{"id":219646,"date":"2026-08-28T07:09:12","date_gmt":"2026-08-28T00:09:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=219646"},"modified":"2026-08-28T12:17:38","modified_gmt":"2026-08-28T05:17:38","slug":"boliden-mengambil-nexa-akuisisi-nexa-resources","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2026\/08\/28\/boliden-mengambil-nexa-akuisisi-nexa-resources\/","title":{"rendered":"Boliden Mengambil Nexa  Akuisisi Nexa Resources"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"72\" data-end=\"253\">(Business Lounge &#8211; Global News) Boliden mengambil langkah besar untuk memperkuat bisnis logam dasar dengan membeli sekitar 65% saham Nexa Resources dari Votorantim dengan nilai transaksi sekitar US$1,31 miliar. Nexa merupakan salah satu produsen seng besar dunia dengan operasi utama di Brasil dan Peru, sekaligus menghasilkan perak, tembaga, timbal, dan emas. Transaksi tersebut akan mengubah skala bisnis Boliden secara signifikan dan memperbesar eksposurnya terhadap komoditas yang dibutuhkan industri global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"775\" data-end=\"1272\">Transaksi ini bukan sekadar pembelian aset pertambangan. Boliden pada dasarnya sedang membeli posisi yang lebih kuat dalam rantai pasok logam strategis. Nexa menyumbang sekitar 4% produksi seng dunia, sehingga masuknya perusahaan tersebut ke dalam kelompok Boliden akan membuat perusahaan Swedia itu semakin penting dalam pasar logam dasar. Selain meningkatkan produksi seng, akuisisi tersebut juga akan meningkatkan produksi perak Boliden secara substansial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1274\" data-end=\"1309\"><strong data-start=\"1274\" data-end=\"1309\">Boliden Memperluas Skala Bisnis<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1311\" data-end=\"1789\">Kesepakatan tersebut memberikan Boliden akses terhadap aset pertambangan yang tersebar di Amerika Selatan. Nexa memiliki operasi di Brasil dan Peru, sehingga Boliden tidak hanya memperoleh kapasitas produksi tambahan tetapi juga diversifikasi geografis. Bagi perusahaan pertambangan, diversifikasi semacam ini penting karena kinerja tambang sangat dipengaruhi oleh kualitas cadangan, biaya produksi, kondisi infrastruktur, regulasi, dan harga komoditas di masing-masing wilayah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1791\" data-end=\"2257\">Nilai Nexa dalam transaksi tersebut sekitar US$2,03 miliar secara keseluruhan. Votorantim tidak hanya menerima pembayaran dalam bentuk uang, tetapi juga memperoleh sekitar 21,4 juta saham baru Boliden yang setara dengan sekitar 7% kepemilikan di perusahaan Swedia tersebut. Votorantim juga akan mendapatkan posisi di dewan. Struktur transaksi ini membuat hubungan antara kedua perusahaan tetap berlanjut setelah pengambilalihan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2259\" data-end=\"2290\"><strong data-start=\"2259\" data-end=\"2290\">Seng Menjadi Aset Strategis<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2292\" data-end=\"2692\">Seng merupakan salah satu alasan utama mengapa Nexa menarik bagi Boliden. Logam tersebut memiliki peranan penting dalam industri karena digunakan terutama untuk melindungi baja dari korosi melalui proses galvanisasi. Ketika kebutuhan infrastruktur, konstruksi, kendaraan, dan berbagai produk industri meningkat, permintaan terhadap baja yang lebih tahan lama juga menciptakan kebutuhan terhadap seng.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2694\" data-end=\"3209\">Dengan membeli Nexa, Boliden memperoleh tambahan kapasitas yang jauh lebih besar dalam komoditas tersebut. Langkah ini juga memperkuat posisi perusahaan dalam industri logam dasar pada saat kebutuhan mineral semakin berkaitan dengan investasi infrastruktur, elektrifikasi, manufaktur, dan pembangunan kapasitas industri. Boliden tidak lagi hanya mengandalkan portofolio pertambangan yang telah dimilikinya, tetapi menambah sumber produksi melalui perusahaan yang sudah mempunyai operasi dan basis pelanggan sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3211\" data-end=\"3247\"><strong data-start=\"3211\" data-end=\"3247\">Perak Menjadi Bonus yang Menarik<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3249\" data-end=\"3586\">Selain seng, perak menjadi komponen penting dalam transaksi ini. Nexa menghasilkan perak sebagai salah satu produk utamanya, sehingga akuisisi tersebut akan meningkatkan produksi perak Boliden secara berarti. Hal ini memberikan dimensi baru terhadap portofolio perusahaan karena perak memiliki karakteristik pasar yang berbeda dari seng.