{"id":217564,"date":"2026-06-11T15:21:59","date_gmt":"2026-06-11T08:21:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=217564"},"modified":"2026-06-11T15:21:59","modified_gmt":"2026-06-11T08:21:59","slug":"cava-buka-75-restoran-baru-di-tengah-krisis-industri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2026\/06\/11\/cava-buka-75-restoran-baru-di-tengah-krisis-industri\/","title":{"rendered":"Cava Buka 75 Restoran Baru di Tengah Krisis Industri"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Businesslounge Journal-News &amp; Insight) Setelah mencatat kinerja kuartalan terbaik sepanjang sejarah perusahaan, Cava, jaringan restoran cepat saji bergaya Mediterania, memperluas jangkauannya ke kawasan Midwest Amerika Serikat melalui program ekspansi terbesar yang pernah dilakukan perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perusahaan yang bermula dari satu restoran layanan penuh di Bethesda, Maryland, kini telah berkembang menjadi jaringan restoran fast-casual yang tercatat di bursa dengan lebih dari 450 lokasi di seluruh negeri. Dalam jangka panjang, Cava menargetkan memiliki 1.000 restoran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sepanjang tahun ini, Cava berencana membuka lebih dari 75 restoran baru. Sebagian besar pembukaan tersebut akan berfokus di wilayah Midwest. Pendiri sekaligus CEO Cava, Brett Schulman, mengatakan respons positif konsumen selama 2025 memberikan keyakinan bagi perusahaan untuk memperluas kehadirannya di kawasan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, setelah memasuki pasar Chicago, Indianapolis, dan Detroit tahun lalu, perusahaan kini memperkuat posisinya di kota-kota tersebut sekaligus mulai berekspansi ke negara bagian Ohio.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kinerja keuangan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong langkah agresif tersebut. Arus kas operasional perusahaan pada kuartal pertama melonjak sekitar 66 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari US$38,6 juta menjadi US$64,1 juta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan arus kas bebas sebesar US$15,5 juta, perusahaan mampu membiayai sebagian besar ekspansinya secara mandiri. Kondisi itu membuat manajemen optimistis menaikkan target pertumbuhan dan berkomitmen membuka 75 hingga 77 restoran baru sepanjang 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pencapaian tersebut menjadi semakin menonjol di tengah tantangan yang sedang dihadapi industri restoran. Ketika jaringan seperti Wendy&#8217;s, Papa Johns, dan Pizza Hut mengumumkan penutupan ratusan gerai, pendapatan Cava pada tahun fiskal 2025 justru meningkat 22,5 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertumbuhan tersebut jauh melampaui kenaikan pendapatan yang dibukukan Chipotle Mexican Grill sebesar 5,4 persen dan Sweetgreen sebesar 0,4 persen pada periode yang sama. Hingga akhir kuartal pertama 2026, Cava mengoperasikan 459 restoran tanpa melakukan penutupan massal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keberhasilan perusahaan antara lain didorong oleh perluasan pilihan menu berbasis protein serta strategi penetapan harga yang lebih terkendali. Schulman menjelaskan bahwa kenaikan harga menu yang diterapkan Cava dalam beberapa tahun terakhir berada lebih dari 10 persen di bawah tingkat inflasi dan hanya sekitar setengah dari rata-rata kenaikan harga yang dilakukan industri restoran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pendekatan tersebut membantu meningkatkan jumlah kunjungan pelanggan. Data dari Placer.ai menunjukkan total kunjungan ke restoran Cava meningkat 25,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara trafik di gerai yang sudah beroperasi naik 6,8 persen hingga Maret 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Chief Operating Officer Cava, Doug Thompson, menyebut perusahaan tengah memasuki fase pertumbuhan yang menarik seiring upaya memperkenalkan konsep kuliner Mediterania kepada lebih banyak pelanggan dan komunitas di berbagai wilayah Amerika Serikat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ekspansi restoran juga akan membuka peluang kerja baru. Melalui program \u201cFlavor Your Future\u201d, perusahaan berencana merekrut sekitar 2.500 karyawan baru pada 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kehadirannya di pasar-pasar baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Schulman menegaskan bahwa para pemimpin restoran di perusahaan mengelola bisnis bernilai jutaan dolar, sehingga mereka didorong untuk memiliki pola pikir layaknya pemilik usaha dan memperoleh kompensasi yang sepadan dengan tanggung jawab tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Strategi pertumbuhan tersebut turut didukung perubahan struktur organisasi yang diterapkan tahun lalu melalui pembentukan posisi assistant general manager. Jabatan baru itu dirancang untuk menyiapkan calon pemimpin yang mampu mendukung laju ekspansi perusahaan. Hingga tahun ini, Cava telah melampaui target perekrutan 150 assistant general manager, yang akan menjadi fondasi penting bagi pembukaan restoran-restoran baru di masa mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Businesslounge Journal-News &amp; Insight) Setelah mencatat kinerja kuartalan terbaik sepanjang sejarah perusahaan, Cava, jaringan restoran cepat saji bergaya Mediterania, memperluas jangkauannya ke kawasan Midwest Amerika Serikat melalui program ekspansi terbesar yang pernah dilakukan perusahaan. Perusahaan yang bermula dari satu restoran layanan penuh di Bethesda, Maryland, kini telah berkembang menjadi jaringan restoran fast-casual yang tercatat di bursa dengan lebih dari 450 lokasi di seluruh negeri. Dalam jangka panjang, Cava menargetkan memiliki 1.000 restoran. Sepanjang tahun ini, Cava berencana membuka lebih dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101013,"featured_media":217565,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[2725,1050],"tags":[13291,1735],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217564"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101013"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=217564"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217564\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":217566,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217564\/revisions\/217566"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/217565"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=217564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=217564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=217564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}