{"id":207211,"date":"2025-05-01T08:07:04","date_gmt":"2025-05-01T01:07:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=207211"},"modified":"2025-05-01T08:08:17","modified_gmt":"2025-05-01T01:08:17","slug":"tidur-dan-kesehatan-otak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2025\/05\/01\/tidur-dan-kesehatan-otak\/","title":{"rendered":"Tidur dan Kesehatan Otak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge Journal &#8211; Medicine)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penelitian baru menunjukkan bahwa arsitektur tidur mempengaruhi struktur otak seiring waktu. Meskipun menarik, studi ini kecil dan kurang beragam, sehingga hasilnya mungkin tidak dapat digeneralisasi. Studi ini menyoroti pentingnya tidur dalam hubungan dengan kesehatan otak dan penyakit Alzheimer, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penelitian yang dirilis 31 Maret 2025 yang berjudul: <em>\u201cLower slow wave sleep and rapid eye movement sleep are associated with brain atrophy of AD-vulnerable regions\u201d<\/em> oleh Gawon Cho, PhD, Adam P. Mecca, MD, PhD and team menyimpulkan bahwa \u00a0tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Hasil Penelitian Mengenai Tidur dan Kesehatan Otak<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa tidur membantu menghilangkan racun dari otak. Para penulis studi ini menyarankan bahwa ini mungkin menjelaskan mengapa pengurangan tidur dapat menyebabkan atrofi neurologis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dilansir dari\u00a0 Medical News Today yang\u00a0menghubungi Chelsie Rohrscheib, PhD,\u00a0 ahli tidur, ilmuwan saraf, dan konsultan tidur di Wesper,\u00a0 serta Leah Kaylor, PhD,\u00a0 seorang psikolog berlisensi yang mengkhususkan diri dalam tidur,\u00a0 yang tidak terlibat dalam studi ini, mereka menjelaskan perubahan dalam arsitektur tidur dapat mempengaruhi atrofi otak dan penyakit Alzheimer.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cTidur memiliki banyak fungsi biologis yang krusial dan sangat penting untuk perbaikan sel dan jaringan, pemeliharaan otak, pembelajaran dan memori, kognisi, serta pembersihan limbah otak. \u201cSebagian besar fungsi ini terjadi selama tidur gelombang lambat tahap 3 dan tidur REM. Semua proses ini sangat penting untuk menjaga kesehatan otak dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer<\/em>, jelas Rohrscheib.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rohrscheib menjelaskan bahwa penyakit Alzheimer ditandai oleh penumpukan protein sampah di otak. <em>\u201cProtein-protein ini biasanya dihilangkan oleh sistem pembuangan limbah yang terjadi selama tidur gelombang lambat tahap 4, yang disebut sistem glimfatik,\u201d <\/em>lanjutnya<em>. \u201cOrang yang mengalami kurang tidur kronis dan menghabiskan sedikit waktu dalam tidur gelombang lambat tidak dapat membersihkan otak mereka dengan efektif.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kaylor\u00a0 menjelaskan lebih rinci tentang bagaimana layanan penghapusan limbah ini bekerja:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cSaat tidur, otak menyusut, menciptakan lebih banyak ruang untuk cairan cerebrospinal mengalir ke area di mana produk limbah otak menumpuk. Cairan ini berfungsi sebagai \u2018cuci mobil,\u2019 membersihkan racun, protein yang terlipat salah, dan puing-puing yang telah terakumulasi sepanjang hari, memastikan bahwa otak kita berfungsi maksimal saat waktu bangun tiba.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apapun masa depan penyelidikan ini, satu hal yang sekarang sudah jelas: Tidur sangat penting untuk kesehatan yang baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Cara Mendapatkan Tidur yang Lebih Baik<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tips dari Rohrscheib dan Kaylor untuk memberikan tips bagi siapa saja yang berjuang untuk mendapatkan tidur yang cukup:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Pertahankan jadwal tidur yang konsisten, yang memungkinkan Anda mendapatkan 7-9 jam tidur per malam, termasuk di akhir pekan.<\/li>\n<li>Miliki rutinitas sebelum tidur yang melibatkan bersantai dan menyingkirkan perangkat elektronik setidaknya 1 jam sebelum tidur.<\/li>\n<li>Jaga agar kamar tidur tetap sejuk, gelap, tenang, dan nyaman.<\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Hentikan konsumsi kafein 10 jam sebelum tidur: \u201cOrang tidak menyadari seberapa lama kafein berada di dalam tubuh dan terus bekerja.\u201d<\/li>\n<li>Jangan makan atau minum terlalu dekat dengan waktu tidur: \u201cSelesaikan makanan terakhir Anda pada hari itu dan jangan konsumsi alkohol 3 jam sebelum tidur.\u201d<\/li>\n<li>Tenangkan diri: \u201cDua jam sebelum tidur, mulailah untuk berpikir lebih rileks untuk meninggalkan stres hari itu.\u201d<\/li>\n<li>Paparkan diri Anda pada sinar matahari di siang hari: \u201cIni adalah salah satu cara paling efektif untuk memperkuat ritme sirkadian, yang merupakan jam internal tubuh yang mengatur siklus tidur-bangun kita.\u201d<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Studi baru ini menambah pemahaman kita tentang hubungan antara arsitektur tidur, atrofi otak, dan penyakit Alzheimer. Namun sebaiknya orang \u00a0berbicara dengan dokter jika mereka mengalami masalah tidur kronis, karena ini mungkin merupakan tanda dari gangguan tidur seperti insomnia atau sleep apnea.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun kita memerlukan lebih banyak penelitian untuk memahami mekanisme yang tepat, namun fokus untuk mendapatkan lebih banyak tidur selalu merupakan pilihan yang sehat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; Medicine) Penelitian baru menunjukkan bahwa arsitektur tidur mempengaruhi struktur otak seiring waktu. Meskipun menarik, studi ini kecil dan kurang beragam, sehingga hasilnya mungkin tidak dapat digeneralisasi. Studi ini menyoroti pentingnya tidur dalam hubungan dengan kesehatan otak dan penyakit Alzheimer, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut. Penelitian yang dirilis 31 Maret 2025 yang berjudul: \u201cLower slow wave sleep and rapid eye movement sleep are associated with brain atrophy of AD-vulnerable regions\u201d oleh Gawon Cho, PhD, Adam P. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":48,"featured_media":199383,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[2725,1055],"tags":[10067],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207211"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/48"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=207211"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207211\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":207212,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207211\/revisions\/207212"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/199383"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=207211"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=207211"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=207211"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}