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3588\" data-end=\"3958\">Perak digunakan dalam berbagai aplikasi industri dan juga memiliki karakter sebagai logam yang diperdagangkan di pasar investasi. Dengan demikian, Boliden memperoleh diversifikasi tambahan melalui komoditas yang memiliki sumber permintaan berbeda. Semakin beragam produk yang dihasilkan perusahaan pertambangan, semakin kecil ketergantungannya terhadap satu jenis logam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3960\" data-end=\"4001\"><strong data-start=\"3960\" data-end=\"4001\">Amerika Selatan Menjadi Panggung Baru<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4003\" data-end=\"4325\">Masuk lebih dalam ke Amerika Selatan juga mempunyai arti strategis. Brasil dan Peru merupakan negara penting dalam industri pertambangan dunia dan memiliki cadangan berbagai jenis mineral. Bagi Boliden, keberadaan Nexa memberikan akses terhadap basis operasi yang sebelumnya tidak dimiliki perusahaan dalam skala tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4327\" data-end=\"4746\">Namun, ekspansi geografis juga membawa risiko. Operasi pertambangan membutuhkan stabilitas regulasi, hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar, infrastruktur yang memadai, serta pengelolaan lingkungan yang ketat. Karena itu, keberhasilan akuisisi tidak hanya ditentukan oleh harga pembelian, tetapi juga oleh kemampuan Boliden mengintegrasikan aset Nexa dan mempertahankan produktivitas tambang dalam jangka panjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4748\" data-end=\"4797\"><strong data-start=\"4748\" data-end=\"4797\">Votorantim Tetap Mendapatkan Posisi Strategis<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4799\" data-end=\"5164\">Struktur pembayaran menunjukkan bahwa Votorantim tidak sepenuhnya keluar dari hubungan ekonominya dengan Nexa. Dengan menerima saham Boliden sekitar 7%, Votorantim akan menjadi pemegang saham yang cukup berarti di perusahaan hasil kombinasi tersebut. Posisi ini membuat Votorantim tetap memiliki kepentingan terhadap keberhasilan strategi Boliden setelah transaksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"5166\" data-end=\"5610\">Dari sudut pandang Boliden, penerbitan saham baru juga membuat sebagian transaksi dibiayai melalui ekuitas. Perusahaan tidak sepenuhnya mengandalkan utang untuk membiayai akuisisi. Informasi perusahaan menunjukkan rasio utang bersih terhadap ekuitas Boliden berada pada 24% per akhir Juni 2026, sementara jika transaksi dianggap telah selesai pada tanggal tersebut, rasio gabungan diperkirakan sekitar 33%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"5612\" data-end=\"5657\"><strong data-start=\"5612\" data-end=\"5657\">Ukuran Boliden dan Nexa Berubah Sekaligus<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"5659\" data-end=\"6074\">Dampak akuisisi terlihat jelas jika ukuran kedua perusahaan digabungkan. Dalam periode 12 bulan hingga 30 Juni 2026, Boliden dan Nexa secara gabungan menghasilkan pendapatan sekitar SEK136 miliar dan EBITDA sekitar SEK38 miliar. Angka tersebut menunjukkan bahwa transaksi bukan tambahan kecil terhadap portofolio Boliden, melainkan perubahan material terhadap skala perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"6076\" data-end=\"6474\">Inilah salah satu alasan transaksi tersebut menarik perhatian pasar. Boliden sedang melakukan transformasi dari perusahaan pertambangan dan peleburan dengan skala besar menjadi pemain yang lebih kuat dalam pasar seng dan logam dasar secara global. Jika integrasi berjalan baik, skala yang lebih besar dapat memberikan manfaat dalam pengadaan, teknologi, pemasaran, pembiayaan, dan pengelolaan aset.