{"id":220069,"date":"2026-09-15T09:50:28","date_gmt":"2026-09-15T02:50:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=220069"},"modified":"2026-09-15T09:50:28","modified_gmt":"2026-09-15T02:50:28","slug":"pemerintah-inggris-pilih-turun-tangan-untuk-selamatkan-industri-strategis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2026\/09\/15\/pemerintah-inggris-pilih-turun-tangan-untuk-selamatkan-industri-strategis\/","title":{"rendered":"Pemerintah Inggris Pilih Turun Tangan untuk Selamatkan Industri Strategis"},"content":{"rendered":"<p dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\" data-section-id=\"n71ffm\" data-start=\"343\" data-end=\"413\">(Business Lounge Journal &#8211; News and Insight)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Inggris memutuskan untuk mengambil alih Speciality Steel UK (SSUK), perusahaan baja yang mempekerjakan lebih dari 1.300 orang. Keputusan ini diambil setelah perusahaan tersebut mengalami masalah keuangan dan rencana pengambilalihan oleh perusahaan baja asal Norwegia, Blastr Green Steel, tidak berhasil mencapai kesepakatan yang diharapkan pemerintah. SSUK memiliki empat fasilitas produksi di Rotherham, Stocksbridge, Brinsworth dan Wednesbury. Perusahaan ini bukan hanya memproduksi baja untuk kebutuhan umum, tetapi juga memasok baja untuk industri otomotif, aerospace dan pertahanan. Karena itu, pemerintah Inggris menilai perusahaan ini terlalu penting untuk dibiarkan berhenti beroperasi. Jika SSUK tutup, dampaknya bukan hanya kehilangan lebih dari 1.300 pekerjaan, tetapi juga bisa mengganggu kemampuan Inggris untuk memproduksi kebutuhan baja penting di dalam negeri.<\/p>\n<h3 dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\" data-section-id=\"no233a\" data-start=\"1574\" data-end=\"1644\"><span role=\"text\"><strong data-start=\"1578\" data-end=\"1644\">Pasar Swasta Tidak Mampu Mengambil Risiko, Negara Masuk<\/strong><\/span><\/h3>\n<p dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1646\" data-end=\"2981\">Menariknya, pemerintah Inggris sebenarnya tidak langsung memilih nasionalisasi. Pemerintah sebelumnya memberikan kesempatan kepada sektor swasta untuk mengambil alih SSUK, tetapi akhirnya menilai proposal Blastr Green Steel belum memberikan stabilitas, kepastian dan value for money yang dibutuhkan. Menteri Bisnis Inggris Jonathan Reynolds menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ikut campur dalam perusahaan swasta tanpa alasan, tetapi juga tidak ingin masa depan lebih dari 1.300 pekerja ditentukan begitu saja karena tidak ada pembeli yang dianggap cukup kuat. Pemerintah juga mengatakan bahwa keputusan tersebut bukan didasarkan pada ideologi, melainkan pada risiko bisnis yang terlalu besar setelah bertahun-tahun kurangnya aktivitas produksi dan investasi. Bahkan, pemerintah telah menanggung biaya operasional dan gaji pekerja selama perusahaan berada dalam proses insolvensi. Namun keputusan ini langsung memunculkan pertanyaan dari sisi pasar bebas: jika perusahaan yang gagal akhirnya diselamatkan negara, sejauh mana pemerintah seharusnya menjadi \u201cpemilik terakhir\u201d bagi industri strategis? Di sisi lain, Blastr Green Steel menyatakan kecewa karena mereka mengklaim telah memiliki proposal yang sepenuhnya dibiayai investor swasta dan siap menyelesaikan akuisisi dalam waktu 12 minggu.<\/p>\n<h3 dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\" data-section-id=\"12vnmab\" data-start=\"2983\" data-end=\"3069\"><span role=\"text\"><strong data-start=\"2987\" data-end=\"3069\">Bukan Sekadar Menyelamatkan Baja, tetapi Menentukan Peran Negara dalam Ekonomi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p dir=\"auto\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3071\" data-end=\"4301\">Kasus SSUK menunjukkan bahwa batas antara free market dan industrial policy semakin menarik untuk dibahas. Dalam kondisi normal, perusahaan yang tidak lagi mampu bertahan seharusnya memberi ruang bagi investor baru atau membiarkan mekanisme pasar menentukan siapa yang mengambil alih. Namun ketika perusahaan tersebut berkaitan dengan pertahanan, aerospace, manufaktur dan rantai pasok nasional, pemerintah memiliki alasan untuk melihatnya sebagai aset strategis. Inggris sendiri sedang memperkuat kebijakan industrinya, termasuk investasi miliaran pound untuk sektor baja. Karena itu, pengambilalihan SSUK dapat dibaca sebagai bagian dari perubahan cara pemerintah memandang industri strategis: bukan berarti semua perusahaan harus dimiliki negara, tetapi pemerintah semakin siap turun tangan ketika kegagalan sebuah perusahaan dapat berdampak lebih luas terhadap keamanan ekonomi dan kapasitas produksi nasional. Pertanyaannya kemudian bukan lagi \u201cApakah pemerintah seharusnya memiliki perusahaan?\u201d, tetapi \u201cIndustri apa yang terlalu strategis untuk sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme pasar?\u201d Dan bagi Inggris, industri baja tampaknya mulai masuk ke dalam kategori tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; News and Insight) Pemerintah Inggris memutuskan untuk mengambil alih Speciality Steel UK (SSUK), perusahaan baja yang mempekerjakan lebih dari 1.300 orang. Keputusan ini diambil setelah perusahaan tersebut mengalami masalah keuangan dan rencana pengambilalihan oleh perusahaan baja asal Norwegia, Blastr Green Steel, tidak berhasil mencapai kesepakatan yang diharapkan pemerintah. SSUK memiliki empat fasilitas produksi di Rotherham, Stocksbridge, Brinsworth dan Wednesbury. Perusahaan ini bukan hanya memproduksi baja untuk kebutuhan umum, tetapi juga memasok baja untuk industri otomotif, aerospace [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":217406,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[13762],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220069"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=220069"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":220070,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220069\/revisions\/220070"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/217406"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=220069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=220069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=220069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}