{"id":18285,"date":"2013-10-10T11:52:24","date_gmt":"2013-10-10T04:52:24","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=18285"},"modified":"2013-10-10T11:52:24","modified_gmt":"2013-10-10T04:52:24","slug":"yellen-ditunjuk-sebagai-kandidat-gubernur-bank-sentral-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2013\/10\/10\/yellen-ditunjuk-sebagai-kandidat-gubernur-bank-sentral-as\/","title":{"rendered":"Yellen Ditunjuk Sebagai Kandidat Gubernur Bank Sentral AS"},"content":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; World News) &#8211; Obama sebelumnya telah mempertimbangkan untuk mengajukan nama mantan penasihat ekonominya, Lawrence Summers. Namun Summers September lalu memutuskan untuk mundur setelah menerima resistensi dari kubu Demokrat di dalam Senat. Juli, sekitar sepertiga dari kaukus Demokrat di Senat menandatangani sebuah surat yang mendesak Obama untuk menominasikan Yellen.<\/p>\n<p>Pengumuman\u00a0 yang akan diumumkan secara resmi Rabu kemarin\u00a0 akan mengakhiri debat publik berkepanjangan terkait pilihan Obama. Perdebatan dimulai Juni lalu ketika Obama mengatakan Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke tidak akan meneruskan posisinya ketika masa jabatannya berakhir Januari tahun depan.<\/p>\n<p>Nasib Yellen kemudian akan ditentukan oleh Senat, yang tengah menyaksikan perselisihan hangat antara kubu Demokrat dan Republik terkait isu fiskal.<\/p>\n<p>Sebagian pemerintah AS tengah menjalani penutupan sementara, atau shutdown, sejak 1 Oktober, karena Kongres AS gagal menyetujui anggaran baru. Kementerian Keuangan AS memperkirakan bahwa pemerintah akan kehabisan dana pada 17 Oktober, namun tidak bisa mengajukan pinjaman karena pagu utang yang berlaku saat ini.<\/p>\n<p>Jika disetujui Senat, Yellen akan menjadi perempuan pertama yang menduduki kursi gubernur bank sentral AS sepanjang sejarah institusi tersebut, yang telah berdiri selama 100 tahun. Waktu pengambilan keputusan masih belum bisa ditentukan akibat perselisihan yang terjadi di Kongress.<\/p>\n<p>Senator Charles E. Schumer, dari Demokrat, mengatakan: \u201cIa [Yellen] merupakan pilihan terbaik. Saya percaya ia akan terpilih dengan marjin yang luas.\u201d Yellen, 67 tahun, menjabat sebagai Wakil Gubernur Bank Sentral AS sejak 2010.<\/p>\n<p>Sebagai pengganti Bernanke, Yellen juga akan menghadapi persoalan yang telah membayangi Amerika beberapa bulan terakhir ini: memutuskan kapan dan bagaimana sistem keuangan AS bisa berpijak dari kebijakan easy-money, tanpa mengganggu ekonomi yang sedang rapuh.<\/p>\n<p>Sebagai orang nomor dua, ia selama ini bertindak sebagai penasihat utama bagi Bernanke, termasuk ketika merancang program easy-money, atau pelonggaran kebijakan moneter, guna memperkuat pertumbuhan Amerika.Terpilihnya Yellen artinya Bank Sentral AS dalam waktu dekat ini kemungkinan tidak akan membuat perubahan berarti terkait kebijakan easy-money.<\/p>\n<p>(Iin Caratri\/IC\/BL-WSJ)<\/p>\n<p>Iin Caratri : Head Research of Vibiz Management Centre , Managing Partner Divisi FATS dari Vibiz Consulting dan juga sebagai\u00a0 Executive Editor di Businesslounge.co<br \/>\nTwitter : @iincaratri<\/p>\n<p>pic : http:\/\/media.wbur.org<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; World News) &#8211; Obama sebelumnya telah mempertimbangkan untuk mengajukan nama mantan penasihat ekonominya, Lawrence Summers. Namun Summers September lalu memutuskan untuk mundur setelah menerima resistensi dari kubu Demokrat di dalam Senat. Juli, sekitar sepertiga dari kaukus Demokrat di Senat menandatangani sebuah surat yang mendesak Obama untuk menominasikan Yellen. Pengumuman\u00a0 yang akan diumumkan secara resmi Rabu kemarin\u00a0 akan mengakhiri debat publik berkepanjangan terkait pilihan Obama. Perdebatan dimulai Juni lalu ketika Obama mengatakan Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":18286,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1049,1050],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18285"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18285"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18285\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}