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"6476\" data-end=\"6524\"><strong data-start=\"6476\" data-end=\"6524\">Harga Akuisisi Menunjukkan Keyakinan Boliden<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"6526\" data-end=\"6821\">Kesepakatan tersebut memberikan nilai sekitar US$15,29 per saham Nexa, atau sekitar 27% lebih tinggi dibandingkan harga pasar Nexa sebelum pengumuman. Premi tersebut menunjukkan bahwa Boliden bersedia membayar lebih untuk mendapatkan kendali atas aset Nexa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"6823\" data-end=\"7244\">Premi akuisisi tentu harus dibayar kembali melalui kinerja aset yang dibeli. Boliden membutuhkan produksi yang stabil, biaya operasi yang terkendali, serta harga seng dan logam lainnya yang cukup mendukung agar nilai ekonomi transaksi dapat terealisasi. Karena itu, pasar kemungkinan akan menilai transaksi ini bukan hanya dari harga pembelian, tetapi dari kemampuan manajemen menciptakan sinergi setelah pengambilalihan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"7246\" data-end=\"7274\"><strong data-start=\"7246\" data-end=\"7274\">Bukan Hanya Tentang Seng<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"7276\" data-end=\"7564\">Salah satu kekuatan Nexa adalah keragaman mineral yang dihasilkannya. Selain seng dan perak, perusahaan juga memproduksi tembaga, timbal, dan emas. Portofolio tersebut memberikan Boliden akses terhadap beberapa komoditas sekaligus dan mengurangi ketergantungan terhadap satu siklus harga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"7566\" data-end=\"7882\">Dalam industri pertambangan, diversifikasi seperti ini mempunyai nilai strategis karena harga komoditas tidak selalu bergerak bersamaan. Ketika harga satu logam melemah, logam lain dapat memberikan kontribusi yang lebih baik. Dengan Nexa, Boliden mendapatkan portofolio yang lebih kompleks tetapi juga lebih beragam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"7884\" data-end=\"7927\"><strong data-start=\"7884\" data-end=\"7927\">Transaksi Masih Membutuhkan Persetujuan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"7929\" data-end=\"8312\">Akuisisi tersebut belum langsung mengubah Nexa menjadi bagian penuh dari Boliden. Transaksi masih membutuhkan persetujuan pemegang saham dan regulator, dengan penyelesaian diperkirakan pada kuartal pertama 2027. Setelah transaksi selesai, Boliden berencana melakukan penawaran tunai untuk saham Nexa yang masih dimiliki pemegang saham minoritas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"8314\" data-end=\"8666\">Tahapan ini penting karena Nexa merupakan perusahaan terbuka di Bursa New York. Dengan kepemilikan mayoritas, Boliden akan memperoleh kendali, tetapi proses menuju penguasaan penuh membutuhkan langkah tambahan. Struktur tersebut juga berarti investor minoritas Nexa masih mempunyai kesempatan untuk menjual saham mereka setelah transaksi utama selesai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"8668\" data-end=\"8706\"><strong data-start=\"8668\" data-end=\"8706\">Boliden Sedang Membeli Pertumbuhan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"8708\" data-end=\"9100\">Jika dilihat lebih jauh, strategi Boliden menunjukkan kecenderungan perusahaan pertambangan besar untuk mencari pertumbuhan melalui akuisisi. Membangun tambang baru membutuhkan waktu panjang, investasi besar, perizinan, eksplorasi, pembangunan infrastruktur, dan risiko teknis. Membeli perusahaan yang sudah memiliki tambang memberikan akses lebih cepat terhadap produksi yang telah berjalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"9102\" data-end=\"9411\">Namun, akuisisi juga memindahkan risiko tersebut ke neraca perusahaan pembeli. Boliden sekarang harus memastikan bahwa aset Nexa mampu memberikan produksi dan arus kas yang sesuai dengan nilai yang dibayarkan. Kesuksesan transaksi karena itu akan ditentukan jauh setelah berita akuisisi menghilang dari pasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"9413\" data-end=\"9467\"><strong data-start=\"9413\" data-end=\"9467\">Permintaan Logam Menjadi Pertaruhan Jangka Panjang<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"9469\" data-end=\"9871\">Boliden pada dasarnya sedang mengambil posisi terhadap kebutuhan logam dunia dalam