{"id":144961,"date":"2015-12-15T14:06:45","date_gmt":"2015-12-15T07:06:45","guid":{"rendered":"http:\/\/blj.co.id\/?p=144961"},"modified":"2015-12-16T10:27:21","modified_gmt":"2015-12-16T03:27:21","slug":"uber-gantikan-rating-bintang-lima-dengan-emoji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/12\/15\/uber-gantikan-rating-bintang-lima-dengan-emoji\/","title":{"rendered":"Uber Gantikan Rating Bintang Lima dengan Emoji"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge Journal &#8211; News) <span title=\"The company is currently testing out new ratings systems in a handful of markets that include a choice of \u201cthumbs up\/thumbs down,\u201d emoji smiles and other options that give passengers a basic choice of good or bad, Singapore-based Uber spokesperson Karun Arya\">Sistem penilaian dengan pemberian lima bintang milik Uber yang diberikan untuk <span title=\"Uber's five-star rating system for drivers could soon be replaced with something even simpler.\n\n\">pengemudinya<\/span> akan segera diganti dengan sesuatu yang lebih sederhana. Perusahaan ini sedang menguji penilaian sistem baru dalam beberapa pasar yang mencakup pilihan &#8220;<em>thumbs up\/thumbs down<\/em>,&#8221; emoji senyum dan pilihan lain yang memberikan penumpang pilihan dasar yang baik atau buruk, demikian dikatakan juru bicara Uber yang berbasis di Singapura, Karun Arya seperti dilansir oleh <\/span><span title=\"told Quartz.\n\n\">Quartz.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"The global initiative was started by Uber's San Francisco headquarters last week, Arya said, and will initially only affect a handful of users around the world.\">Inisiatif global ini dimulai Uber San Francisco pada pekan lalu, demikian dikatakan Arya, dan pada awalnya hanya akan mempengaruhi beberapa pengguna di seluruh dunia. Arya tidak dapat langsung menyebutkannya bahwa akan digunakan di <\/span><span title=\"He couldn't immediately name all the markets involved, or discuss many of the details, but judging from surprised Uber users on Twitter, they include Singapore and Austin, Texas:\n\n\">semua pasar Uber yang terlibat, namun demikian hal ini sudah langsung bocor di media sosial ketika seorang pengguna Twitter men-tweet bagaimana ia terkejut sebab diminta memberi nilai dengan jempol sebagai pengganti memberikan penilain dengan bintang. Selain itu seorang pengguna Twitter dari Texas pun mengatakan hal yang sama lewat akun Twitter-nya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"Uber's five-star rating system is a major source of conflict between the company and its drivers.\">Sistem rating bintang lima Uber adalah sumber utama konflik antara perusahaan dan pengemudinya. <\/span><span title=\"If drivers' ratings drop below a 4.6, they can be booted off of Uber, a fact that many passengers don't realize.\">Jika peringkat pengemudi turun di bawah 4,6, mereka dapat diberhentikan dari Uber, faktanya bahwa banyak penumpang tidak menyadarinya. <\/span><span title=\"Consumers who are used to rating restaurants and hotels are likely to think a four-star rating isn't too bad, not knowing that they could actually be costing their driver his job.\n\n\">Konsumen yang biasa menggunakan peringkat untuk menilai restoran dan hotel cenderung berpikir rating dengan bintang empat tidak terlalu buruk, tidak tahu bahwa mereka sebenarnya dapat merugikan para pengemudi Uber.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"Consumers who are used to rating restaurants and hotels are likely to think a four-star rating isn't too bad, not knowing that they could actually be costing their driver his job.\n\n\">Driver berpendapat pembatasan ini menunjukkan bahwa Uber mengontrol lingkungan kerja mereka, dan karena itu, harus diberikan manfaat penuh sebagai karyawan, meskipun mereka diperlakukan sebagai kontraktor independen. <\/span><span title=\"The company faces protests and lawsuits from drivers, most notably a serious class-action lawsuit in California that could upend its business model.\n\n\">Perusahaan menghadapi protes dan tuntutan hukum dari pengemudi, terutama gugatan<em> class action<\/em> yang serius di California yang bisa menurunkan model bisnisnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"Reducing Uber's rating system to \u201cgood\/bad\u201d could potentially weaken the argument that Uber is acting as an employer, if it indeed minimizes undue firings.\">Mengurangi sistem <em>rating<\/em> Uber untuk &#8220;baik \/ buruk&#8221; berpotensi melemahkan argumen bahwa Uber bertindak sebagai majikan, jika memang meminimalkan pemecatan yang tidak semestinya. <\/span><span title=\"Research also shows that using a \u201cPass\/fail\u201d grading system in school, as opposed to the US's \u201cAF\u201d scale, reduces stress and improves group cohesion.\n\n\">Penelitian juga menunjukkan bahwa menggunakan &#8220;Lulus \/ gagal&#8221; sistem penilaian di sekolah, berlawanan dengan skala peilaian &#8220;A-F&#8221; di AS, mengurangi stres dan meningkatkan kohesi kelompok.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"For Uber, making drivers happy right now gets a thumbs up.\">Untuk membuat pengemudi Uber bahagia maka sekarang mereka mendapat acungan jempol.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>nancy\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage : wikipedia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge Journal &#8211; News) Sistem penilaian dengan pemberian lima bintang milik Uber yang diberikan untuk pengemudinya akan segera diganti dengan sesuatu yang lebih sederhana. Perusahaan ini sedang menguji penilaian sistem baru dalam beberapa pasar yang mencakup pilihan &#8220;thumbs up\/thumbs down,&#8221; emoji senyum dan pilihan lain yang memberikan penumpang pilihan dasar yang baik atau buruk, demikian dikatakan juru bicara Uber yang berbasis di Singapura, Karun Arya seperti dilansir oleh Quartz. Inisiatif global ini dimulai Uber San Francisco pada pekan lalu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":115125,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[120],"tags":[3764],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144961"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=144961"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144961\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":145031,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144961\/revisions\/145031"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/115125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=144961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=144961"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=144961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}