{"id":220200,"date":"2026-09-22T18:04:51","date_gmt":"2026-09-22T11:04:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=220200"},"modified":"2026-09-22T20:16:54","modified_gmt":"2026-09-22T13:16:54","slug":"carmax-pangkas-pekerjaan-saat-pasar-mobil-melunak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2026\/09\/22\/carmax-pangkas-pekerjaan-saat-pasar-mobil-melunak\/","title":{"rendered":"CarMax Pangkas Pekerjaan Saat Pasar Mobil Melunak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Global News) Pasar mobil bekas Amerika Serikat sedang memasuki fase ketika harga tinggi tidak lagi otomatis berarti penjualan tinggi. Di tengah biaya pembiayaan yang meningkat dan anggaran konsumen yang semakin ketat, CarMax kembali memangkas jumlah pekerjanya. Peritel mobil bekas terbesar di Amerika Serikat itu menghapus 145 posisi karyawan korporat, sekitar 4% dari tenaga kerja kantornya, dalam pemangkasan ketiga hanya dalam waktu 12 bulan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menekan biaya dan membangun kembali pertumbuhan setelah menghadapi tekanan penjualan dan margin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemangkasan terbaru berlangsung di kantor pusat CarMax di Richmond, Virginia, serta sejumlah lokasi di Dallas, Atlanta dan unit riset otomotif Edmunds. Sebelumnya, perusahaan telah memangkas sekitar 350 pekerjaan pada Oktober 2025 dan 230 posisi lainnya pada Januari 2026. Dengan demikian, pengurangan tenaga kerja bukan lagi tindakan satu kali untuk menghadapi tekanan jangka pendek, tetapi mulai menjadi bagian dari perubahan struktur perusahaan. Di bawah CEO baru Keith Barr, yang mulai memimpin CarMax pada Maret 2026, perusahaan sedang mencoba menjalankan bisnis dengan struktur yang lebih ramping sambil mencari cara untuk membuat konsumen kembali datang ke jaringan penjualannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tekanan tersebut muncul setelah bertahun-tahun pasar kendaraan bekas menikmati kondisi yang sangat berbeda. Ketika harga kendaraan baru melonjak dan pasokan kendaraan terbatas, mobil bekas menjadi alternatif bagi konsumen yang tidak mampu atau tidak ingin membeli kendaraan baru. Tetapi kini harga mobil bekas tetap tinggi sementara biaya pinjaman ikut meningkat. Data yang dikutip <em>The Wall Street Journal<\/em> menunjukkan rata-rata harga mobil bekas yang terjual mencapai US$27.239 pada Agustus 2026, level tertinggi sejak Desember 2022. Harga tersebut menciptakan persoalan tersendiri: konsumen membutuhkan mobil, tetapi kemampuan untuk membiayainya semakin terbatas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi CarMax, persoalannya kemudian bukan hanya bagaimana menjual lebih banyak kendaraan, tetapi bagaimana mendapatkan kembali volume tanpa menghancurkan keuntungan per kendaraan. Dalam tahun fiskal yang berakhir pada 28 Februari 2026, pendapatan perusahaan turun 2% menjadi US$25,9 miliar. Laba kotor per kendaraan bekas yang dijual secara ritel juga turun 2,5% menjadi US$2.253. Pada kuartal pertama fiskal 2027, pendapatan sebenarnya meningkat 6,2% menjadi sekitar US$8 miliar dan gabungan penjualan ritel serta grosir naik 3,3%, tetapi laba kotor per kendaraan ritel turun menjadi US$2.177 setelah perusahaan menggunakan strategi harga untuk mendorong penjualan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di situlah strategi Barr mulai terlihat. CarMax berusaha memperbaiki penawaran kepada konsumen melalui harga yang lebih kompetitif, memperkuat kemampuan digital, memperluas pembiayaan internal melalui CarMax Auto Finance, dan menurunkan biaya untuk mempersiapkan kendaraan sebelum dijual kembali. Perusahaan juga menaikkan target penghematan biaya penjualan, umum dan administrasi menjadi US$200 juta dalam bentuk penghematan tahunan pada akhir tahun fiskal 2027, dari target sebelumnya US$150 juta. Pemangkasan tenaga kerja menjadi salah satu cara untuk mencapai sasaran tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perubahan ini memperlihatkan bahwa digitalisasi tidak otomatis menghilangkan kebutuhan untuk mengendalikan biaya. Sebanyak 83% penjualan kendaraan ritel CarMax pada kuartal keempat fiskal 2026 telah didukung kemampuan digital perusahaan, sementara 70% transaksi menggunakan pendekatan omnichannel dan 13% penjualan ritel dilakukan sepenuhnya secara online. Namun teknologi tersebut tetap harus menghasilkan sesuatu yang lebih konkret: transaksi yang lebih cepat, biaya yang lebih rendah dan konsumen yang bersedia menyelesaikan