{"id":219373,"date":"2026-08-13T14:58:07","date_gmt":"2026-08-13T07:58:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=219373"},"modified":"2026-08-15T15:29:29","modified_gmt":"2026-08-15T08:29:29","slug":"empat-pameran-berlangsung-indonesia-dorong-furnitur-tembus-pasar-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2026\/08\/13\/empat-pameran-berlangsung-indonesia-dorong-furnitur-tembus-pasar-global\/","title":{"rendered":"Empat Pameran Berlangsung &#8211; Indonesia Dorong Furnitur Tembus Pasar Global"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge Journal &#8211; Advertorial)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Industri furnitur Indonesia tengah memasuki fase penting. Di tengah perubahan gaya hidup, pertumbuhan hunian urban, serta peluang pasar global yang semakin terbuka, industri ini tidak lagi cukup hanya mengandalkan kemampuan produksi. Tantangan berikutnya adalah bagaimana menghubungkan material, teknologi manufaktur, desain, hingga pasar dalam satu ekosistem yang lebih kuat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peluang tersebut sebenarnya sangat besar. Industri mebel Indonesia memiliki posisi penting dalam sektor kerajinan berorientasi ekspor. Pada 2025, ekspor mebel menyumbang sekitar 12,2 persen dari subsektor kerajinan. Namun, di tengah nilai pasar furnitur dunia yang mencapai ratusan miliar dolar AS setiap tahunnya, pangsa Indonesia masih kurang dari satu persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi ini memperlihatkan adanya ruang pertumbuhan yang masih sangat luas. Indonesia tidak hanya perlu menghasilkan lebih banyak produk, tetapi juga meningkatkan nilai tambah melalui desain, inovasi, efisiensi produksi, standardisasi, dan kemampuan menjangkau pembeli internasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu langkah yang mulai mendapat perhatian adalah membangun koneksi yang lebih erat antara berbagai mata rantai industri tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada September 2026, Jakarta akan menjadi titik temu bagi industri material, manufaktur, furnitur, dan interior melalui <strong>Indonesia Materials, Manufacturing &amp; Furniture Connect<\/strong>. Empat pameran industri akan berlangsung secara bersamaan pada 23\u201327 September di NICE PIK 2 dan JIExpo Kemayoran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konsep tersebut membawa pendekatan yang berbeda terhadap pameran industri. Alih-alih melihat material, mesin produksi, furnitur, dan desain sebagai sektor yang berdiri sendiri, seluruhnya ditempatkan dalam satu ekosistem.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Targetnya pun cukup besar. Sekitar 800 exhibitor dan 15.000 pengunjung diproyeksikan hadir, dengan keterlibatan pelaku industri dari lebih dari 20 negara. Kehadiran pemain internasional ini membuka peluang bagi produsen Indonesia untuk tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga membangun jaringan bisnis, mencari mitra, dan memahami kebutuhan pasar global.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Desain Bertemu Industri<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perubahan kebutuhan konsumen juga ikut mengubah wajah industri furnitur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di kawasan perkotaan, semakin banyak masyarakat yang tinggal di hunian dengan luas terbatas. Rumah berukuran kecil dan apartemen menciptakan kebutuhan terhadap produk yang lebih fleksibel: mudah dipindahkan, mudah dirakit, hemat ruang, dan tetap memiliki nilai estetika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Furnitur modular dan multifungsi menjadi salah satu jawaban terhadap perubahan tersebut. Desain kini harus mampu menyelesaikan persoalan ruang sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik bagi penggunanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Jakarta, jumlah pasokan apartemen telah melampaui 230.000 unit dengan tingkat hunian mendekati 88 persen. Pertumbuhan ini memberikan ruang bagi berkembangnya berbagai solusi interior yang lebih praktis dan adaptif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peluang juga datang dari sektor hospitality. Dengan pemulihan pariwisata dan meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara, kebutuhan terhadap furnitur dan desain interior untuk hotel, vila, restoran, serta akomodasi jangka pendek ikut berkembang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam industri hospitality, furnitur bahkan menjadi bagian dari pengalaman pelanggan. Pemilihan material, bentuk, warna, kenyamanan, hingga tata ruang dapat menjadi bagian dari identitas sebuah properti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Artinya, hubungan antara desainer dan manufaktur menjadi semakin penting. Desain yang baik harus dapat diterjemahkan menjadi produk yang efisien untuk diproduksi, sementara kemampuan manufaktur juga perlu membuka ruang bagi kreativitas desainer.