{"id":217048,"date":"2026-05-22T05:49:16","date_gmt":"2026-05-21T22:49:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=217048"},"modified":"2026-05-22T09:31:28","modified_gmt":"2026-05-22T02:31:28","slug":"lowes-bertahan-di-tengah-lesunya-properti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2026\/05\/22\/lowes-bertahan-di-tengah-lesunya-properti\/","title":{"rendered":"Lowe\u2019s Bertahan di Tengah Lesunya Properti"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"48\" data-end=\"816\">(Business Lounge &#8211; Global News) Perusahaan ritel perbaikan rumah asal Amerika Serikat, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Lowe&#8217;s<\/span><\/span>, melaporkan kenaikan penjualan kuartal pertama yang didorong pertumbuhan pelanggan profesional dan peningkatan aktivitas kanal digital perusahaan. Hasil tersebut menjadi sinyal positif bagi Lowe\u2019s setelah sektor perbaikan rumah menghadapi tekanan panjang akibat pasar properti Amerika yang stagnan dan tingginya suku bunga. Meski demikian, perusahaan tetap mengakui bahwa aktivitas renovasi rumah tangga masih berada dalam kondisi lemah karena banyak konsumen menunda pembelian dan proyek perbaikan besar. <em data-start=\"647\" data-end=\"656\">Reuters<\/em> melaporkan pertumbuhan bisnis profesional menjadi faktor utama yang membantu Lowe\u2019s menjaga momentum penjualan di tengah lingkungan ekonomi yang tidak mudah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"818\" data-end=\"1464\">Pasar perumahan Amerika Serikat memang sedang menghadapi tekanan berat akibat tingginya biaya kredit dan harga rumah yang masih mahal. Suku bunga hipotek yang bertahan tinggi membuat banyak masyarakat menunda membeli rumah baru maupun melakukan renovasi besar. <em data-start=\"1079\" data-end=\"1090\">Bloomberg<\/em> menyebut kondisi tersebut berdampak langsung terhadap retailer perbaikan rumah seperti Lowe\u2019s dan <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Home Depot<\/span><\/span> yang sangat bergantung pada belanja renovasi konsumen domestik. Dalam beberapa kuartal terakhir, industri perbaikan rumah mengalami perlambatan setelah sempat booming selama pandemi ketika masyarakat banyak menghabiskan waktu di rumah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1466\" data-end=\"2107\">Lowe\u2019s berhasil mencatat pertumbuhan terutama dari segmen pelanggan profesional seperti kontraktor, tukang bangunan, dan perusahaan renovasi. Segmen ini kini menjadi fokus utama perusahaan karena dianggap lebih stabil dibanding konsumen rumah tangga biasa yang sangat sensitif terhadap kondisi ekonomi. <em data-start=\"1769\" data-end=\"1794\">The Wall Street Journal<\/em> melaporkan Lowe\u2019s terus memperkuat layanan khusus untuk pelanggan profesional mulai dari sistem pengiriman, diskon volume besar, hingga layanan digital yang mempermudah pemesanan material konstruksi. Strategi tersebut membantu perusahaan memperluas pangsa pasar di tengah lemahnya permintaan konsumen individu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2109\" data-end=\"2726\">Selain bisnis profesional, pertumbuhan penjualan online juga menjadi faktor penting yang menopang hasil kuartal pertama Lowe\u2019s. Perusahaan meningkatkan investasi digital untuk memperbaiki pengalaman belanja pelanggan dan mempercepat integrasi antara toko fisik dan layanan daring. <em data-start=\"2390\" data-end=\"2396\">CNBC<\/em> menyebut retailer perbaikan rumah kini semakin bergantung pada platform digital karena konsumen ingin membandingkan harga, mengecek stok barang, dan memesan produk secara lebih praktis. Persaingan digital di sektor ritel konstruksi dan renovasi rumah juga semakin intensif setelah pandemi mengubah kebiasaan belanja masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2728\" data-end=\"3271\">Meski penjualan meningkat, Lowe\u2019s tetap memberikan nada hati-hati terkait prospek pasar properti Amerika. Tingginya suku bunga membuat aktivitas pembangunan dan transaksi rumah masih bergerak lambat dibanding beberapa tahun lalu. <em data-start=\"2958\" data-end=\"2975\">Financial Times<\/em> melaporkan banyak ekonom memperkirakan pasar perumahan Amerika akan tetap lemah selama biaya pinjaman bertahan tinggi dan harga rumah belum turun signifikan. Situasi ini membatasi pertumbuhan sektor renovasi rumah yang biasanya sangat terkait dengan aktivitas pembelian dan penjualan properti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3273\" data-end=\"3893\">Kondisi ekonomi konsumen juga masih menjadi perhatian besar bagi industri ritel Amerika. Banyak rumah tangga kini lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang mereka karena tekanan inflasi dan kenaikan biaya hidup. Renovasi rumah besar seperti pembangunan dapur baru atau perombakan total interior kini lebih sering ditunda dibanding masa pandemi. <em