{"id":212255,"date":"2025-11-10T15:11:22","date_gmt":"2025-11-10T08:11:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=212255"},"modified":"2025-11-10T15:41:41","modified_gmt":"2025-11-10T08:41:41","slug":"dari-samudra-hindia-ke-pasifik-seychelles-berbagi-resep-sukses-pariwisata-berkelanjutan-dengan-papua-tengah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2025\/11\/10\/dari-samudra-hindia-ke-pasifik-seychelles-berbagi-resep-sukses-pariwisata-berkelanjutan-dengan-papua-tengah\/","title":{"rendered":"Dari Samudra Hindia ke Pasifik: Seychelles Berbagi Resep Sukses Pariwisata Berkelanjutan dengan Papua Tengah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge Journal &#8211; News and Insight)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nabire, 10 November 2025 \u2014 Diplomasi ekonomi dan keberlanjutan menjadi benang merah kunjungan Duta Besar Republik Seychelles untuk Indonesia, H.E. Nico Barito, ke Provinsi Papua Tengah. Dalam forum Sosialisasi Ekowisata Republik Seychelles yang digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Dubes Nico membawa satu pesan sederhana namun visioner: bahwa kemajuan bisa dimulai dari alam yang dijaga dan masyarakat yang diberdayakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seychelles\u2014negara kepulauan kecil di Samudra Hindia\u2014mampu menjelma menjadi salah satu destinasi wisata paling eksklusif di dunia, tanpa kehilangan keseimbangan ekologisnya. Kini, strategi itu hendak dibagikan kepada Papua Tengah, wilayah dengan kekayaan laut dan keanekaragaman hayati yang setara, namun masih menyimpan potensi besar yang belum tergarap optimal.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Ekowisata sebagai Pilar Ekonomi<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam paparannya, Dubes Nico menekankan pentingnya menjadikan konservasi sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah. \u201cPembersihan pantai, penanaman mangrove, hingga budidaya ikan dan udang organik bukan hanya kegiatan lingkungan, tapi juga sumber ekonomi baru,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengusulkan agar Papua Tengah mengadopsi model <em>community-based tourism<\/em>\u2014pendekatan berbasis komunitas yang menjadi kunci kesuksesan Seychelles. Melalui pelatihan di bidang <em>homestay<\/em>, kuliner lokal, kerajinan tangan, dan pengelolaan destinasi, masyarakat menjadi pelaku utama, bukan sekadar penonton.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih jauh, Dubes Nico juga menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga keuangan. \u201cKami membayangkan kerja sama dengan perbankan nasional seperti Bank Mandiri untuk membentuk dana konservasi dan pengembangan. Dengan demikian, Papua Tengah akan memiliki ketahanan sumber daya untuk masa depan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-212259 size-large\" src=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-3-1024x768.jpeg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"563\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-3-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-3-300x225.jpeg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-3-768x576.jpeg 768w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-3-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-3-750x563.jpeg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-3-1200x900.jpeg 1200w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-3.jpeg 1600w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/> <img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-212266 size-large\" src=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"563\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-768x576.jpg 768w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-2048x1536.jpg 2048w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-750x563.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-1200x900.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Belajar dari Seychelles: Kecil, Namun Bernilai Tinggi<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seychelles dikenal dengan model <em>high-value, low-impact tourism<\/em>\u2014strategi pariwisata bernilai tinggi namun berdampak rendah terhadap lingkungan. Model ini menolak pariwisata massal, dan justru menargetkan wisatawan berkualitas yang menghargai alam dan budaya setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang turut hadir dalam acara tersebut, menilai pendekatan Seychelles relevan dengan kondisi Papua Tengah. \u201cSeychelles itu negara kecil seperti Pulau Biak, tapi mereka maju karena pariwisata. Kami ingin belajar bagaimana pariwisata bisa jadi penggerak ekonomi tanpa merusak alam,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi Meki, kerja sama ini juga memiliki dimensi sosial yang penting. \u201cKalau orang Afrika bisa datang dan bekerja sama dengan orang Papua, kita bisa maju bersama. Pemerintah tidak hanya berpikir soal pemerintahan, tapi juga masa depan ekonomi masyarakat,\u201d tegasnya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Soft Power Diplomacy: Dari Afrika ke Pasifik<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kunjungan ini bukan hanya urusan pariwisata, tetapi juga bentuk nyata <em>soft power diplomacy<\/em> antara dua negara berkembang dari benua berbeda yang memiliki kesamaan karakter: kaya alam, kuat budaya, namun menantang dalam pembangunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui inisiatif ini, Seychelles menunjukkan bagaimana negara kecil bisa memiliki pengaruh global lewat keberhasilan mengelola potensi alamnya dengan cerdas dan berkelanjutan. Bagi Papua Tengah, kerja sama ini membuka jalan untuk membangun industri pariwisata yang tidak sekadar indah di permukaan, tetapi juga tangguh dan inklusif di dalamnya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-212269 size-large\" src=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-2-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"563\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-2-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-2-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-2-768x576.jpg 768w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-2-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-2-2048x1536.jpg 2048w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-2-750x563.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Nico-Barito-Mengunjungi-Nabire-2-1200x900.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">Menuju Papua Tengah yang Mandiri dan Berkelanjutan<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sosialisasi ekowisata ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi daerah, DPRD, serta para bupati dari delapan kabupaten di Papua Tengah, diantaranya Bupati Deiyai, Bupati Paniai, Bupati Puncak Jaya, Wakil Bupati Nabire, Wakil Bupati Paniai, Pj Sekda Papua Tengah, Ketua dan Anggota DPRD Papua Tengah serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN lingkup Pemprov Papua Tengah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Antusiasme peserta mencerminkan harapan besar bahwa kolaborasi ini dapat menjadi tonggak baru bagi pengembangan ekonomi hijau di kawasan timur Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDengan keterlibatan masyarakat dan pengelolaan yang baik, Papua Tengah akan memiliki ketahanan sumber daya untuk masa depan,\u201d tutup Dubes Nico.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam konteks global di mana keberlanjutan menjadi indikator utama daya saing, kolaborasi antara Seychelles dan Papua Tengah ini menjadi bukti bahwa inovasi dan kemitraan lintas samudra bisa membuka horizon baru pembangunan \u2014 dari Samudra Hindia hingga Pasifik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; News and Insight) Nabire, 10 November 2025 \u2014 Diplomasi ekonomi dan keberlanjutan menjadi benang merah kunjungan Duta Besar Republik Seychelles untuk Indonesia, H.E. Nico Barito, ke Provinsi Papua Tengah. Dalam forum Sosialisasi Ekowisata Republik Seychelles yang digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Dubes Nico membawa satu pesan sederhana namun visioner: bahwa kemajuan bisa dimulai dari alam yang dijaga dan masyarakat yang diberdayakan. Seychelles\u2014negara kepulauan kecil di Samudra Hindia\u2014mampu menjelma menjadi salah satu destinasi wisata paling [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":212265,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[2725,1050],"tags":[12480],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/212255"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=212255"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/212255\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":212270,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/212255\/revisions\/212270"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/212265"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=212255"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=212255"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=212255"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}