{"id":148715,"date":"2016-01-13T08:17:49","date_gmt":"2016-01-13T01:17:49","guid":{"rendered":"http:\/\/blj.co.id\/?p=148715"},"modified":"2020-03-18T11:46:28","modified_gmt":"2020-03-18T04:46:28","slug":"toyota-ketika-para-millennial-menunda-membeli-mobil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2016\/01\/13\/toyota-ketika-para-millennial-menunda-membeli-mobil\/","title":{"rendered":"Toyota: Ketika Para Millennial Menunda Membeli Mobil"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Toyota's kid brother Scion grows up as millennials delay buying cars \">(Business Lounge Journal &#8211; Global News) Scion adalah <em>brand <\/em>milik Toyota\u00a0yang berorientasi pada generasi muda, kini menyasar pasar yang berusia lebih tua sehubungan dengan para millennial yang menunda untuk membeli mobil.\u00a0 <\/span><\/span><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Scion, Toyota Motor Co's (7203.T) youth-oriented brand, is targeting an older, more mainstream audience as &quot;millennials&quot; delay car purchases, raising the possibility of weaker-than-expected sales growth this year. \">Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan penjualan yang lebih lemah dari perkiraan tahun ini.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"&quot;Millennials are in fact buying cars, they have just waited longer to buy cars because they've come out of college with more financial debt than any other generation, so their decision making around durable goods is being delayed,&quot; said Andrew Gilleland, who\">&#8220;Para millennium sebenarnya membeli mobil, hanya mereka menunggu lebih lama untuk membeli mobil karena mereka sudah keluar dari perguruan tinggi dengan lebih banyak hutang keuangan daripada generasi lainnya, sehingga pengambilan keputusan mereka atas barang-barang yang tahan lama mengalami penundaan,&#8221; demikian dikatakan Andrew Gilleland, yang <\/span><span title=\"took over as vice president of Scion in September. \">mengambil alih sebagai vice president Scion pada bulan September.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"Scion is Toyota's solution-in-progress to an ongoing slide in car ownership among young drivers, who are increasingly turning to ride-hailing apps and car-sharing services as an alternative to owning cars. \"><span title=\"&quot;Millennials are in fact buying cars, they have just waited longer to buy cars because they've come out of college with more financial debt than any other generation, so their decision making around durable goods is being delayed,&quot; said Andrew Gilleland, who\">Gilleland<\/span> mengatakan Scion berharap untuk menjual 70.000 sampai 80.000 mobil pada tahun ini, namun mengakui adanya risiko bahwa penjualan mungkin tekor dari perkiraan sebelumnya 80.000. Scion sedang membuat sebuah program sebuah solusi Toyota untuk kepemilikan mobil di kalangan generasi muda, yang semakin beralih untuk memanfaatkan jasa aplikasi transportasi dan layanan <em>car-sharing<\/em> sebagai alternatif untuk memiliki mobil.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"Launched in 2003, the US brand initially targeted drivers around the 18-35 age group, selling a small range of well-equipped, entry-level Toyota-made cars to millennials in hopes that they will graduate to the Toyota brand in the future. \">Diluncurkan pada tahun 2003, merek yang berawal dari Amerika ini semula menargetkan pengemudi dari kelompok 18-35 usia, dengan menjual berbagai mobil kecil yang dilengkapi dengan baik. Dengan demikian Toyota berharap kaum millennium ke depannya akan tetap menjadi pengguna Toyota di masa depan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"They were no longer interested in quirky models including the compact xB that drove sales in the brand's early years, and were now interested in the iM four-door hatchback and iA four-door sedan. \">Gilleland mengatakan kira-kira setengah dari semua pembeli Scion berada di bawah 35. Tetapi kini mereka tidak lagi tertarik pada model unik termasuk compact xB yang mendorong penjualan pada tahun-tahun awal, dan sekarang tertarik pada iM four-door hatchback dan iA four-door sedan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"&quot;The customer is now very different from the people who were buying the xB, who wanted to stand out from the crowd,&quot; Gilleland said.\">&#8220;Pelanggan sekarang sangat berbeda dari orang-orang yang membeli xB, yang ingin berdiri keluar dari kerumunan,&#8221; demikian dikatakan Gilleland seperti dilansir oleh Reuters. <\/span><span title=\"&quot;We've found that consumers are looking for something more mainstream now.&quot; \">&#8220;Kami telah menemukan bahwa konsumen mencari sesuatu yang lebih utama sekarang.&#8221;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"To win over a market in tune with hip hop, heavy metal and skateboarding, Scion has supplemented traditional car advertising with its own record label, online TV series and sponsored music events as it has tried to sculpt an image of an underground lifestyle brand. \">Untuk memenangkan pasar yang identik dengan selaras dengan hip hop, heavy metal dan <em>skateboarding<\/em>, Scion telah dilengkapi iklan mobil tradisional dengan label rekaman sendiri, serial TV online, dan acara musik yang disponsori yang bernuansa <em>underground lifestyle brand<\/em>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"But the strategy has been slow to generate lasting sales growth.\">Tapi strategi telah melambat untuk menghasilkan pertumbuhan penjualan. <\/span><span title=\"Annual sales fell 3.2 percent to around 56,000 vehicles in 2015, marking a fifth consecutive year of decline, and are less than a third what they were in 2006, when sales peaked around 173,000. \">Penjualan tahunan turun 3,2 persen menjadi sekitar 56.000 kendaraan pada tahun 2015, menandai penurunan pada lima tahun berturut-turut, dan kurang dari sepertiga yang dicapai pada tahun 2006, ketika penjualan mencapai puncaknya sekitar 173.000.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"Scion is counting on its first crossover model, the C-HR, which goes on sale in early 2017, as the brand bets on a general boom in US demand for larger vehicles to lift sales to 100,000 next year.\">Scion mengandalkan model pertamanya Crossover, C-HR, yang akan dijual pada awal 2017, dan diharapkan akan booming sebagaimana permintaan AS untuk kendaraan yang lebih besar untuk mengangkat penjualan menjadi 100.000 tahun depan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>citra\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage : Business Lounge Journal<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; Global News) Scion adalah brand milik Toyota\u00a0yang berorientasi pada generasi muda, kini menyasar pasar yang berusia lebih tua sehubungan dengan para millennial yang menunda untuk membeli mobil.\u00a0 Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan penjualan yang lebih lemah dari perkiraan tahun ini. &#8220;Para millennium sebenarnya membeli mobil, hanya mereka menunggu lebih lama untuk membeli mobil karena mereka sudah keluar dari perguruan tinggi dengan lebih banyak hutang keuangan daripada generasi lainnya, sehingga pengambilan keputusan mereka atas barang-barang yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":87009,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120],"tags":[709],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/148715"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=148715"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/148715\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":173503,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/148715\/revisions\/173503"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87009"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=148715"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=148715"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=148715"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}