. Penjualan divisi ini meningkat 12,2% secara <em>like-for-like<\/em> pada kuartal ketiga, sementara pertumbuhan setelah penyesuaian mencapai 13,9%. Untuk sembilan bulan pertama tahun ini, penjualan naik 11,6%. Kinerja tersebut memperlihatkan bahwa produk perawatan kulit yang menggabungkan reputasi merek, inovasi formula, dan orientasi dermatologis memiliki peluang pertumbuhan yang besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Merek seperti La Roche-Posay, CeraVe, dan SkinCeuticals menjadi bagian penting dari strategi tersebut. La Roche-Posay memperoleh dukungan dari rangkaian produk perawatan kulit dan perlindungan terhadap sinar matahari, sementara CeraVe mempertahankan momentum di Amerika Utara dan memperluas pertumbuhannya ke pasar lain. SkinCeuticals juga mencatat perkembangan yang kuat, terutama di pasar Amerika Serikat dan China. Produk yang diposisikan berdasarkan kebutuhan kulit tertentu memberi perusahaan kesempatan untuk menjangkau konsumen yang mencari solusi lebih spesifik daripada kosmetik umum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perkembangan kategori ini juga membantu L\u2019Or\u00e9al mengurangi ketergantungan pada satu segmen pasar. Ketika permintaan kosmetik massal mengalami perlambatan di wilayah tertentu, produk perawatan kulit dengan posisi premium atau orientasi dermatologis dapat menyediakan sumber pertumbuhan alternatif. Namun, keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada kepercayaan konsumen, kualitas produk, serta kemampuan perusahaan mempertahankan kredibilitas klaim dan inovasinya di tengah persaingan yang semakin ketat.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Bisnis Mewah Pulih Berkat Parfum dan China<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Divisi L\u2019Or\u00e9al Luxe mencatat pertumbuhan penjualan <em>like-for-like<\/em> sebesar 6,4% pada kuartal ketiga, meningkat menjadi 7,0% setelah penyesuaian. Untuk sembilan bulan pertama 2026, pertumbuhan mencapai 5,7% secara <em>like-for-like<\/em>. Hasil tersebut mencerminkan pemulihan yang cukup kuat dalam bisnis kecantikan mewah, terutama berkat parfum dan produk perawatan kulit kelas atas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Parfum menjadi salah satu kategori utama yang mendukung pertumbuhan. Produk dari merek seperti Prada, Yves Saint Laurent, dan Armani memperoleh manfaat dari peluncuran baru sekaligus kekuatan rangkaian produk yang telah dikenal konsumen. Creed, merek parfum mewah yang baru diintegrasikan ke dalam portofolio L\u2019Or\u00e9al Luxe, juga menunjukkan kinerja yang baik. Strategi ini memberi perusahaan kesempatan memanfaatkan pasar parfum premium tanpa hanya bergantung pada kosmetik warna atau produk perawatan kulit mewah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">China turut memberikan dorongan penting. Menurut L\u2019Or\u00e9al, pasar kecantikan di negara tersebut tumbuh pada tingkat satu digit rendah, sementara perusahaan berkembang hampir tiga kali lebih cepat daripada pasar. Pemulihan permintaan terhadap produk selektif dan premium membantu memperkuat kinerja divisi Luxe, terutama parfum. Perkembangan ini relevan karena China selama bertahun-tahun menjadi pasar penting bagi industri kecantikan global, tetapi sebelumnya mengalami tekanan akibat konsumen yang lebih berhati-hati dalam berbelanja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, pemulihan di China belum berarti seluruh pasar barang mewah telah kembali tumbuh kuat. Kinerja L\u2019Or\u00e9al juga dipengaruhi oleh portofolio merek yang luas, strategi inovasi, serta distribusi yang menjangkau kanal daring dan luring. Perusahaan perlu menjaga momentum tersebut agar tidak hanya bergantung pada keberhasilan beberapa peluncuran produk atau perubahan sementara dalam preferensi konsumen.