pembelian. Digital bukan lagi sekadar kanal tambahan, melainkan bagian dari upaya mengubah struktur ekonomi bisnis otomotif bekas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada saat yang sama, CarMax menghadapi persaingan dari perusahaan yang membangun model berbeda dalam penjualan mobil bekas. Carvana, misalnya, berkembang dengan pendekatan digital, pengiriman kendaraan dan proses pembelian tanpa negosiasi. Perusahaan tersebut mencatat rekor penjualan pada kuartal kedua 2026, tetapi kemudian memberi sinyal bahwa profitabilitas pada paruh kedua tahun itu dapat lebih rendah daripada yang diperkirakan sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa tekanan pasar tidak hanya dialami CarMax. Perusahaan-perusahaan yang bergerak di pasar kendaraan bekas sama-sama berhadapan dengan konsumen yang sensitif terhadap harga dan biaya pembiayaan yang lebih tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">CarMax juga memiliki tantangan lain melalui bisnis pembiayaannya sendiri. CarMax Auto Finance atau CAF merupakan bagian penting dari model bisnis perusahaan karena memungkinkan CarMax mengendalikan lebih banyak tahapan dalam transaksi kendaraan. Pada kuartal pertama fiskal 2027, penetrasi CAF meningkat menjadi 43,3%, tetapi pendapatan CAF sedikit menurun menjadi US$140,2 juta. Perluasan pembiayaan ke spektrum konsumen yang lebih luas dapat menciptakan peluang pertumbuhan, tetapi juga membawa konsekuensi berupa kebutuhan pencadangan kerugian kredit yang lebih besar. Pada kuartal keempat fiskal 2026, pendapatan CAF turun 9,8% menjadi US$143,7 juta, sementara provisi kerugian pinjaman meningkat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena itu, pemangkasan pekerjaan terbaru sebaiknya dilihat sebagai bagian dari restrukturisasi yang lebih besar daripada sekadar respons terhadap pasar mobil yang sedang melemah. CarMax sedang mencoba mengubah keseimbangan antara volume penjualan, harga kendaraan, margin, pembiayaan dan biaya operasional. Perusahaan masih membuka toko baru dan fasilitas <em>reconditioning<\/em> serta lelang pada tahun fiskal 2027, sehingga strategi yang dijalankan bukan sekadar mengecilkan bisnis. Tujuannya adalah memindahkan sumber daya dari bagian yang dianggap kurang efisien menuju aktivitas yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kisah CarMax pada akhirnya menggambarkan perubahan besar dalam ekonomi kendaraan bekas Amerika. Ketika harga kendaraan berada pada level tinggi tetapi biaya pinjaman membuat konsumen menunda pembelian, perusahaan harus mencari keseimbangan yang jauh lebih rumit daripada sekadar menawarkan lebih banyak mobil. CarMax kini mencoba memenangkan kembali konsumen melalui harga, pilihan kendaraan, pengalaman digital dan pembiayaan, sembari memangkas biaya internal secara agresif. Tiga gelombang pemutusan hubungan kerja dalam satu tahun memperlihatkan betapa besar perubahan yang sedang berlangsung. Pertanyaan berikutnya bukan hanya apakah pasar mobil bekas akan pulih, tetapi apakah CarMax dapat menggunakan periode tekanan ini untuk membangun struktur bisnis yang lebih efisien ketika permintaan kembali menguat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Global News) Pasar mobil bekas Amerika Serikat sedang memasuki fase ketika harga tinggi tidak lagi otomatis berarti penjualan tinggi. Di tengah biaya pembiayaan yang meningkat dan anggaran konsumen yang semakin ketat, CarMax kembali memangkas jumlah pekerjanya. Peritel mobil bekas terbesar di Amerika Serikat itu menghapus 145 posisi karyawan korporat, sekitar 4% dari tenaga kerja kantornya, dalam pemangkasan ketiga hanya dalam waktu 12 bulan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menekan biaya dan membangun kembali pertumbuhan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":215331,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[120],"tags":[12982],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220200"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=220200"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220200\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":220201,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220200\/revisions\/220201"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/215331"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=220200"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=220200"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=220200"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}