{"id":219808,"date":"2026-09-02T20:24:33","date_gmt":"2026-09-02T13:24:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=219808"},"modified":"2026-09-02T20:25:04","modified_gmt":"2026-09-02T13:25:04","slug":"pulau-pulau-skotlandia-yang-membuat-anda-ingin-segera-berangkat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2026\/09\/02\/pulau-pulau-skotlandia-yang-membuat-anda-ingin-segera-berangkat\/","title":{"rendered":"Pulau-Pulau Skotlandia yang Membuat Anda Ingin Segera Berangkat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Travel) Bayangkan sebuah perjalanan ke tempat di mana jalan raya terasa sepi, laut terbentang luas, pegunungan berdiri kokoh, dan desa-desa kecil masih mempertahankan suasana yang sederhana. Itulah pengalaman yang menunggu di kepulauan Skotlandia. Jauh dari keramaian kota, pulau-pulau ini menawarkan pemandangan alam, sejarah panjang, serta suasana yang membuat perjalanan terasa lebih tenang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perjalanan bisa dimulai dari Oban, kota kecil di pesisir barat Skotlandia yang menjadi salah satu pintu menuju berbagai pulau. Pelabuhannya selalu menjadi tempat yang menarik untuk melihat kapal feri datang dan pergi. Dari sinilah petualangan menuju Mull, Iona, dan Staffa dimulai, membawa wisatawan semakin jauh dari daratan dan semakin dekat dengan alam Skotlandia yang masih terasa liar.Pulau Mull menyambut perjalanan dengan pemandangan yang luas dan penduduk yang tidak banyak. Sepanjang perjalanan, Anda akan melewati kawasan yang terasa jauh dari kehidupan kota. Perbukitan, laut, jalan yang lengang, dan pemandangan yang masih alami membuat perjalanan menuju pulau berikutnya terasa seperti bagian penting dari liburan, bukan sekadar perjalanan menuju tujuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah Mull, Iona menawarkan suasana yang benar-benar berbeda. Pulau kecil ini hanya memiliki sekitar 150 penduduk dan hampir tidak memiliki kendaraan, tetapi sejarahnya sangat besar. Iona dikenal sebagai tempat penting dalam perkembangan Kekristenan di Skotlandia setelah Santo Columba datang pada tahun 563 dan mendirikan komunitas keagamaan yang kemudian berkembang menjadi pusat Kekristenan Celtic.Berjalan di Iona tidak perlu dilakukan dengan terburu-buru. Anda bisa menikmati bangunan bersejarah, melihat laut, berjalan melewati jalan kecil, atau sekadar duduk menikmati suasana yang sangat tenang. Setelah berhari-hari mengunjungi tempat wisata yang ramai, pulau seperti Iona memberikan kesempatan untuk berhenti sejenak dan menikmati perjalanan dengan cara yang lebih sederhana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari Iona, perjalanan dilanjutkan menuju Staffa yang terkenal dengan formasi batu vulkaniknya. Pulau ini tidak berpenghuni, tetapi justru itulah yang membuatnya menarik. Laut yang mengelilingi pulau, tebing batu yang menjulang, serta Gua Fingal menciptakan pemandangan yang sulit ditemukan di tempat lain.Jika datang pada waktu yang tepat, perjalanan ke Staffa juga dapat menjadi kesempatan untuk melihat puffin Atlantik. Burung-burung tersebut menjadi salah satu daya tarik alami pulau ini. Anda dapat berjalan mendekati kawasan tebing dan mengamati kehidupan burung sambil menikmati suasana laut yang terbuka di sekeliling Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah menikmati ketenangan pulau-pulau di barat, perjalanan menuju Isle of Skye menghadirkan suasana yang lebih dramatis. Skye terkenal karena pegunungan terjal, garis pantai yang panjang, teluk, tebing, dan jalan-jalan kecil yang melewati lanskap terbuka. Pulau ini memang populer, tetapi masih banyak tempat yang membuat Anda bisa merasa jauh dari keramaian.Salah satu cara terbaik menikmati Skye adalah dengan berkendara dan tidak terlalu terpaku pada jadwal. Ketika melihat pemandangan yang menarik, berhentilah dan