{"id":191985,"date":"2022-10-14T06:01:32","date_gmt":"2022-10-13T23:01:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=191985"},"modified":"2022-10-13T22:53:59","modified_gmt":"2022-10-13T15:53:59","slug":"thinking-out-of-the-box","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2022\/10\/14\/thinking-out-of-the-box\/","title":{"rendered":"Thinking Out of the Box"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge Journal &#8211; General Management)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Inovasi adalah\u00a0 pemicu\u00a0 yang membuat organisasi\u00a0 terus bergerak maju. Kita berinovasi untuk (1) memperbaiki\u00a0 produk dan\u00a0 jasa,\u00a0 (2) menemukan\u00a0 cara baru\u00a0 untuk melakukan\u00a0 sesuatu, (3) menjadikan sebuah tugas lebih mudah atau lebih cepat, (4) menghemat uang, (5) meningkatkan pekerjaan kita, dan (6) meningkatkan kemungkinan kita dipromosikan. Tanpa inovasi; produk baru, jasa baru, dan cara baru berbisnis tidak akan pernah muncul.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagian besar organisasi akan selamanya terperangkap untuk melakukan hal-hal dan cara-cara lama. Terbukti\u00a0 bahwa 98% masalah sebuah organisasi dapat dipecahkan secara rutin. Akan tetapi sisa 2% masalah sebuah organisasi\u00a0 &#8211; kebetulan- masalah yang paling besar\u00a0 efeknya terhadap\u00a0 organisasi yang bersangkutan \u2013menuntut inovasi karyawan untuk diatasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terlepas dari manfaat positif inovasi yang tak dapat disangkal lagi dalam sebuah organisasi, tampaknya banyak sekali hambatan untuk berpikir kreatif. Menurut sebuah studi yang dilakukan UCLA, pada usia lima tahun, setiap harinya sebanyak 98 kali kita terlibat dalam tugas-tugas kreatif, 113 kali tertawa, dan 65 kali mengajukan. Akan tetapi menjelang usia 44 tahun, jumlahnya menciut menjadi hanya 2 tugas kreatif, 11 kali tertawa, dan 6 kali bertanya setiap harinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, studi yang dilakukan UCLA ini juga menemukan respon negatif hingga 91% pada orang dewasa yang diekspos terhadap ide-ide baru. Kreativitas dan inovasi\u00a0 berkembang di lingkungan yang mendorongnya untuk bertumbuh dan berkembag, namun keduanya\u00a0 mungkin akan mati hanya karena kernyit di dahi atau kata-kata negatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut ini beberapa pengalaman yang terjadi tentang apa yang disebut dengan <em>Thinking Out of the Box.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cheryl O\u2019Connell pembeli senior di united Electric Controls di \u00a0Watertown, Massachusetts,\u00a0 mengamati suatu praktik di tempat kerja yang secara langsung memengaruhi pekerjaannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">O\u2019Connell prihatin karena perusahaan menyimpan banyak label yang tidak mahal di dalam sistem pelacakan persediaan yang sangat mahal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tertumpuk di bawah sabuk pengaman, pegas, dan stempel, label-labelnya sulit ditemukan, dan seringkali perekatnya sudah tidak lagi berfungsi ketika label-label\u00a0 tersebut ditemukan.\u00a0 Maka O\u2019Connell\u00a0 terpaksa memesan label-label baru untuk menggantikannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah mencari barang-barang milik perusahaan yang masih dapat dipakai, termasuk meja mesin ketik dan papan tancap bersisi empat, O\u2019Connell dan seorang rekan kerja merancang sebuah rak khusus untuk label-label tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada prinsipnya rancangannya\u00a0 adalah papan tancap beroda, dengan gulungan label-label digantung. \u201cKetika itu banyak orang mengolok-olok kami,\u201d demikian O\u2019Connell mengenang. \u201cAnda melihatnya dan mengatakan rak biasa bukan, rak susun juga bukan, lalu apa ya?\u201d Akan tetapi sekarang tidak ada lagi orang yang mengolok-oloknya \u2013 terutama mereka yang teringat seperti\u00a0 apa rasanya menghabiskan waktu setengah jam untuk mencari-cari label. \u201cPekerjaan saya tidak berhubungan langsung dengan label, namun ketika saya merenungkan hal itu, saya cenderung menindaklanjutinya.\u201d Demikian kata O\u2019Connell. \u201cSekarang saya selalu bertanya kepada semua orang, \u201cMengapa Anda melakukannya demikian?\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika Brant Dolan, Direktur Pengembangan penjualan Marketing Innovators, perusahaan produk insentif dan pengakuan yang berlokasi\u00a0 di Chicago, Illionis, sedang liburan bersama keluarga di Wisconsin Dells, ia difoto dengan mengenakan seragam New York Yankees yang kemudian digunakan sebagai sampul majalah Sport oleh sebuah perusahaan yang disebut Fotozines.