{"id":157607,"date":"2016-08-25T10:09:32","date_gmt":"2016-08-25T03:09:32","guid":{"rendered":"http:\/\/blj.co.id\/?p=157607"},"modified":"2016-08-25T10:10:42","modified_gmt":"2016-08-25T03:10:42","slug":"influencer-marketing-untuk-tingkatkan-popularitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2016\/08\/25\/influencer-marketing-untuk-tingkatkan-popularitas\/","title":{"rendered":"Influencer Marketing untuk Tingkatkan Popularitas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge Journal &#8211; Marketing and Service) Menggunakan <em>influencer<\/em> sebagai upaya meningkatkan popularitas Anda dapat saja menjadi alternatif strategi yang dapat Anda lakukan. Hal ini banyak dilakukan oleh <em>brand <\/em>ternama untuk mendongkrak popularitas mereka. Salahkah? Tidak! Sahkah? Tentu saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti bila Anda ingin melakukan skydive untuk pertama kalinya, maka Anda membutuhkan intruktur yang dapat terjun bersama-sama dengan Anda. Sangat mustahil untuk melakukannya seorang diri pada kesempatan yang pertama. Bahkan membutuhkan lisensi untuk kelak Anda dapat melakukannya seorang diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bekerja dengan <em>influencer<\/em> bagaikan melakukan <em>skydive <\/em>bersama dengan seorang instruktur. Bukan Anda yang melakukannya, namun Anda dapat mengamati dan mempelajarinya dari dekat hingga Anda mengerti apa yang harus Anda lakukan. Bekerja dengan <em>influencer <\/em>akan memudahkan Anda untuk belajar bahkan mendapatkan akses kepada audiens mereka, dan strategi pemasaran mereka. Ini tentu saja hal yang mahal yang tidak dapat Anda peroleh dengan mudah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hanya penting untuk memiliki rasa ingin tahu dan mempelajari sehingga Anda pun bertambah dalam strategi pemasaran Anda. Bagi beberapa <em>brand, <\/em>mereka hanya menyewa <em>influencer<\/em> dan kemudian tutup mata, tidak mau tahu apa yang dilakukan si <em>influencer<\/em> yang penting target market mereka tercapai. Ini sebuah kesalahan. Walaupun Anda dapat melakukan hal yang sama, namun putuskanlah untuk mendapatkan kesempatan belajar dengan cerdas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Beberapa keuntungan menggunakan <em>influencer<\/em><\/strong><\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Menggunakan <em>influencer <\/em>sama dengan memanfaatkan apa yang telah <em>influencer <\/em>capai, jangkauannya, wewenang, serta nama besarnya.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Meningkatkan pengaruh sosial.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Audiens yang lebih besar.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Mendapatkan klien baru dengan cara yang lebih efektif dan cepat.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><em>Bac<\/em><em>k-links, <\/em><em>relationship, <\/em>dan peluang bisnis.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu ada beberapa hal yang diketahui mengenai <em>Influencer Marketing: <\/em><\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Hanya sekitar 3% dari masyarakat dapat membuat 90% dampak penjualan hanya melalui dunia maya, demikian menurut Traackr, sebuah lembaga yang berkecimpung dalam\u00a0<em>Influencer Marketing<\/em>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><em>Influencer Marketing<\/em> dapat mengembalikan investasi rata-rata hingga 650%. Sebuah angka yang mengejutkan. Demikian menurut SproutSocial.com.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Sejumlah 50% pemasar menggunakan beberapa bentuk <em>influencer<\/em> <em>marketing<\/em> pada kampanye mereka untuk mengumpulkan lead dan meningkatkan penjualan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Sejumlah 59% dari pemasar berencana untuk meningkatkan anggaran <em>influencer marketing <\/em>mereka.