keluar dari mobil. Jembatan Sligachan misalnya, menawarkan pemandangan pegunungan Cuillin yang sangat khas. Di tempat seperti ini, perjalanan terasa menyenangkan justru karena Anda memiliki kebebasan untuk berhenti kapan saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Skye juga memiliki banyak tempat yang cocok untuk berjalan kaki. Kawasan Quiraing di Semenanjung Trotternish menjadi salah satu yang paling menarik karena menawarkan tebing dan formasi batuan yang dramatis. Dari jalur pendakian, pemandangan Pulau Skye dan daratan utama terlihat luas, membuat perjalanan sedikit melelahkan terasa sepadan dengan apa yang Anda lihat di sepanjang jalan.Tidak hanya alam, Skye juga menyimpan sejarah yang panjang. Dun Beag merupakan salah satu peninggalan Zaman Besi yang masih dapat dikunjungi. Benteng batu ini diperkirakan telah dibangun sekitar 2.000 tahun lalu. Berjalan di antara reruntuhannya membuat kita membayangkan kehidupan masyarakat yang pernah tinggal di pulau ini jauh sebelum munculnya kota-kota modern.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menikmati Skye dengan lebih nyaman, Portree bisa menjadi tempat persinggahan. Kota kecil ini merupakan pusat pariwisata pulau dengan jalan-jalan sederhana, restoran, toko, hotel, dan pelabuhan yang cantik. Setelah seharian menjelajahi alam, duduk menikmati makanan di kawasan kota sambil melihat suasana pelabuhan menjadi cara yang menyenangkan untuk mengakhiri hari.Perjalanan kemudian membawa Anda semakin jauh ke utara menuju Kepulauan Orkney. Dibutuhkan waktu dan perjalanan yang cukup panjang untuk mencapainya, tetapi Orkney menawarkan sesuatu yang berbeda. Kepulauan yang terdiri dari sekitar 70 pulau ini memiliki lanskap yang terbuka, berangin, dan terasa sangat jauh dari hiruk-pikuk kehidupan kota.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Stromness menjadi salah satu tempat pertama yang bisa dijelajahi setelah tiba di Orkney. Kota pelabuhan kecil ini memiliki suasana yang sederhana dan tenang. Jalan-jalannya tidak ramai, bangunannya sederhana, sementara kapal-kapal bergerak perlahan di pelabuhan. Di tempat seperti ini, Anda bisa merasakan kehidupan pulau yang berjalan dengan ritme berbeda.Kirkwall menjadi pusat kehidupan di Orkney dan memiliki salah satu bangunan paling terkenal di kepulauan tersebut, yaitu Katedral St. Magnus. Gereja yang dibangun pada abad ke-12 ini menjadi pengingat kuat bahwa Orkney memiliki hubungan sejarah yang panjang dengan Norwegia dan bangsa Viking. Pengaruh Skandinavia masih terasa dalam budaya, nama tempat, serta cerita rakyat setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, daya tarik Orkney tidak berhenti pada sejarah abad pertengahan. Pulau ini menyimpan peninggalan manusia yang jauh lebih tua. Stones of Stenness merupakan salah satu situs prasejarah yang mengingatkan bahwa manusia telah membangun komunitas di wilayah ini sekitar 5.000 tahun lalu. Melihat batu-batu besar tersebut membuat perjalanan terasa seperti berjalan melewati halaman sejarah manusia.Skara Brae menjadi pengalaman yang bahkan lebih menarik. Situs prasejarah ini memperlihatkan sisa kehidupan masyarakat Neolitikum yang tinggal di rumah-rumah batu. Beberapa bagian bangunan berada di bawah tanah untuk melindungi penghuninya dari cuaca. Berada di sana membuat Anda dapat membayangkan bagaimana kehidupan manusia berlangsung ribuan tahun sebelum teknologi modern mengubah dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Orkney juga memiliki Maeshowe, sebuah makam kuno dengan ruang batu yang mengesankan. Tempat ini menunjukkan kemampuan masyarakat masa lalu dalam membangun struktur yang rumit tanpa teknologi seperti yang kita gunakan sekarang. Ada sesuatu yang membuat kunjungan ke tempat seperti ini terasa istimewa, karena kita tidak hanya melihat bangunan tua, tetapi juga melihat bukti kecerdasan