{"id":218200,"date":"2026-06-30T10:22:28","date_gmt":"2026-06-30T03:22:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=218200"},"modified":"2026-06-30T16:37:12","modified_gmt":"2026-06-30T09:37:12","slug":"hertz-tertekan-lesunya-pasar-mobil-bekas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2026\/06\/30\/hertz-tertekan-lesunya-pasar-mobil-bekas\/","title":{"rendered":"Hertz Tertekan Lesunya Pasar Mobil Bekas"},"content":{"rendered":"<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"44\">(Business Lounge &#8211; Global News) Perusahaan penyewaan mobil terbesar di Amerika, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Hertz Global Holdings<\/span><\/span>, memangkas prospek kinerja keuangannya setelah pasar mobil bekas menunjukkan pelemahan yang lebih besar daripada perkiraan. Perusahaan menyatakan laba yang disesuaikan pada kuartal kedua kemungkinan berada di batas bawah dari target sebelumnya karena permintaan kendaraan bekas tidak sekuat yang diharapkan. Menurut laporan <em data-start=\"456\" data-end=\"481\">The Wall Street Journal<\/em>, kondisi tersebut menjadi tantangan baru bagi Hertz yang masih berupaya memperbaiki profitabilitas setelah melakukan restrukturisasi armada dalam beberapa tahun terakhir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"654\" data-end=\"1080\">Dalam pemberitaannya, <em data-start=\"676\" data-end=\"685\">Reuters<\/em> menjelaskan bahwa pasar mobil bekas memiliki peran penting dalam model bisnis perusahaan penyewaan mobil. Setelah digunakan selama periode tertentu, kendaraan biasanya dijual kembali untuk menjaga usia armada tetap relatif muda sekaligus menghasilkan arus kas tambahan. Ketika harga atau permintaan mobil bekas melemah, perusahaan menghadapi risiko penurunan nilai aset yang dapat menekan laba.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1082\" data-end=\"1495\">Sorotan dari <em data-start=\"1095\" data-end=\"1106\">Bloomberg<\/em> menunjukkan bahwa pelemahan pasar mobil bekas dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan kendaraan dan perubahan perilaku konsumen. Setelah beberapa tahun mengalami kelangkaan pasokan akibat gangguan rantai pasok global, industri otomotif kini kembali memproduksi kendaraan dalam jumlah yang lebih besar. Bertambahnya pasokan mobil baru ikut mengurangi tekanan permintaan terhadap mobil bekas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1497\" data-end=\"1883\">Analisis <em data-start=\"1506\" data-end=\"1523\">Financial Times<\/em> mengungkapkan bahwa perusahaan penyewaan mobil sangat bergantung pada keseimbangan antara biaya pembelian armada dan nilai jual kendaraan setelah masa operasional berakhir. Ketika harga jual mobil bekas turun lebih cepat daripada perkiraan, keuntungan perusahaan ikut tergerus karena nilai residu kendaraan menjadi lebih rendah dibandingkan asumsi sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1885\" data-end=\"2281\">Menurut pemaparan <em data-start=\"1903\" data-end=\"1909\">CNBC<\/em>, Hertz telah melakukan berbagai langkah untuk memperkuat kondisi keuangannya, termasuk mengelola ukuran armada secara lebih disiplin dan meningkatkan efisiensi operasional. Namun dinamika pasar kendaraan bekas tetap menjadi faktor eksternal yang sulit dikendalikan karena dipengaruhi kondisi ekonomi, suku bunga, dan tingkat produksi industri otomotif secara keseluruhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2283\" data-end=\"2654\">Liputan <em data-start=\"2291\" data-end=\"2308\">Automotive News<\/em> menyebutkan bahwa meningkatnya ketersediaan kendaraan baru telah memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen. Akibatnya, sebagian pembeli yang sebelumnya beralih ke mobil bekas mulai kembali mempertimbangkan kendaraan baru. Perubahan pola permintaan tersebut memberi tekanan terhadap harga dan volume penjualan mobil bekas di berbagai pasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2656\" data-end=\"3111\">Pandangan yang dimuat <em data-start=\"2678\" data-end=\"2693\">The Economist<\/em> menunjukkan bahwa pasar mobil bekas mengalami perubahan signifikan setelah periode pandemi. Pada masa kelangkaan pasokan, harga kendaraan bekas sempat melonjak ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kini, ketika produksi kendaraan kembali meningkat dan rantai pasok membaik, harga bergerak menuju kondisi yang lebih normal, meskipun proses penyesuaiannya menimbulkan tantangan bagi sejumlah pelaku