{"id":217359,"date":"2026-06-08T13:18:09","date_gmt":"2026-06-08T06:18:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=217359"},"modified":"2026-06-08T13:18:09","modified_gmt":"2026-06-08T06:18:09","slug":"restoran-waralaba-as-tutup-ratusan-gerai-pada-2026-ini-penyebabnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2026\/06\/08\/restoran-waralaba-as-tutup-ratusan-gerai-pada-2026-ini-penyebabnya\/","title":{"rendered":"Restoran Waralaba AS Tutup Ratusan Gerai pada 2026, Ini Penyebabnya"},"content":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; News)<\/p>\n<p>Industri restoran Amerika Serikat sedang menghadapi masa sulit. Sejumlah jaringan restoran besar mengumumkan penutupan ratusan gerai sepanjang 2026 sebagai respons terhadap penurunan penjualan, kenaikan biaya operasional, dan perubahan perilaku konsumen. Fenomena ini menunjukkan bahwa bahkan merek-merek yang telah lama dikenal masyarakat tidak kebal terhadap tekanan ekonomi yang terus meningkat.<\/p>\n<p><strong>Langkah Agresif Beberapa Restoran Besar<\/strong><\/p>\n<p>Salah satu perusahaan yang melakukan langkah paling agresif adalah Wendy\u2019s. Raksasa makanan cepat saji itu berencana menutup sekitar 5% hingga 6% gerainya di Amerika Serikat pada paruh pertama 2026, atau setara dengan sekitar 300 hingga 350 lokasi. Penutupan tersebut merupakan bagian dari strategi restrukturisasi untuk menghilangkan gerai yang dinilai tidak lagi menguntungkan dan mengalihkan fokus ke lokasi yang memiliki prospek lebih baik.<\/p>\n<p>Pizza Hut juga mengambil langkah serupa dengan menutup sekitar 250 restoran yang berkinerja rendah. Perusahaan induknya, Yum! Brands, sedang mengevaluasi berbagai opsi strategis untuk memperkuat bisnis Pizza Hut yang menghadapi persaingan ketat di pasar pizza, terutama dari Domino\u2019s dan pemain digital lainnya.<\/p>\n<p>Jaringan restoran cepat saji Jack in the Box turut memangkas jumlah gerainya. Perusahaan memperkirakan akan menutup antara 50 hingga 100 lokasi pada 2026 setelah mencatat penurunan penjualan yang cukup tajam. Langkah tersebut merupakan bagian dari program transformasi yang bertujuan meningkatkan profitabilitas dan efisiensi operasional.<\/p>\n<p>Di sektor pizza, Papa John\u2019s mengumumkan rencana penutupan sekitar 200 gerai di Amerika Utara pada 2026. Sebagian besar lokasi yang akan ditutup merupakan restoran waralaba berusia lebih dari 10 tahun yang dinilai tidak lagi memberikan keuntungan jangka panjang. Penutupan ini merupakan bagian dari target perusahaan untuk menutup total 300 gerai hingga 2027.<\/p>\n<p>Sementara itu, restoran kasual seperti Red Robin, Denny\u2019s, dan Noodles &amp; Company juga melakukan rasionalisasi jaringan mereka. Red Robin berencana menutup puluhan lokasi yang kurang menguntungkan sebagai bagian dari upaya mengurangi beban utang. Noodles &amp; Company memperkirakan akan menutup 30 hingga 35 restoran pada tahun ini, sedangkan Denny\u2019s melanjutkan tren penutupan gerai yang telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir.<\/p>\n<p>Kasus yang paling menarik perhatian mungkin datang dari Red Lobster. Setelah berhasil keluar dari kebangkrutan pada 2024 dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan, perusahaan tetap menutup sejumlah restoran yang dianggap tidak lagi layak secara ekonomi, termasuk gerai ikoniknya di Times Square, New York. Menurut perusahaan, tingginya biaya operasional dan perubahan kondisi lingkungan bisnis membuat beberapa lokasi tidak lagi berkelanjutan meskipun merek tersebut masih bertumbuh secara keseluruhan.<\/p>\n<p><strong>Pemicu Penutupan Gerai<\/strong><\/p>\n<p>Para analis menilai gelombang penutupan ini dipicu oleh kombinasi berbagai faktor. Inflasi yang masih tinggi meningkatkan biaya bahan baku dan tenaga kerja, sementara konsumen semakin selektif dalam membelanjakan uang mereka. Di sisi lain, perubahan pola makan, meningkatnya penggunaan layanan pesan antar, serta persaingan dari restoran independen dan platform digital memaksa banyak jaringan restoran untuk meninjau ulang strategi ekspansi mereka.<\/p>\n<p>Meski terdengar mengkhawatirkan, penutupan gerai tidak selalu berarti perusahaan sedang menuju kebangkrutan. Dalam banyak kasus, langkah tersebut justru dilakukan untuk memperkuat bisnis inti dan meningkatkan profitabilitas jangka panjang. Namun, satu hal yang jelas: lanskap industri restoran Amerika sedang berubah cepat, dan hanya merek yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan konsumen modern yang berpeluang bertahan dan berkembang di masa depan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; News) Industri restoran Amerika Serikat sedang menghadapi masa sulit. Sejumlah jaringan restoran besar mengumumkan penutupan ratusan gerai sepanjang 2026 sebagai respons terhadap penurunan penjualan, kenaikan biaya operasional, dan perubahan perilaku konsumen. Fenomena ini menunjukkan bahwa bahkan merek-merek yang telah lama dikenal masyarakat tidak kebal terhadap tekanan ekonomi yang terus meningkat. Langkah Agresif Beberapa Restoran Besar Salah satu perusahaan yang melakukan langkah paling agresif adalah Wendy\u2019s. Raksasa makanan cepat saji itu berencana menutup sekitar 5% hingga 6% [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":48,"featured_media":217360,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[2725,1049],"tags":[13258,12827],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217359"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/48"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=217359"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217359\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":217361,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217359\/revisions\/217361"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/217360"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=217359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=217359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=217359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}