{"id":15261,"date":"2014-05-30T14:04:47","date_gmt":"2014-05-30T07:04:47","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=15261"},"modified":"2014-05-30T14:43:16","modified_gmt":"2014-05-30T07:43:16","slug":"senyum-awal-keberhasilan-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2014\/05\/30\/senyum-awal-keberhasilan-anda\/","title":{"rendered":"Senyum, Awal Keberhasilan Anda!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Infog-26.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-35049\" alt=\"Infog-26\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Infog-26.jpg\" width=\"750\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Infog-26.jpg 750w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Infog-26-300x160.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Services) &#8211; Saya suka belajar dan mengamati perilaku seseorang dalam hal berkomunikasi baik untuk tujuan relationship pribadi maupun bisnis. Kali ini saya ingin menyampaikan hal yang sangat sederhana tapi penting yaitu tentang senyum yang merupakan bagian dari keramahtamahan. Suatu hal yang sederhana tetapi sangat bermakna, kecil tapi tidak bisa dikesampingkan ataupun dihilangkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kejadian pertama adalah di tempat saya bekerja. Lokasi kantor ada di dalam sebuah komplek perkantoran yang pintu gerbangnya dijagai oleh Satpam. Setiap kali memasuki pintu gerbang maka Pak Satpam sudah siap menyambut dengan sapaan dan senyuman, walaupun tidak jarang orang yang disapa kurang memperhatikannya dan hanya lewat begitu saja. Keesokan harinya masih saja Satpam tersebut bersikap ramah dengan memberikan senyum dan sapaan yang tulus kepada siapa saja yang lewat di gerbang lokasi perkantoran ini. Melihat hal tersebut saya cukup salut dan kagum atas pelayanan yang diberikan, bahkan saya mendengar dari teman teman yang lain Satpam ini sering menawarkan tumpangan bagi mereka yang sedang berjalan kaki untuk menghantarkan mereka ke tempat yang searah dengan tujuannya tanpa mengharapkan imbalan apa apa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lain halnya dengan kejadian kedua yang saya alami, yaitu pada saat saya hendak keluar dari area parkir di salah satu mall di daerah Jakarta Barat. Tempat parkir memang sudah menggunakan otomatisasi, hanya dengan menekan tombol tiket, maka tiket keluar. Tetapi petugas di pos tiket tetap ada. Saya perhatikan petugas hanya diam saja tanpa ada sepatah katapun, ketika menerima tiket parkir dan memproses pembayaran,\u00a0 padahal di monitor computer tertera tulisan bagi si petugas untuk tidak lupa memberikan salam dan senyuman, tetapi tidak dilakukan. Sepertinya sama saja saya sedang berhadapan dengan mesin, padahal sudah jelas ada Standar prosedur Operasional nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dampak Positif Senyum<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi saya pribadi Satpam yang ramah tadi selain membuat saya nyaman, juga berpersepsi bahwa manajemen komplek perkantoran ini profesioanal karena punya Satpam yang baik. Juga tanpa bisa ditahan saya menceritakannya juga ke teman-teman, jadilah dia buah bibir yang seringkali mendatangkan rejeki. Senyum yang begitu sederhana dan mudah dilakukan ternyata dampaknya besar. Senyum dapat mempengaruhi emosional seseorang dan hal ini juga yang membedakan manusia dengan robot atau mesin, melalui senyuman yang diberikan ada rasa persahabatan dan keakraban yang ditularkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apakah Senyum itu? Menurut Wikipedia, dalam fisiologi, senyum adalah ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Kebanyakan orang senyum untuk menampilkan kebahagian dan rasa senang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Senyum dalam dunia service<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apalagi dalam dunia service senyum amerupakan keharusan, dimanapun dan jenis produk atau jasa apapun yang dihasilkan, mengapa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Senyum memancarkan kebahagiaan dan kegembiraan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini seperti magnet yang akan menarik orang di sekitar anda datang mendekat, termasuk pelanggan dan calon pelanggan.\u00a0 Karena ada keramahan dan keakraban disitu\u00a0 yang membuat mereka tidak akan segan segan datang pada anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Senyum memancarkan energi positif,\u00a0 optimis dan semangat<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelanggan merasa yakin menghampiri anda karena dengan senyuman anda tampak begitu antusias dan penuh percaya diri dapat memberikan saran dan solusi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Senyum meningkatkan prestise anda sendiri<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seseorang yang tersenyum umumnya akan membuat raut wajahnya bertambah baik, bahkan menjadi lebih cantik atau tampan ketimbang diam apalagi pada saat marah. Hal sederhana ini akan memberi peluang untuk mengawali pembicaraan penting, meredakan ketegangan, menurunkan kadar emosi dan banyak hal positif lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal yang tidak boleh dilupakan adalah menyertakan ketulusan dalam setiap senyuman yang anda berikan.\u00a0 Caranya, buatlah hati Anda senang dengan apa yang Anda kerjakan. Pada saat tersenyum, tarik ke atas sudut bibir kiri dan kanan sepanjang dua centi dan kembangkan selama tujuh detik lamanya. Senyum seperti ini yang disebut dengan senyum yang tulus dan bukan senyum basa-basi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak selalu situasi yang menyenangkan akan kita temui, tetapi bisa saja yang kita hadapi itu pelanggan yang marah atau komplain dan berbagai macam karakter lainnya. Justru disinilah tantangannya bagaimana anda dapat mengatasi kondisi tersebut dan seberapa kekuatan anda untuk dapat tersenyum dan memenangkan situasi yang ada. Semakin mahir dan terlatih mental anda menghadapi berbagai macam karakter pelanggan, hal ini akan memunculkan sebuah pribadi yang unggul dimana anda semakin siap untuk dipercayakan pekerjaan di level yang lebih tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang tokoh dunia yang sangat terkenal \u2013 <strong>Mother Teresa<\/strong> \u2013 menyampaikan sebuah makna dari senyum yang\u00a0 luar biasa: <em>every time you smile at someone, it is an action of love, a gift to that person, a beautiful thing<\/em>. Benar! Senyum adalah awal untuk keberhasilan berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Esti\/Business Lounge<br \/>\nEditor: Iin Caratri<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Services) &#8211; Saya suka belajar dan mengamati perilaku seseorang dalam hal berkomunikasi baik untuk tujuan relationship pribadi maupun bisnis. Kali ini saya ingin menyampaikan hal yang sangat sederhana tapi penting yaitu tentang senyum yang merupakan bagian dari keramahtamahan. Suatu hal yang sederhana tetapi sangat bermakna, kecil tapi tidak bisa dikesampingkan ataupun dihilangkan. Kejadian pertama adalah di tempat saya bekerja. Lokasi kantor ada di dalam sebuah komplek perkantoran yang pintu gerbangnya dijagai oleh Satpam. Setiap kali memasuki pintu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":35037,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15261"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15261"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15261\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35809,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15261\/revisions\/35809"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35037"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15261"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15261"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15261"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}