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dolan berpikir, \u201cBagaimana seandainya saya dapat menawarkan pengalaman yang sama kepada salah seoran pemenang insentif klien kami yang mana kami akan mengadakan tamasya ke Vail, Colorado, sebagai insentif?\u201d Dollan mendapat firasat bahwa mereka pasti senang melihat wajah mereka terpampang pada sampul majalah Inc. Business Week atau Time.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dolan pun mencari Fotozines dan menegosiasikan biayanya. Ia mengusulkan idenya kepada kliennya, US West Communication, dan mereka menganggap idenya sangat baik. Pada akhirnya Dolan dan kliennya memilih majalah <em>Skiing<\/em> untuk sampulnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika para pemenang tiba di Vail, mereka diminta berkumpul untuk difoto, tanpa diberitahu alasannya. Pada hari terakhir programnya, ketika para pemenang insentif masuk ke ruang pesta untuk sarapan, Dolan telah mengatur semua foto mereka \u00a0&#8211; pada sampul majalah <em>Skiing <\/em>&#8211; di lebih dari 400 tempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mereka terkejut, senang dan terhibur, dan mereka ingin cepat pulang untuk menunjukkan foto mereka kepada keluarga. US West sangat senang dengan hasil inisiatif Dolan terebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Cara agar berpikir out of the box<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kimberly Smithson manajer pemasaran Motovation Online di\u00a0 Hoffman Estates, Illinois, menawarkan saran berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Urun Rembuk<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sasaran urun rembuk adalah mengembangkan sebanyak mungkin ide \u2013 bukan mengkritik, menganalisis, membahas, atau mengambil keputusan. Ciptakan tabel dan tuliskan sebanyak mungkin ide tentang topiknya. Ada ide yang sangat menggelikan, namun segalanya harus dituliskan. Prinsip psikologis di balik <em>urun rembuk<\/em> disebut pemicu <em>(trigger)<\/em>. Ide apapun, seberapa konyolpun tampaknya dapat memicu ide yang layak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Buang yang\u00a0 tidak perlu<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagian besar orang beranggapan bahwa agar berfikir <em>out of the box<\/em>, harus menemukan sesuatu yang baru. Padahal sebenarnya itu bisa dilakukan dengan membuang banyak hal yang tidak perlu. Dengan melakukannya yang terjadi\u00a0 proses dan cara melakukan segala sesuatu diperbaiki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Modifikasi\u00a0 apa yang ada<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan melakukan modifikasi pada sesuatu yang telah kita miliki kita akan memili sesuatu\u00a0 yang baru, berbeda, dan pastinya lebih baik. Amatilah juga hal-hal yang terjadi\u00a0 di sekitar kita, maka akan banyak\u00a0 ide-ide yang bagus yang kita dapatkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Berpikir dari\u00a0 sudut pandang yang berbeda<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hampir setiap saat ketika dihadapkan dengan masalah, biasanya kita megatasinya secara logis. Ini adalah hal\u00a0 yang baik. Akan tetapi sesuatu\u00a0 yang logis belum tentu merupakan satu-satuya pendekatan. Seringkali\u00a0 tidak membuat kita langsung menemukan jawaban, cobalah mencari\u00a0 jawabnya dari\u00a0 sudut pandang yang berbeda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; General Management) Inovasi adalah\u00a0 pemicu\u00a0 yang membuat organisasi\u00a0 terus bergerak maju. Kita berinovasi untuk (1) memperbaiki\u00a0 produk dan\u00a0 jasa,\u00a0 (2) menemukan\u00a0 cara baru\u00a0 untuk melakukan\u00a0 sesuatu, (3) menjadikan sebuah tugas lebih mudah atau lebih cepat, (4) menghemat uang, (5) meningkatkan pekerjaan kita, dan (6) meningkatkan kemungkinan kita dipromosikan. Tanpa inovasi; produk baru, jasa baru, dan cara baru berbisnis tidak akan pernah muncul. Sebagian besar organisasi akan selamanya terperangkap untuk melakukan hal-hal dan cara-cara lama. Terbukti\u00a0 bahwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101055,"featured_media":172849,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[17,2725],"tags":[193],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191985"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101055"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=191985"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191985\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":191989,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191985\/revisions\/191989"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/172849"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=191985"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=191985"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=191985"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}