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Memperkuat Rantai Nilai<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui Indonesia Materials, Manufacturing &amp; Furniture Connect, sejumlah platform industri akan hadir secara beriringan, antara lain IFFINA+, interzum jakarta, International Hardware Fair Indonesia, serta IFMAC WOODMAC.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Integrasi ini memungkinkan pelaku industri melihat rantai nilai furnitur secara lebih lengkap. Produsen dapat bertemu pemasok material dan komponen, desainer dapat menemukan partner manufaktur, sementara buyer internasional dapat melihat lebih banyak pilihan dalam satu kunjungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kehadiran UMKM juga menjadi bagian penting dari ekosistem tersebut. Sekitar separuh peserta IFFINA+ berasal dari sektor UMKM, memberikan peluang bagi pelaku usaha yang lebih kecil untuk mendapatkan akses terhadap jaringan bisnis yang selama ini mungkin lebih sulit dijangkau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi industri Indonesia, konektivitas semacam ini menjadi penting karena persaingan global tidak lagi hanya ditentukan oleh harga. Kemampuan menghadirkan desain yang relevan, kualitas konsisten, produksi efisien, material yang tepat, serta memenuhi standar pasar internasional menjadi faktor yang semakin menentukan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Dari Pameran Menjadi Platform Bisnis<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ekosistem yang dibangun juga diarahkan untuk mempertemukan lebih banyak pihak di luar produsen dan buyer. Pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas kreatif, media, dan investor memiliki peran dalam membangun industri yang berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena itu, rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada display produk. Diskusi industri, business matching, dan forum terkurasi menjadi bagian dari upaya mempertemukan gagasan dengan peluang bisnis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi Indonesia, pendekatan ini dapat menjadi salah satu cara untuk mengubah posisi dari sekadar negara produsen menjadi pemain yang memiliki pengaruh lebih besar dalam rantai nilai furnitur global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Material lokal, kemampuan manufaktur, kreativitas desainer, dan kekuatan industri kreatif sebenarnya merupakan modal yang kuat. Tantangannya adalah menyatukan seluruh kekuatan tersebut agar mampu menghasilkan produk yang memiliki daya saing dan identitas di pasar internasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan Jakarta sebagai salah satu pusat perdagangan dan bisnis di kawasan, pertemuan industri pada September mendatang dapat menjadi momentum untuk memperkuat koneksi tersebut. Bukan hanya mempertemukan produk dengan pembeli, tetapi juga mempertemukan ide dengan teknologi, desain dengan manufaktur, serta pelaku lokal dengan jaringan global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika konektivitas ini terus diperkuat, industri furnitur Indonesia memiliki peluang untuk bergerak lebih jauh: dari basis produksi menuju industri yang semakin kuat dalam desain, inovasi, dan penciptaan nilai tambah untuk pasar global.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; Advertorial) Industri furnitur Indonesia tengah memasuki fase penting. Di tengah perubahan gaya hidup, pertumbuhan hunian urban, serta peluang pasar global yang semakin terbuka, industri ini tidak lagi cukup hanya mengandalkan kemampuan produksi. Tantangan berikutnya adalah bagaimana menghubungkan material, teknologi manufaktur, desain, hingga pasar dalam satu ekosistem yang lebih kuat. Peluang tersebut sebenarnya sangat besar. Industri mebel Indonesia memiliki posisi penting dalam sektor kerajinan berorientasi ekspor. Pada 2025, ekspor mebel menyumbang sekitar 12,2 persen dari subsektor kerajinan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":219374,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[5639],"tags":[13580,13581],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/219373"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=219373"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/219373\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":219375,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/219373\/revisions\/219375"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/219374"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=219373"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=219373"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=219373"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}