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Perbedaan Kinerja Antarwilayah Menuntut Strategi Lokal<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara geografis, pertumbuhan L\u2019Or\u00e9al pada kuartal ketiga berlangsung di hampir seluruh wilayah operasinya. Eropa mencatat pertumbuhan <em>like-for-like<\/em> sebesar 9,9%, sedangkan Amerika Utara tumbuh 2,2%. Asia Utara meningkat 7,8%, dan kawasan SAPMENA\u2013SSA\u2014yang mencakup Asia Selatan, Asia Pasifik, Timur Tengah, Afrika Utara, serta Afrika sub-Sahara\u2014mencatat pertumbuhan 19,2%. Sebaliknya, Amerika Latin mengalami penurunan 1,0% secara <em>like-for-like<\/em> pada kuartal tersebut. Angka-angka ini menunjukkan bahwa momentum pertumbuhan perusahaan berbeda menurut kondisi pasar dan karakteristik konsumennya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kawasan SAPMENA\u2013SSA menjadi wilayah dengan pertumbuhan paling tinggi. Kinerja tersebut didukung oleh pasar berkembang, termasuk India, serta permintaan terhadap produk kecantikan yang menjangkau berbagai tingkat harga. Pertumbuhan di wilayah ini memberikan peluang bagi L\u2019Or\u00e9al untuk memperluas basis pelanggan di luar pasar tradisional Eropa dan Amerika Utara. Strategi yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal menjadi penting karena preferensi konsumen, iklim, daya beli, dan saluran distribusi berbeda antarnegara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Eropa, perusahaan mencatat pertumbuhan kuat pada berbagai kategori dan kanal penjualan. Sementara itu, Amerika Utara tetap menunjukkan pertumbuhan, tetapi laju <em>like-for-like<\/em> kuartalannya lebih rendah dibandingkan sejumlah wilayah lain. Di Amerika Latin, hasil yang lebih lemah terutama dipengaruhi oleh kondisi di Meksiko, termasuk gangguan pasokan sementara dan penyesuaian persediaan peritel pada kategori makeup. Perbedaan tersebut mengingatkan bahwa pertumbuhan perusahaan global tidak hanya ditentukan oleh daya tarik merek, tetapi juga oleh ketepatan pelaksanaan distribusi dan pengelolaan persediaan di setiap pasar.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">E-Commerce dan AI Menjadi Bagian dari Model Bisnis<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">L\u2019Or\u00e9al juga memperoleh manfaat dari pertumbuhan perdagangan elektronik. Penjualan melalui e-commerce meningkat sekitar 17%, jauh lebih cepat daripada pertumbuhan penjualan grup secara keseluruhan. Kanal digital membantu perusahaan memperluas jangkauan pelanggan, menghubungkan konsumen dengan berbagai merek, dan memanfaatkan data untuk memahami preferensi serta perilaku pembelian. Bagi bisnis kecantikan, kanal ini semakin penting karena konsumen dapat menemukan produk, membandingkan pilihan, memperoleh rekomendasi, dan melakukan pembelian tanpa harus mengunjungi toko fisik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">CEO Nicolas Hieronimus juga menyoroti kecerdasan buatan sebagai peluang untuk memperkuat model bisnis L\u2019Or\u00e9al dalam jangka panjang. Teknologi tersebut berpotensi mendukung personalisasi rekomendasi produk, analisis permintaan, pemasaran digital, serta pengelolaan rantai pasokan. Dalam industri yang memiliki banyak merek dan kategori, pemanfaatan data dapat membantu perusahaan menyesuaikan penawaran dengan kebutuhan konsumen dan meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, AI bukan pengganti strategi merek dan inovasi produk. Keunggulan teknologi hanya akan memberikan hasil apabila digunakan untuk memperbaiki keputusan bisnis, pengalaman pelanggan, dan efisiensi operasional. Perusahaan juga perlu menjaga kualitas data serta perlindungan informasi konsumen. Karena itu, manfaat AI sebaiknya dinilai dari dampaknya terhadap pertumbuhan, produktivitas, dan loyalitas pelanggan, bukan semata-mata dari jumlah teknologi yang diadopsi.