{"id":208042,"date":"2025-05-27T21:30:28","date_gmt":"2025-05-27T14:30:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=208042"},"modified":"2025-05-27T21:33:07","modified_gmt":"2025-05-27T14:33:07","slug":"mcdonalds-menutup-cosmcs","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2025\/05\/27\/mcdonalds-menutup-cosmcs\/","title":{"rendered":"McDonald\u2019s Menutup CosMc\u2019s"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"264\" data-end=\"762\">(Business Lounge &#8211; Global News) Ketika McDonald\u2019s mengumumkan peluncuran CosMc\u2019s pada Desember 2023, banyak analis dan konsumen memperkirakan raksasa makanan cepat saji itu akan menantang Starbucks dan Dunkin\u2019 dengan cara yang sama mereka mendefinisikan ulang pengalaman makan burger selama beberapa dekade. Bertema luar angkasa, CosMc\u2019s diisi dengan minuman warna-warni seperti <em data-start=\"611\" data-end=\"636\">Churro Cold Brew Frapp\u00e9<\/em>, <em data-start=\"638\" data-end=\"664\">Sour Cherry Energy Burst<\/em>, dan <em data-start=\"670\" data-end=\"693\">Turmeric Spiced Latte<\/em>\u2014kombinasi yang tampak dirancang untuk generasi TikTok dan Instagram.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"764\" data-end=\"867\">Namun, kurang dari dua tahun sejak diluncurkan, McDonald\u2019s secara resmi menarik steker dari proyek ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"869\" data-end=\"1245\">Dalam laporan <em data-start=\"883\" data-end=\"908\">The Wall Street Journal<\/em>, McDonald\u2019s menyatakan akan menutup semua lokasi CosMc\u2019s yang tersisa dan malah akan mengalihkan beberapa minuman unggulan CosMc\u2019s ke dalam uji coba terbatas di restoran McDonald\u2019s biasa. Langkah ini, menurut juru bicara perusahaan, \u201cberasal dari pembelajaran yang signifikan terhadap apa yang berhasil dan tidak dalam inovasi minuman.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1247\" data-end=\"1582\">Sebagai bagian dari strategi inovasi produk, CosMc\u2019s awalnya tampak menjanjikan. Dalam laporan <em data-start=\"1342\" data-end=\"1351\">Reuters<\/em>, perusahaan mengungkapkan bahwa CosMc\u2019s dirancang untuk memanfaatkan tren pertumbuhan di sektor minuman spesial, termasuk tren kesehatan dan energi, sambil mengembangkan citra McDonald\u2019s sebagai lebih dari sekadar restoran burger.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1584\" data-end=\"1993\">Konsep CosMc\u2019s sendiri mengambil nama dari karakter luar angkasa lama dari kampanye iklan McDonald\u2019s tahun 1980-an. Suasana restorannya dibuat sangat futuristik, dengan desain interior neon, mesin pemesanan otomatis, dan bahkan robotisasi dalam sistem dapur di beberapa lokasi awal. Namun, ternyata keunikan ini tidak cukup untuk menciptakan daya tarik jangka panjang di tengah kondisi ekonomi yang menantang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1995\" data-end=\"2440\">Menurut laporan <em data-start=\"2011\" data-end=\"2029\">Business Insider<\/em>, penjualan yang lesu dan kurangnya lalu lintas pelanggan di sebagian besar lokasi CosMc\u2019s di Illinois dan Texas menjadi indikator awal bahwa konsep ini belum sepenuhnya mengakar di kalangan konsumen. Salah satu tantangan utama adalah bagaimana minuman CosMc\u2019s dipersepsikan sebagai mahal, rumit, dan terlalu eksperimental bagi pelanggan biasa McDonald\u2019s yang terbiasa dengan harga terjangkau dan layanan cepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2442\" data-end=\"2865\">Dalam wawancara dengan <em data-start=\"2465\" data-end=\"2476\">Bloomberg<\/em>, analis ritel dari Cowen, Andrew Charles, menjelaskan bahwa strategi CosMc\u2019s \u201cterlalu terfragmentasi dan terlalu jauh dari proposisi nilai inti McDonald\u2019s.\u201d Menurutnya, pelanggan yang mencari minuman spesial biasanya sudah memiliki kebiasaan yang mapan dengan merek seperti Starbucks atau Dunkin\u2019, yang memiliki ekosistem loyalitas pelanggan dan pengalaman brand yang jauh lebih tertanam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2867\" data-end=\"3322\">CEO McDonald\u2019s, Chris Kempczinski, yang sempat menyatakan harapan besar terhadap CosMc\u2019s dalam rapat pemegang saham 2024, kini menyampaikan bahwa perusahaan akan \u201cmelanjutkan eksperimen dengan lebih bijaksana dan lebih terintegrasi.\u201d Dalam laporan keuangan terakhir, McDonald\u2019s mencatat penurunan penjualan toko yang sama di AS sebesar 3,6% pada kuartal pertama 2025, tekanan yang mempercepat peninjauan ulang terhadap inisiatif-inisiatif seperti CosMc\u2019s.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3324\" data-end=\"3602\">Dari sudut pandang finansial, proyek CosMc\u2019s memang bukan investasi besar dalam skala McDonald\u2019s global. Namun, penutupannya menimbulkan pertanyaan yang lebih besar: bagaimana perusahaan-perusahaan besar bisa bereksperimen tanpa kehilangan arah dari basis pelanggan inti mereka?