<\/li>\n<\/ol>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-157615 aligncenter\" src=\"http:\/\/blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Fastest-growing-online-customer-acquisition-method-influencer-marketing-your-escape-from-9to5.png\" alt=\"Fastest-growing-online-customer-acquisition-method-influencer-marketing (your escape from 9to5)\" width=\"1200\" height=\"512\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Fastest-growing-online-customer-acquisition-method-influencer-marketing-your-escape-from-9to5.png 1200w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Fastest-growing-online-customer-acquisition-method-influencer-marketing-your-escape-from-9to5-300x128.png 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Fastest-growing-online-customer-acquisition-method-influencer-marketing-your-escape-from-9to5-768x328.png 768w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Fastest-growing-online-customer-acquisition-method-influencer-marketing-your-escape-from-9to5-1024x437.png 1024w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari data di atas maka dapat dikatakan <em>influencer marketing <\/em>menduduki peringkat pertama dalam mendapatkan klien secara online.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang apa yang dapat Anda lakukan untuk memanfaatkan si <em>influencer<\/em> tanpa berbicara masalah bayaran? Carilah kesempatan untuk dapat dikenal dan diingat, misalnya:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Jika konten si <em>influence <\/em>baik adanya, maka lakukanlah <em>backlink <\/em>dalam berbagai\u00a0<em>posting<\/em> yang Anda miliki. Jangan hanya satu kali, melainkan dapat Anda lakukan berkali-kali selama konteks yang Anda usung berkaitan. Buatlah <em>link<\/em> yang natural dan relevan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Perkenalkan diri Anda dengan Percaya Diri (PD) pada si <em>influencer<\/em>. Misalnya Anda dapat membuat komentar atas <em>posting<\/em>-an yang dibuatnya dan katakanlah bahwa itu telah menginspirasi ANda.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Lakukan sebuah <em>case study<\/em> teknik maka yang berhasil, mana yang tidak.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Anda dapat meng-<em>quote <\/em>si <em>influencer <\/em>bahkan menyapa mereka dan lihatlah bilamana mereka memberikan respon. Jika tidak mendapatkan respons, jangan menjadikecil hati. Itu sudah biasa. Tambahkan saja daftar <em>influencer <\/em>Anda.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tambahkan komentar yang cerdas pada <em>posting-<\/em>an mereka. Jika Anda beruntung maka Anda dapat mulai membangun hubungan dengan mereka.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tawarkan hal yang menarik bagi si <em>influencer, <\/em>misalnya saja foto atau infografis. Jika ia berkenan maka bertambah muluslah hubungan Anda.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun penting untuk menyadari bahwa ini bukanlah sebuah teknik untuk meningkatkan penjualan semata-mata namun lebih kepada meningkatkan popularitas melalui mereka.<\/p>\n<p><em>nancy\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nPicture: Business Lounge Journal<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0Artikel terkait:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/blj.co.id\/2015\/10\/13\/tips-menemukan-influencer-di-media-sosial\/\">Tips Menemukan Influencer di Media Sosial<\/a><br \/>\n<a href=\"http:\/\/blj.co.id\/2015\/10\/16\/keuntungan-menggunakan-jasa-influencer\/\">Keuntungan Menggunakan Jasa Influencer<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; Marketing and Service) Menggunakan influencer sebagai upaya meningkatkan popularitas Anda dapat saja menjadi alternatif strategi yang dapat Anda lakukan. Hal ini banyak dilakukan oleh brand ternama untuk mendongkrak popularitas mereka. Salahkah? Tidak! Sahkah? Tentu saja. Seperti bila Anda ingin melakukan skydive untuk pertama kalinya, maka Anda membutuhkan intruktur yang dapat terjun bersama-sama dengan Anda. Sangat mustahil untuk melakukannya seorang diri pada kesempatan yang pertama. Bahkan membutuhkan lisensi untuk kelak Anda dapat melakukannya seorang diri. Bekerja dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":94425,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1051,16],"tags":[7947],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157607"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157607"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157607\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":157619,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157607\/revisions\/157619"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/94425"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157607"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157607"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157607"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}