{"id":217347,"date":"2026-06-08T12:07:26","date_gmt":"2026-06-08T05:07:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=217347"},"modified":"2026-06-08T12:07:26","modified_gmt":"2026-06-08T05:07:26","slug":"ai-kembali-masuk-ke-layanan-drive-thru-mcdonalds-akankah-berhasil-kali-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2026\/06\/08\/ai-kembali-masuk-ke-layanan-drive-thru-mcdonalds-akankah-berhasil-kali-ini\/","title":{"rendered":"AI Kembali Masuk ke Layanan Drive-Thru McDonald\u2019s, Akankah Berhasil Kali Ini?"},"content":{"rendered":"<p>(Businesslounge Journal-News &amp; Insight) MCDonald&#8217;s kembali mencoba memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk melayani pemesanan di jalur drive-thru setelah upaya sebelumnya tidak berjalan sesuai harapan.<\/p>\n<p>Teknologi baru tersebut bernama ArchIQ, dengan karakter virtual interaktif yang dijuluki Archy. Sistem ini diperkenalkan secara resmi pada konferensi global McDonald\u2019s yang berlangsung di Las Vegas awal pekan ini. Archy, sistem pemesanan berbasis AI terbaru yang didukung Google dan sedang diuji sebelum diluncurkan secara nasional<\/p>\n<p>Dikembangkan bersama Google Cloud, ArchIQ menjadi bagian dari program transformasi dan ekspansi global perusahaan yang disebut \u201cMcDonald\u2019s &gt; NEXT\u201d.<\/p>\n<p>CEO McDonald\u2019s, Chris Kempczinski, menegaskan bahwa pelanggan tidak seharusnya dipaksa memilih antara pelayanan yang ramah dan kecepatan layanan. Ia menyoroti komitmen perusahaan untuk memperbaiki pengalaman pelanggan setelah sistem AI sebelumnya yang dikembangkan bersama IBM dihentikan pada 2024. Sistem tersebut digunakan selama tiga tahun, namun mengalami tingkat kesalahan pada hampir 20 persen pesanan di sekitar 100 gerai.<\/p>\n<p>Saat ini, ArchIQ telah dioperasikan di lima lokasi uji coba. Menurut laporan perusahaan, sistem tersebut berhasil menangani sekitar 90 persen dari lebih dari satu juta transaksi tanpa bantuan manusia.<\/p>\n<p>Sebagai persiapan peluncuran yang lebih luas, perangkat Google Cloud Edge akan dipasang di seluruh restoran McDonald\u2019s di Amerika Serikat. Meski demikian, jadwal resmi peluncuran nasional belum diumumkan.<\/p>\n<p>Menurut akun X populer @McFranchisee, \u00a0yang dikelola oleh seorang pemilik waralaba McDonald\u2019s secara anonim, Archy tidak hanya akan membantu menerima pesanan di drive-thru, tetapi juga berfungsi sebagai \u201cotak utama\u201d yang membantu manajer mengelola restoran dengan lebih efektif.<\/p>\n<p>\u201cArchy bertindak layaknya asisten pribadi yang dapat memberi peringatan mengenai potensi hambatan operasional atau masalah yang mungkin muncul,\u201d tulis akun tersebut.<\/p>\n<p>Sebuah video yang beredar di internet menunjukkan Archy menerima pesanan dalam bahasa Inggris dan Spanyol. Sistem tersebut bahkan mampu memahami permintaan pelanggan yang hanya mengatakan ingin memesan \u201cseperti biasa\u201d.<\/p>\n<p>Meski demikian, tidak semua orang menyambut kehadiran AI ini dengan antusias. Seorang pengguna X menilai teknologi tersebut hanyalah kelanjutan dari tren penggunaan kios digital di McDonald\u2019s, Wendy&#8217;s, dan Taco Bell, yang menurutnya semakin mengurangi interaksi langsung dengan karyawan.<\/p>\n<p>Komentator lain bahkan menilai pelanggan lebih menyukai berinteraksi dengan staf yang ramah dibandingkan berbicara dengan mesin.<\/p>\n<p>Selain proyek ArchIQ, strategi McDonald\u2019s NEXT juga mencakup pembaruan sistem kasir dan titik layanan pelanggan di restoran, serta peluncuran berbagai menu baru untuk meningkatkan cita rasa dan kualitas produk.<\/p>\n<p>Beberapa menu yang sedang diperkenalkan antara lain potongan ayam McCrispy yang dibalut tepung secara manual, pilihan ayam tender premium, serta varian daging sapi premium untuk mendukung pemasaran burger Big Arch yang baru diluncurkan.<\/p>\n<p>Raksasa makanan cepat saji tersebut juga memperluas lini minumannya dengan menghadirkan berbagai minuman penyegar berperisa blackberry passion fruit, mango pineapple, dan strawberry watermelon.<\/p>\n<p>Selain itu, McDonald\u2019s kini menawarkan tren minuman yang dikenal sebagai &#8220;dirty soda&#8221;, yakni minuman bersoda yang dicampur sirup dan krim. Salah satu contohnya adalah Dirty Dr Pepper, perpaduan minuman ringan Dr Pepper dengan rasa vanila yang dilengkapi lapisan busa dingin di atasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Businesslounge Journal-News &amp; Insight) MCDonald&#8217;s kembali mencoba memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk melayani pemesanan di jalur drive-thru setelah upaya sebelumnya tidak berjalan sesuai harapan. Teknologi baru tersebut bernama ArchIQ, dengan karakter virtual interaktif yang dijuluki Archy. Sistem ini diperkenalkan secara resmi pada konferensi global McDonald\u2019s yang berlangsung di Las Vegas awal pekan ini. Archy, sistem pemesanan berbasis AI terbaru yang didukung Google dan sedang diuji sebelum diluncurkan secara nasional Dikembangkan bersama Google Cloud, ArchIQ menjadi bagian dari program transformasi dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101013,"featured_media":217350,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[120,2725,1050],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217347"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101013"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=217347"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217347\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":217351,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217347\/revisions\/217351"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/217350"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=217347"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=217347"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=217347"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}