industri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3113\" data-end=\"3462\">Ulasan <em data-start=\"3120\" data-end=\"3128\">Forbes<\/em> menjelaskan bahwa perusahaan penyewaan mobil harus memiliki kemampuan mengelola siklus aset secara cermat. Waktu pembelian kendaraan, lama penggunaan armada, hingga momen penjualan kembali sangat memengaruhi profitabilitas. Kesalahan memperkirakan arah pasar mobil bekas dapat berdampak langsung terhadap laporan keuangan perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3464\" data-end=\"3798\">Menurut laporan <em data-start=\"3480\" data-end=\"3490\">Barron&#8217;s<\/em>, investor mencermati prospek yang lebih hati-hati dari Hertz sebagai indikator kondisi pasar otomotif secara lebih luas. Kinerja perusahaan penyewaan mobil sering dianggap mencerminkan perubahan permintaan kendaraan bekas karena mereka merupakan salah satu pemasok terbesar mobil bekas berkualitas ke pasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3800\" data-end=\"4170\">Pengamatan <em data-start=\"3811\" data-end=\"3829\">Business Insider<\/em> memperlihatkan bahwa tingginya suku bunga juga memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Biaya pembiayaan kendaraan yang lebih mahal membuat sebagian calon pembeli menunda transaksi, sehingga memperlambat perputaran pasar mobil bekas. Situasi tersebut ikut memberikan tekanan terhadap perusahaan yang bergantung pada penjualan armada bekas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4172\" data-end=\"4526\">Kajian <em data-start=\"4179\" data-end=\"4199\">McKinsey &amp; Company<\/em> menunjukkan bahwa pelaku industri otomotif harus semakin fleksibel dalam mengelola persediaan dan aset di tengah perubahan siklus pasar yang semakin cepat. Pemanfaatan analisis data, perencanaan armada, dan strategi penjualan yang lebih adaptif menjadi faktor penting untuk menjaga profitabilitas ketika kondisi pasar berubah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4528\" data-end=\"4907\">Pemberitaan <em data-start=\"4540\" data-end=\"4556\">Cox Automotive<\/em> menyoroti bahwa harga mobil bekas diperkirakan akan terus bergerak mengikuti keseimbangan baru antara produksi kendaraan baru dan permintaan konsumen. Walaupun volatilitas harga tidak lagi setinggi beberapa tahun lalu, pelaku industri masih harus menghadapi ketidakpastian terkait suku bunga dan kondisi ekonomi yang memengaruhi daya beli masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4909\" data-end=\"5430\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Laporan <em data-start=\"4917\" data-end=\"4942\">The Wall Street Journal<\/em> menegaskan bahwa proyeksi laba Hertz yang lebih rendah mencerminkan besarnya pengaruh pasar mobil bekas terhadap bisnis penyewaan kendaraan. Meskipun permintaan layanan penyewaan mobil masih relatif stabil, melemahnya nilai jual armada menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan. Ke depan, kemampuan Hertz mengelola siklus armada dan menyesuaikan strategi penjualan kendaraan bekas akan menjadi faktor penting dalam menjaga kinerja keuangan di tengah pasar otomotif yang terus berubah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Global News) Perusahaan penyewaan mobil terbesar di Amerika, Hertz Global Holdings, memangkas prospek kinerja keuangannya setelah pasar mobil bekas menunjukkan pelemahan yang lebih besar daripada perkiraan. Perusahaan menyatakan laba yang disesuaikan pada kuartal kedua kemungkinan berada di batas bawah dari target sebelumnya karena permintaan kendaraan bekas tidak sekuat yang diharapkan. Menurut laporan The Wall Street Journal, kondisi tersebut menjadi tantangan baru bagi Hertz yang masih berupaya memperbaiki profitabilitas setelah melakukan restrukturisasi armada dalam beberapa tahun terakhir. Dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":52687,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[120],"tags":[3725],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/218200"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=218200"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/218200\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":218201,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/218200\/revisions\/218201"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52687"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=218200"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=218200"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=218200"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}