jangka panjang. Seng, tembaga, perak, dan berbagai logam dasar lainnya dibutuhkan dalam berbagai aktivitas industri. Pertumbuhan infrastruktur, elektrifikasi, manufaktur, dan pembangunan ekonomi di berbagai negara menciptakan kebutuhan terhadap material fisik yang tidak dapat digantikan hanya dengan teknologi digital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"9873\" data-end=\"10297\">Tetapi pertumbuhan permintaan tidak selalu berarti harga komoditas akan terus meningkat. Harga logam tetap dipengaruhi siklus ekonomi, kapasitas produksi global, investasi pertambangan, persediaan, kebijakan perdagangan, dan kondisi ekonomi China serta negara-negara industri lainnya. Karena itu, Boliden membeli aset dengan harapan bahwa keunggulan sumber daya Nexa dapat memberikan nilai melalui beberapa siklus komoditas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"10299\" data-end=\"10349\"><strong data-start=\"10299\" data-end=\"10349\">Boliden Menjadi Lebih Besar dan Lebih Kompleks<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"10351\" data-end=\"10625\">Akuisisi Nexa akan membuat Boliden menjadi perusahaan yang lebih besar sekaligus lebih kompleks. Operasi di Amerika Selatan akan menambah tantangan manajemen, sementara integrasi budaya perusahaan, sistem operasional, rantai pasok, dan standar keselamatan membutuhkan waktu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"10627\" data-end=\"11001\">Skala baru tersebut dapat memberikan keuntungan yang tidak mudah dicapai melalui pertumbuhan organik. Boliden akan memiliki portofolio produksi yang lebih besar, geografis yang lebih luas, dan eksposur terhadap lebih banyak jenis logam. Jika manajemen mampu mengelola kompleksitas tersebut, akuisisi dapat menjadi fondasi bagi fase pertumbuhan baru perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"11003\" data-end=\"11466\">Pembelian Nexa oleh Boliden bukan sekadar transaksi US$1,3 miliar. Ini adalah taruhan terhadap masa depan logam dasar dan terhadap kemampuan perusahaan Swedia tersebut mengubah skala menjadi keunggulan. Dengan mengambil alih sekitar 65% Nexa, Boliden mendapatkan posisi besar dalam seng, memperkuat produksi perak, memperoleh aset di Brasil dan Peru, serta menambah eksposur terhadap tembaga, timbal, dan emas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"11468\" data-end=\"11993\">Perusahaan tidak hanya menjadi lebih besar, tetapi juga lebih beragam secara geografis dan komoditas. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa premi yang dibayarkan untuk Nexa dapat diterjemahkan menjadi produksi, arus kas, dan nilai pemegang saham. Di situlah akuisisi ini akan diuji: bukan pada besarnya transaksi, tetapi pada kemampuan Boliden membuat aset Nexa bekerja lebih baik sebagai bagian dari kelompok yang lebih besar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Global News) Boliden mengambil langkah besar untuk memperkuat bisnis logam dasar dengan membeli sekitar 65% saham Nexa Resources dari Votorantim dengan nilai transaksi sekitar US$1,31 miliar. Nexa merupakan salah satu produsen seng besar dunia dengan operasi utama di Brasil dan Peru, sekaligus menghasilkan perak, tembaga, timbal, dan emas. Transaksi tersebut akan mengubah skala bisnis Boliden secara signifikan dan memperbesar eksposurnya terhadap komoditas yang dibutuhkan industri global. Transaksi ini bukan sekadar pembelian aset pertambangan. Boliden pada dasarnya sedang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":219647,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[120],"tags":[13662],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/219646"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=219646"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/219646\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":219648,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/219646\/revisions\/219648"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/219647"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=219646"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=219646"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=219646"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}