{"id":193591,"date":"2023-02-16T20:52:32","date_gmt":"2023-02-16T13:52:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=193591"},"modified":"2023-03-03T13:53:42","modified_gmt":"2023-03-03T06:53:42","slug":"akankah-ada-phk-lagi-di-2023","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2023\/02\/16\/akankah-ada-phk-lagi-di-2023\/","title":{"rendered":"Akankah ada PHK Lagi di 2023?"},"content":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; Interview Session)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masalah PHK masih juga ramai dibicarakan setelah tahun lalu ada banyak raksasa teknologi melakuka pengurangan secara besar-besaran. Penasaran apakah tahun ini akan kembali marak dengan adanya Pemutusan Hubungan Kerja, Business Lounge Journal sempat berbincang dengan Donald Wihardja, CEO MDI Ventures dan Edward Tirtanata, CEO and Co-Founder Kopi Kenangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Donald berujar bahwa PHK sebenarnya adalah <em>rightsizing<\/em>. Bisa saja sebuah startup sebelumnya melakukan apa yang disebutnya dengan &#8220;bakar duit&#8221;. Misalnya, dengan cepat-cepat melakukan ekspansi ke berbagai pulau bahkan negara. Padahal bisa saja saat ini <em>customer<\/em>-nya masih kecil. Namun hal ini tidak menjadi sesuatu yang dipertimbangkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun ketika sudah mendapatkan tuntutan untuk <em>profit, <\/em>sementara sudah terlanjur melakukan ekspansi, maka mau tidak mau karyawan yang sudah direkrut harus dilepaskan. Inilah yang dimaksud dengan <em>rightsizing. <\/em>Sebuah perhitungan yang sebenarnya atas berapa orang karyawan yang dibutuhkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Donald pun berujar, &#8220;Saya juga mau, ekspektasi <em>market to be fair<\/em> dong. Mereka jangan disalahkan untuk me-<em>rightsize<\/em> bisnis mereka.&#8221; Bagi Donald, melakukan <em>rightsizing <\/em>adalah sebuah tindakan yang lebih bertanggung jawab daripada mereka tetap berjalan dengan semua tim yang ada dan kemudian 3 bulan berikutnya mereka pun bangkrut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ujar Donald, &#8220;Jadi mereka musti me-<em>rightsize<\/em> <em>company<\/em>-nya ke <em>number of employee<\/em> yang benar-benar diperlukan untuk menjalankan apa yang <em>profitable<\/em> untuk mereka.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika hal yang sama ditanyakan oleh Business Lounge Journal kepada Edward Tirtanata, maka ia mengatakan bahwa semua perusahaan <em>startup <\/em>pasti pernah melakukannya. Namun ia menegaskan, &#8220;tapi tidak ada <em>lay off<\/em> yang di luar ruang dari <em>Bisnis as Ussual.&#8221;<\/em> Edward sekali lagi menegaskan bahwa itu adalah hal yang normal. Tetapi tentu saja Kopi Kenangan tidak akan melakukan <em>mass lay off.<\/em><\/p>\n<p><iframe title=\"Akankah ada PHK Lagi di 2023?\" width=\"750\" height=\"422\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/8V8FXIdZLw8?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; Interview Session) Masalah PHK masih juga ramai dibicarakan setelah tahun lalu ada banyak raksasa teknologi melakuka pengurangan secara besar-besaran. Penasaran apakah tahun ini akan kembali marak dengan adanya Pemutusan Hubungan Kerja, Business Lounge Journal sempat berbincang dengan Donald Wihardja, CEO MDI Ventures dan Edward Tirtanata, CEO and Co-Founder Kopi Kenangan. Donald berujar bahwa PHK sebenarnya adalah rightsizing. Bisa saja sebuah startup sebelumnya melakukan apa yang disebutnya dengan &#8220;bakar duit&#8221;. Misalnya, dengan cepat-cepat melakukan ekspansi ke berbagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":193599,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[2725,8425,8067],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193591"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193591"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193591\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":193597,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193591\/revisions\/193597"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/193599"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193591"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193591"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193591"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}