{"id":176457,"date":"2020-10-30T10:57:11","date_gmt":"2020-10-30T03:57:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.blj.co.id\/?p=176457"},"modified":"2020-12-03T08:58:13","modified_gmt":"2020-12-03T01:58:13","slug":"musim-gugur-di-belanda-seperti-menjelajah-negeri-dongeng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2020\/10\/30\/musim-gugur-di-belanda-seperti-menjelajah-negeri-dongeng\/","title":{"rendered":"Musim Gugur di Belanda seperti Menjelajah Negeri Dongeng"},"content":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; Travel)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Banyak sekali dari kita yang pernah merasakan musim gugur, sebab musim itu memang tidak ada di Indonesia. Ya, kecuali Anda pernah mengunjungi negara-negara dengan empat musim di luar sana. Sehingga menikmati musim yang berbeda di suatu negara dapat menjadi satu pengalaman yang tak terlupakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di negara tropis, kita memang hanya mengenal musim hujan dan musim panas. Tapi di negara-negara barat seperti di Belanda, terdapat empat musim, yakni <em>spring<\/em> (musim semi), <em>summer<\/em> (musim panas), <em>autumn<\/em> (musim gugur), dan <em>winter<\/em> (musim dingin).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini Belanda sedang mengalami musim gugur (dalam bahasa Belanda disebut <em>herfst)<\/em> yang secara teori jatuh pada akkhir bulan September, hingga memasuki bulan Desember. Sebuah musim yang cantik dan sering kali menjadi obyek foto dari para <em>traveler <\/em>oleh karena dalam sekejap pepohonan pun berubah warna mulai dari merah, orange, kuning, hingga cokelat. Apalagi ketika dedaunan dengan aneka warna tersebut mulai rontok dan memenuhi jalan-jalan, menciptakan suasana musim gugur yang sering kali disebut romantis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-176445\" src=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Musim-gugur-di-Belanda-3.jpg\" alt=\"\" width=\"1094\" height=\"798\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Musim-gugur-di-Belanda-3.jpg 1094w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Musim-gugur-di-Belanda-3-300x219.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Musim-gugur-di-Belanda-3-1024x747.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Musim-gugur-di-Belanda-3-768x560.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1094px) 100vw, 1094px\" \/>\u00a0Pada musim ini, hari terasa lebih pendek (sebab matahari akan terbenam sekitar pukul 6 dan akan terbit kembali pukul 7.30 pagi) dan udara semakin dingin sebab ini adalah peralihan dari musim panas ke musim dingin. Langit hampir selalu tertutup awan dan berwarna kelabu, juga tiupan angin yang terasa lebih kencang. Angin inilah yang kemudian membuat dedaunan berguguran. Temperatur udara sudah mulai tembus di bawah 10 derajat celcius dan akan terus berangsur turun ke titik beku dalam menyambut musim dingin dan salju-saljunya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun demikian, menikmati musim gugur di Belanda akan menjadi satu pengalaman yang menarik. Sebuah musim yang penuh warna yang selalu menggoda untuk diabadikan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-176447\" src=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Musim-gugur-di-Belanda-2.jpg\" alt=\"\" width=\"999\" height=\"831\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Musim-gugur-di-Belanda-2.jpg 999w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Musim-gugur-di-Belanda-2-300x250.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Musim-gugur-di-Belanda-2-768x639.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 999px) 100vw, 999px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biasanya, sebelum pandemi, maka bukan hanya para turis yang terlihat berseliweran menikmati musim gugur, penduduk lokal pun akan tampak bersantai dan bercengkrama di taman-taman, atau di depan halaman rumah. Sore hari akan menjadi lebih panjang sehingga banyak diisi dengan duduk-duduk di caf\u00e9, kedai kopi, dan melakukan <em>hangout<\/em> bersama teman-teman. Sebab bila musim dingin tiba, mereka akan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Hal lainnya yang juga menawan adalah bagaimana lampu-lampu sepeda menjadi sebuah pemandangan &#8220;masal&#8221; sebab di sana, sepeda adalah raja jalanan yang telah diwajibkan menyalakan lampu sejak tahun 1905.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahun ini, mungkin musim gugur di Belanda belum dapat kita nikmati oleh karena pandemi yang membatasi mobilitas kita. Tetapi pastikan Anda untuk memasukkan <em>schedule<\/em> musim gugur pada agenda liburan Anda tahun depan.<\/p>\n<p><em>Debbie Kusuma\/VMN\/BLJ &#8211; pict: Melly<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; Travel) Banyak sekali dari kita yang pernah merasakan musim gugur, sebab musim itu memang tidak ada di Indonesia. Ya, kecuali Anda pernah mengunjungi negara-negara dengan empat musim di luar sana. Sehingga menikmati musim yang berbeda di suatu negara dapat menjadi satu pengalaman yang tak terlupakan. Di negara tropis, kita memang hanya mengenal musim hujan dan musim panas. Tapi di negara-negara barat seperti di Belanda, terdapat empat musim, yakni spring (musim semi), summer (musim panas), autumn (musim [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":176453,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1057],"tags":[649,1287],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176457"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=176457"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176457\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":177125,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176457\/revisions\/177125"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/176453"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=176457"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=176457"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=176457"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}