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3604\" data-end=\"3976\"><em data-start=\"3604\" data-end=\"3624\">The Economic Times<\/em> melaporkan bahwa sebagian besar minuman yang ditawarkan CosMc\u2019s akan diuji coba di 700 gerai McDonald\u2019s AS selama musim panas 2025. Uji coba ini termasuk <em data-start=\"3779\" data-end=\"3798\">matcha iced latte<\/em>, <em data-start=\"3800\" data-end=\"3816\">turmeric latte<\/em>, serta <em data-start=\"3824\" data-end=\"3834\">slushies<\/em> dengan permen popping rasa <em data-start=\"3862\" data-end=\"3876\">prickly pear<\/em>. Jika hasilnya positif, McDonald\u2019s berencana menjadikannya bagian tetap dari menu minuman nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3978\" data-end=\"4276\">Pendekatan ini menggarisbawahi perubahan strategi McDonald\u2019s dari membangun merek baru secara terpisah menjadi menyuntikkan inovasi ke dalam ekosistem inti mereka. Di sisi lain, keputusan ini juga mencerminkan pergeseran preferensi konsumen yang kini lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4278\" data-end=\"4544\">Dalam pandangan pakar industri makanan cepat saji dari Technomic yang dikutip oleh <em data-start=\"4361\" data-end=\"4367\">CNBC<\/em>, \u201cini bukan tentang inovasi yang salah, tapi cara pelaksanaannya. Konsumen ingin sesuatu yang baru, tapi juga yang familier. CosMc\u2019s mungkin terlalu cepat mendorong batas itu.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4546\" data-end=\"4794\">Meski demikian, tak sedikit pengamat yang menilai McDonald\u2019s tetap patut diapresiasi karena keberanian bereksperimen. Dalam industri yang sangat kompetitif dan terus berubah, kegagalan terkadang merupakan bagian dari proses inovasi yang lebih luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4796\" data-end=\"5086\">Laporan <em data-start=\"4804\" data-end=\"4812\">People<\/em> menyebutkan bahwa lima lokasi CosMc\u2019s yang ditutup akan digunakan kembali sebagai pusat pelatihan atau ditawarkan kepada waralaba McDonald\u2019s lokal. Beberapa staf akan direlokasi ke gerai McDonald\u2019s terdekat, sementara sebagian lainnya ditawari pesangon dan pelatihan ulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"5088\" data-end=\"5409\">Sementara itu, diskusi soal kegagalan CosMc\u2019s ramai di media sosial. Di Reddit dan TikTok, pengguna mempertanyakan apakah McDonald\u2019s \u201charus tetap di jalur mereka,\u201d sementara yang lain menyayangkan penutupan CosMc\u2019s karena merasa minuman seperti <em data-start=\"5333\" data-end=\"5357\">Blueberry Ginger Boost<\/em> dan <em data-start=\"5362\" data-end=\"5377\">Churro Frapp\u00e9<\/em> tidak ditemukan di tempat lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"5411\" data-end=\"5755\">Yang pasti, kegagalan CosMc\u2019s menjadi studi kasus menarik tentang bagaimana perusahaan waralaba global mencoba memperluas jangkauan produknya ke segmen pasar baru. Seperti dikutip oleh <em data-start=\"5596\" data-end=\"5605\">Fortune<\/em>, \u201cini adalah pengingat bahwa bahkan nama besar seperti McDonald\u2019s tidak selalu bisa mengubah DNA bisnisnya secara instan hanya karena ada tren baru.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"5757\" data-end=\"6046\">Lebih jauh lagi, penutupan CosMc\u2019s menegaskan pentingnya eksperimen yang disiplin dan berbasis data. Kemungkinan besar, McDonald\u2019s akan terus mencoba hal baru\u2014tetapi dengan pendekatan yang lebih terukur dan, seperti yang disebut CEO mereka, \u201clebih sesuai dengan apa yang dicari pelanggan.\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Global News) Ketika McDonald\u2019s mengumumkan peluncuran CosMc\u2019s pada Desember 2023, banyak analis dan konsumen memperkirakan raksasa makanan cepat saji itu akan menantang Starbucks dan Dunkin\u2019 dengan cara yang sama mereka mendefinisikan ulang pengalaman makan burger selama beberapa dekade. Bertema luar angkasa, CosMc\u2019s diisi dengan minuman warna-warni seperti Churro Cold Brew Frapp\u00e9, Sour Cherry Energy Burst, dan Turmeric Spiced Latte\u2014kombinasi yang tampak dirancang untuk generasi TikTok dan Instagram. Namun, kurang dari dua tahun sejak diluncurkan, McDonald\u2019s secara resmi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":102763,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120,2725],"tags":[701],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/208042"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=208042"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/208042\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":208043,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/208042\/revisions\/208043"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/102763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=208042"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=208042"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=208042"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}