{"id":207302,"date":"2025-05-05T20:34:11","date_gmt":"2025-05-05T13:34:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=207302"},"modified":"2025-05-05T20:34:11","modified_gmt":"2025-05-05T13:34:11","slug":"penelitian-terbaru-kekurangan-vitamin-k-berdampak-pada-otak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2025\/05\/05\/penelitian-terbaru-kekurangan-vitamin-k-berdampak-pada-otak\/","title":{"rendered":"Penelitian Terbaru: Kekurangan Vitamin K Berdampak Pada Otak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge Journal &#8211; Medicine)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para ahli tertarik untuk mengeksplorasi bagaimana kekurangan vitamin tertentu, khususnya vitamin K, memengaruhi otak. Penelitian\u00a0 terhadap tikus ternyata menunjukkan bahwa tikus dengan kadar vitamin K rendah mengalami penurunan fungsi belajar dan memori, yang mungkin terkait dengan pengaruh vitamin K terhadap pembentukan neuron di hipokampus dan neuroinflamasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition baru-baru ini menemukan bahwa tikus dengan diet rendah vitamin K menunjukkan hasil kognitif yang lebih buruk. Mereka memiliki kadar vitamin K dan Menaquinone-4 (MK4) yang lebih rendah di otak dibandingkan dengan tikus yang mendapatkan diet biasa. Hasil uji perilaku menunjukkan bahwa tikus dengan diet rendah vitamin K tidak menjelajahi objek baru dan membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan labirin air Morris.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tikus dengan kekurangan vitamin K mengalami penurunan neurogenesis\u00a0 atau pembentukan neuron baru di hipokampus, yaitu area otak yang terkait dengan memori, serta menunjukkan peningkatan aktivasi sel mikroglia, yang menandakan peningkatan neuroinflamasi. Para peneliti berspekulasi bahwa vitamin K melindungi neurogenesis hipokampus sebagian melalui efek antiinflamasi. Bahwa ternyata Vitamin K yang rendah\u00a0 memiliki dampak yang berbeda pada otak<strong>. <\/strong>Peneliti dari penelitian saat ini mencatat bahwa vitamin K yang rendah dapat memengaruhi &#8220;penurunan kognitif terkait usia.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun penelitian ini memberikan wawasan penting, namun ada keterbatasan karena hasil dari tikus tidak selalu dapat diterapkan pada manusia. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami sepenuhnya dampak kekurangan vitamin K pada fungsi otak manusia dan untuk meneliti perbedaan antara tikus jantan dan betina.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ahli menyarankan pentingnya pola makan sehat yang kaya akan vitamin K, yang banyak ditemukan dalam sayuran berdaun gelap, buah-buahan, telur, dan kacang kedelai, untuk mendukung fungsi kognitif. Berikut adalah contoh buah-buahan dan sayuran yang dimaksud<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sayuran Berdaun Hijau<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Bayam<\/li>\n<li>Kale<\/li>\n<li>Sawi<\/li>\n<li>Lettuce (Selada)<\/li>\n<li>Arugula<\/li>\n<li>Swiss Chard<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Buah-buahan<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Kiwi<\/li>\n<li>Blueberry<\/li>\n<li>Anggur<\/li>\n<li>Prune (buah prem kering)<\/li>\n<li>Blackberry<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Lain-lain<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Susu\u00a0(juga mengandung vitamin K)<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konsumsi sayuran dan buah-buahan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin K dan mendukung fungsi kognitif dengan baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dilansir dari Medical News Today, Ryan Hakimi, DO, MS, seorang ahli neurointensif dan dokter osteopatik, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, mencatat bahwa dari penelitian ini ada\u00a0 implikasi klinis potensial bagi\u00a0 manusia. \u201cPenelitian ini menegaskan pentingnya kebiasaan makan sehat untuk meningkatkan fungsi kognitif. Mungkin dokter perawatan primer dan mereka yang menangani disfungsi kognitif dapat menegaskan kepada pasien mereka pentingnya pola makan sehat yang kaya akan makanan yang mengandung Vitamin K, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga demensia.\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; Medicine) Para ahli tertarik untuk mengeksplorasi bagaimana kekurangan vitamin tertentu, khususnya vitamin K, memengaruhi otak. Penelitian\u00a0 terhadap tikus ternyata menunjukkan bahwa tikus dengan kadar vitamin K rendah mengalami penurunan fungsi belajar dan memori, yang mungkin terkait dengan pengaruh vitamin K terhadap pembentukan neuron di hipokampus dan neuroinflamasi. Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition baru-baru ini menemukan bahwa tikus dengan diet rendah vitamin K menunjukkan hasil kognitif yang lebih buruk. Mereka memiliki kadar vitamin K [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":48,"featured_media":200679,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[2725,1055],"tags":[11242,11243],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207302"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/48"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=207302"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207302\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":207303,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207302\/revisions\/207303"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/200679"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=207302"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=207302"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=207302"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}