manusia dari ribuan tahun lalu.Bagi pencinta sejarah, perjalanan di Orkney masih bisa dilanjutkan ke Scapa Flow dan Churchill Barriers. Kawasan ini menyimpan kisah penting dari Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Jalan penghubung yang dibangun sebagai bagian dari pertahanan kini menjadi bagian dari perjalanan wisata, sehingga Anda dapat menikmati pemandangan pulau sekaligus memahami cerita yang pernah terjadi di tempat tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu tempat yang paling menyentuh adalah Italian Chapel, sebuah kapel kecil yang dibangun oleh tawanan perang Italia selama Perang Dunia II. Dengan bahan-bahan sederhana yang tersedia, mereka menciptakan tempat ibadah yang indah. Kapel ini menjadi contoh bagaimana manusia tetap bisa menciptakan sesuatu yang penuh harapan bahkan dalam situasi yang sangat sulit.Kepulauan Skotlandia memang bukan destinasi yang harus dikunjungi dengan terburu-buru. Daya tariknya justru terletak pada perjalanan itu sendiri, mulai dari menunggu feri, melewati jalan yang sepi, berhenti di pinggir jalan, berjalan di tepi tebing, hingga menikmati makanan sederhana di kota kecil. Anda tidak harus melakukan semuanya dalam satu perjalanan. Bahkan, semakin pelan Anda menjalaninya, semakin banyak hal yang bisa dirasakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Iona cocok bagi Anda yang mencari ketenangan. Staffa cocok untuk melihat alam yang unik. Skye adalah pilihan bagi mereka yang ingin menikmati pegunungan, tebing, dan perjalanan darat yang menakjubkan. Sementara Orkney menawarkan kombinasi sejarah, alam, dan peninggalan manusia yang membuat perjalanan terasa seperti menjelajah waktu.Jadi, jika suatu hari Anda merencanakan perjalanan ke Skotlandia, jangan hanya berhenti di kota-kota besarnya. Sisihkan waktu untuk menyeberang menuju pulau-pulaunya. Biarkan feri membawa Anda menjauh dari keramaian, lalu nikmati jalan kecil, laut yang luas, pegunungan, desa-desa sederhana, dan sejarah yang masih hidup di sekeliling Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mungkin setelah pulang nanti, yang paling Anda ingat bukanlah tempat wisata yang paling terkenal. Bisa jadi justru jalan yang sepi, angin laut yang dingin, suara burung, pemandangan dari balik kaca mobil, atau sebuah desa kecil yang Anda temukan secara tidak sengaja. Itulah pesona Kepulauan Skotlandia, tempat yang tidak hanya mengajak Anda datang, tetapi juga membuat Anda ingin kembali.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Travel) Bayangkan sebuah perjalanan ke tempat di mana jalan raya terasa sepi, laut terbentang luas, pegunungan berdiri kokoh, dan desa-desa kecil masih mempertahankan suasana yang sederhana. Itulah pengalaman yang menunggu di kepulauan Skotlandia. Jauh dari keramaian kota, pulau-pulau ini menawarkan pemandangan alam, sejarah panjang, serta suasana yang membuat perjalanan terasa lebih tenang. Perjalanan bisa dimulai dari Oban, kota kecil di pesisir barat Skotlandia yang menjadi salah satu pintu menuju berbagai pulau. Pelabuhannya selalu menjadi tempat yang menarik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":219809,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[2725,1057],"tags":[13708],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/219808"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=219808"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/219808\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":219810,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/219808\/revisions\/219810"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/219809"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=219808"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=219808"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=219808"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}