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">Target Pertumbuhan Laba Mengandalkan Eksekusi<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan pertumbuhan penjualan selama sembilan bulan pertama 2026 mencapai 6,9% secara <em>like-for-like<\/em>, manajemen menyatakan keyakinan bahwa L\u2019Or\u00e9al dapat kembali mencatat peningkatan pendapatan dan laba sepanjang tahun. Penjualan kumulatif mencapai \u20ac35,34 miliar, naik 7,7% berdasarkan angka yang dilaporkan. Pertumbuhan berdasarkan angka yang dilaporkan berbeda dari pertumbuhan <em>like-for-like<\/em> karena turut memperhitungkan perubahan nilai tukar dan lingkup konsolidasi perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perbedaan tersebut penting dalam membaca kinerja keuangan perusahaan multinasional. Pertumbuhan <em>like-for-like<\/em> membantu mengukur perkembangan penjualan dengan struktur bisnis dan nilai tukar yang sebanding, sedangkan pertumbuhan yang dilaporkan mencerminkan hasil aktual dalam mata uang pelaporan. Pada sembilan bulan pertama, perubahan lingkup konsolidasi memberikan kontribusi positif, sementara fluktuasi nilai tukar memberikan dampak negatif terhadap penjualan yang dilaporkan. Dengan demikian, kualitas pertumbuhan perlu dinilai dari kombinasi permintaan konsumen, bauran produk, volume penjualan, dan pengaruh eksternal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tantangan L\u2019Or\u00e9al berikutnya adalah menjaga momentum penjualan sambil mempertahankan profitabilitas. Perusahaan harus terus berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan, pemasaran, distribusi, serta inovasi produk agar tetap relevan di pasar yang kompetitif. Di sisi lain, ekspansi melalui akuisisi dan peluncuran produk baru perlu memberikan kontribusi yang sepadan terhadap pertumbuhan jangka panjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kinerja kuartal ketiga memperlihatkan bahwa portofolio yang luas dan kemampuan menjangkau konsumen di berbagai segmen dapat menjadi keunggulan ketika pasar bergerak tidak seragam. Produk profesional, perawatan kulit dermatologis, dan parfum premium menjadi sumber pertumbuhan yang menonjol. Jika L\u2019Or\u00e9al mampu mempertahankan inovasi, memperkuat distribusi digital, dan menyesuaikan strategi dengan kondisi masing-masing wilayah, perusahaan memiliki landasan untuk melanjutkan pertumbuhan penjualan dan laba. Namun, hasil akhirnya tetap bergantung pada keberlanjutan permintaan dan kemampuan manajemen menerjemahkan pertumbuhan pendapatan menjadi keuntungan yang sehat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Global News) L\u2019Or\u00e9al memperlihatkan ketahanan bisnis di tengah perubahan perilaku konsumen dan kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil. Perusahaan kosmetik asal Prancis tersebut membukukan penjualan \u20ac11,56 miliar atau sekitar US$12,98 miliar pada kuartal ketiga 2026, meningkat 7,2% secara like-for-like dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Setelah disesuaikan dengan dampak waktu penerapan transformasi sistem teknologi informasi, pertumbuhan mencapai 7,7%, melampaui ekspektasi pasar. Hasil tersebut mendorong manajemen untuk menyatakan keyakinan bahwa perusahaan dapat kembali mencatat pertumbuhan penjualan dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":206986,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[120],"tags":[6215],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220744"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=220744"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220744\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":220745,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220744\/revisions\/220745"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/206986"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=220744"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=220744"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=220744"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}