{"id":164895,"date":"2018-08-07T10:00:20","date_gmt":"2018-08-07T03:00:20","guid":{"rendered":"http:\/\/blj.co.id\/?p=164895"},"modified":"2019-10-04T10:28:57","modified_gmt":"2019-10-04T03:28:57","slug":"membangun-relasi-dengan-pelanggan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2018\/08\/07\/membangun-relasi-dengan-pelanggan\/","title":{"rendered":""},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-164899 aligncenter\" src=\"http:\/\/blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Membangun-relasi-dengan-pelanggan-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"520\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Membangun-relasi-dengan-pelanggan-1.jpg 1200w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Membangun-relasi-dengan-pelanggan-1-300x130.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Membangun-relasi-dengan-pelanggan-1-768x333.jpg 768w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Membangun-relasi-dengan-pelanggan-1-1024x444.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-170159 size-full\" src=\"http:\/\/blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/bangunrelasipelanggan.jpg\" alt=\"\" width=\"1074\" height=\"483\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/bangunrelasipelanggan.jpg 1074w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/bangunrelasipelanggan-300x135.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/bangunrelasipelanggan-768x345.jpg 768w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/bangunrelasipelanggan-1024x461.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 1074px) 100vw, 1074px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge Journal &#8211; Marketing and Service) Bagi seorang <em>marketing<\/em>, memiliki seorang <em>customer<\/em> sangat sayang untuk dilewatkan. Melihat seorang calon<em> customer<\/em> saja pun, senangnya bukan main. Harapan pun langsung melambung tinggi, bayangan-bayangan <em>goal<\/em>-nya target langsung menari-nari bukan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain kecocokan antara <em>needs<\/em> dan <em>pricing<\/em>, tidak dapat dipungkiri bahwa suatu <em>relationship<\/em> antara <em>customer<\/em> dengan kita sebagai<em> marketing<\/em> adalah hal penting yang seringkali mampu menjadi penentu dari kesuksesan sebuah prospek menjadi <em>\u201cclosing<\/em>\u201d.\u00a0 Kalau sudah rasa nyaman dan dekat dengan<em> customer<\/em> maka apapun yang ditawarkan (bahkan mungkin sedikit lebih mahal pun) dapat <em>closing. <\/em>Nah, tentunya ada hal yang harus dapat mengena di hati customer yang mempengaruhi keputusannya.\u00a0 Apa sajakah itu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat mencuri hati seorang calon <em>customer:<\/em><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li><em>Last Impression<\/em><\/li>\n<li>Komunikasi yang kredibel<\/li>\n<li><em>Attitude<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketiga hal ini saya coba jabarkan sebagai berikut:<\/p>\n<p>1. <em>Last Impression<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Last?<\/em> Mengapa bukan <em>First Impression?<\/em> Menarik sekali melihat beberapa <em>quote<\/em> di bawah ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cAlmost everyone will make a good first impression, but only a few will make a good lasting impression\u201d-<\/em> <strong>Sonya Parker<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cFirst impression is very important but the last impression we leave with our customer will be the most lasting impression\u201d <\/em>\u2013 <strong>Shep Hyken<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setuju dengan kedua <em>quote<\/em> ini , <em>first impression<\/em> memang sangat penting untuk membuat orang tidak melupakan Anda saat pertama kali bertemu dan bersemangat membangun<em> relationship<\/em> dengan Anda. Tapi the <em>first impression<\/em> harus diikuti dengan hal-hal yang menarik dalam pertemuan Anda dengan <em>customer <\/em>hingga menumbuhkan <em>last impression<\/em> yang betul-betul akan dikenang baik selamanya! Hal ini berhubungan dengan poin nomor 2 dan 3 di bawah ini.<\/p>\n<p>2. Komunikasi yang kredibel<em> (Credible Communication)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komunikasi yang membangun rasa percaya <em>customer<\/em> adalah komunikasi yang apa adanya. Artinya komunikasi yang tidak berlebihan, tidak <em>\u201clebay\u201d,<\/em> tidak <em>over promise<\/em>. Komunikasi sederhana namun memancarkan ketulusan hati dan rasa menghargai <em>customer<\/em>. Hal ini mencakup verbal dan non verbal. Bagaimana pandangan mata Anda, sikap Anda saat mendengarkan, postur tubuh dan lainnya semuanya menunjukkan bahwa Anda menghargai <em>customer.\u00a0 <\/em>Dari sinilah maka <em>customer <\/em>dapat tumbuh rasa percayanya kepada Anda, ia tahu Anda mengatakan yang benar dan tidak sedang menipu.<\/p>\n<p>3. <em>Attitude<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Attitude<\/em> yang baik selalu mampu meyakinkan orang tentang diri Anda sendiri. <em>Attitude<\/em> merupakan salah satu penentu keberhasilan bahkan lebih dari <em>knowledge <\/em>dan <em>skill<\/em> yang Anda miliki. Ingat bahwa<em> attitude<\/em> mencakup sikap, tingkah laku, atau perilaku dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain, jadi tidak cukup hanya sopan santun di awal komunikasi tapi setelah itu bertingkah <em>\u201cnyeleneh\u201d <\/em>misalnya. <em>Attitude <\/em>dilihat secara menyeluruh dan membangun <em>image<\/em> Anda di mata <em>customer<\/em>. Sikap pun sebaiknya pada batas-batas wajar, tidak bersikap sok kenal sok dekat dengan calon <em>customer.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketiga hal ini akan secara sinergi menentukan hubungan seperti apa yang terbangun antara Anda dengan <em>customer<\/em> sehingga nantinya\u00a0 tentu akan berpengaruh kepada kesuksesan Anda menjual. Praktekkan terus pada setiap <em>customer <\/em>yang Anda temui dan semakin lama akan semakin <em>\u201cluwes\u201d<\/em> dalam membangun <em>relationship<\/em> dengan <em>customer<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semoga berhasil!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/blj.co.id\/wp- content\/uploads\/2014\/08\/Vera-Herlina.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" size-full wp-image-49296 alignleft\" src=\"http:\/\/blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Vera-Herlina.jpg\" alt=\"Vera Herlina\" width=\"120\" height=\"120\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Vera-Herlina.jpg 120w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Vera-Herlina-90x90.jpg 90w\" sizes=\"(max-width: 120px) 100vw, 120px\" \/><\/a><em>dr. Vera Herlina,S.E.,M.M\/VMN\/BL\/Partner of Management &amp; Technology Services, Vibiz Consulting Group.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; Marketing and Service) Bagi seorang marketing, memiliki seorang customer sangat sayang untuk dilewatkan. Melihat seorang calon customer saja pun, senangnya bukan main. Harapan pun langsung melambung tinggi, bayangan-bayangan goal-nya target langsung menari-nari bukan? Selain kecocokan antara needs dan pricing, tidak dapat dipungkiri bahwa suatu relationship antara customer dengan kita sebagai marketing adalah hal penting yang seringkali mampu menjadi penentu dari kesuksesan sebuah prospek menjadi \u201cclosing\u201d.\u00a0 Kalau sudah rasa nyaman dan dekat dengan customer maka apapun yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":48,"featured_media":170165,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[7947],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164895"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/48"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=164895"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164895\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":170163,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164895\/revisions\/170163"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/170165"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=164895"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=164895"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=164895"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}