data-start=\"3620\" data-end=\"3629\">Reuters<\/em> menyebut konsumen saat ini lebih fokus pada proyek perawatan kecil dan kebutuhan dasar rumah tangga dibanding renovasi besar yang membutuhkan biaya tinggi. Perubahan pola konsumsi tersebut mempengaruhi jenis produk yang paling laris di retailer perbaikan rumah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3895\" data-end=\"4515\">Lowe\u2019s dalam beberapa tahun terakhir berusaha memperkuat posisi terhadap pesaing utama Home Depot dengan meningkatkan efisiensi rantai pasok dan memperluas jaringan layanan profesional. Perusahaan juga lebih agresif memanfaatkan data pelanggan dan teknologi digital untuk meningkatkan loyalitas konsumen. <em data-start=\"4200\" data-end=\"4211\">Bloomberg<\/em> mencatat retailer perbaikan rumah kini harus bertransformasi menjadi perusahaan omnichannel yang mampu menggabungkan toko fisik, e-commerce, dan layanan pengiriman cepat dalam satu ekosistem terpadu. Investasi teknologi menjadi semakin penting untuk mempertahankan daya saing di industri ritel modern.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4517\" data-end=\"5131\">Selain tekanan pasar properti, retailer perbaikan rumah juga menghadapi kenaikan biaya operasional mulai dari logistik hingga upah tenaga kerja. Banyak perusahaan ritel Amerika kini harus menjaga keseimbangan antara harga kompetitif dan profitabilitas yang stabil. <em data-start=\"4782\" data-end=\"4807\">The Wall Street Journal<\/em> melaporkan Lowe\u2019s dan Home Depot sama-sama menghadapi tantangan mempertahankan margin keuntungan di tengah promosi agresif dan konsumen yang semakin sensitif terhadap harga. Dalam situasi seperti itu, pelanggan profesional dianggap lebih menguntungkan karena cenderung melakukan pembelian dalam jumlah besar dan berulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"5133\" data-end=\"5722\">Investor pasar modal melihat hasil Lowe\u2019s sebagai tanda bahwa sektor perbaikan rumah mulai menemukan stabilitas setelah periode perlambatan panjang. Meski pertumbuhan belum sepenuhnya pulih, kemampuan perusahaan mencatat kenaikan penjualan dianggap cukup positif di tengah lemahnya pasar properti nasional. <em data-start=\"5440\" data-end=\"5446\">CNBC<\/em> menyebut banyak analis kini memperhatikan apakah permintaan renovasi rumah akan membaik jika suku bunga mulai turun dalam beberapa kuartal mendatang. Potensi pelonggaran kebijakan moneter dipandang dapat menjadi katalis penting bagi industri perumahan dan ritel konstruksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"5724\" data-end=\"6393\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Bagi sektor ritel Amerika, hasil Lowe\u2019s menunjukkan bahwa perusahaan yang mampu menyesuaikan strategi terhadap kondisi ekonomi baru masih dapat mempertahankan pertumbuhan meski pasar utama mereka sedang lesu. Fokus pada pelanggan profesional, digitalisasi layanan, dan efisiensi operasional menjadi faktor penting untuk bertahan di tengah tekanan ekonomi. <em data-start=\"6080\" data-end=\"6089\">Reuters<\/em> dan <em data-start=\"6094\" data-end=\"6111\">Financial Times<\/em> sama-sama menilai Lowe\u2019s berhasil menunjukkan ketahanan bisnis dalam lingkungan pasar yang sulit, tetapi masa depan industri perbaikan rumah tetap sangat bergantung pada arah suku bunga, kondisi pasar properti, dan daya beli konsumen Amerika Serikat dalam beberapa tahun mendatang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Global News) Perusahaan ritel perbaikan rumah asal Amerika Serikat, Lowe&#8217;s, melaporkan kenaikan penjualan kuartal pertama yang didorong pertumbuhan pelanggan profesional dan peningkatan aktivitas kanal digital perusahaan. Hasil tersebut menjadi sinyal positif bagi Lowe\u2019s setelah sektor perbaikan rumah menghadapi tekanan panjang akibat pasar properti Amerika yang stagnan dan tingginya suku bunga. Meski demikian, perusahaan tetap mengakui bahwa aktivitas renovasi rumah tangga masih berada dalam kondisi lemah karena banyak konsumen menunda pembelian dan proyek perbaikan besar. Reuters melaporkan pertumbuhan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":205064,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[120],"tags":[11070],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217048"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=217048"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217048\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":217049,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/217048\/revisions\/217049"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/205064"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=217048"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=217048"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=217048"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}