{"id":14132,"date":"2013-07-22T12:24:31","date_gmt":"2013-07-22T05:24:31","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co\/?p=14132"},"modified":"2013-07-22T12:24:31","modified_gmt":"2013-07-22T05:24:31","slug":"hilton-rencana-luncurkan-hotel-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2013\/07\/22\/hilton-rencana-luncurkan-hotel-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Hilton Rencana Luncurkan Hotel di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Business Today) &#8211; Dengan meningkatnya bisnis pariwisata dan travel di Indonesia, hal ini kembali menarik investor besar. Kali ini Hilton Worldwide, grup perhotelan internasional berbasis Amerika Serikat (AS), berencana meluncurkan hotel tarif menengah dan premium di Indonesia.<\/p>\n<p>Hilton Worldwide \u2014 dimiliki perusahaan private equity Blackstone Group \u2014 belum banyak berkiprah di tanah air. Hingga kini hanya dua hotel Hilton yang beroperasi di Indonesia, yakni Conrad Bali dan Hilton Bandung. Namun, Hilton melihat peluang dalam segmen pasar menengah bagi pelawat bisnis dalam negeri.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/07\/conrad.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-14136\" alt=\"conrad\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2013\/07\/conrad.jpg\" width=\"450\" height=\"145\" \/><\/a><\/p>\n<p>\u201cDi kawasan Asia Tenggara, pasar yang betul-betul kami anggap kunci adalah Indonesia,\u201d kata Presiden Hilton Asia-Pacific Martin Rinck.<\/p>\n<p>Di Indonesia \u201csemakin banyak orang yang masuk lapangan pekerjaan, [disertai] penguatan urbanisasi dan peningkatan pendapatan,\u201d ujar Rinck. Semua hal ini menciptakan \u201cpotensi besar\u201d dalam bisnis travel domestik, tegasnya.<\/p>\n<p>Untuk menyerap keuntungan besar, Hilton berencana membawa merek hotel mewah Waldorf Astoria dan brand hotel untuk pasar menengah Hilton Garden Inn ke Indonesia. Rinck mengungkap perusahaannya akan segera membuka hotel full-service di Jakarta di bawah merek pasar menengah Double Tree. Selain itu, Hilton juga masih mempelajari \u201csatu atau dua\u201d aset lain.<\/p>\n<p>Hilton mengoperasikan sekitar empat ribu hotel di seluruh dunia. Menurut Rinck, sebagian besar pertumbuhan Hilton disumbang Hilton Garden Inn, jaringan perhotelan global yang terdiri atas lebih dari 500 hotel tarif menengah untuk pebisnis domestik.<\/p>\n<p>Meski begitu, \u201cmasih ada peluang dalam segmen mewah \u2026 Tak ada alasan mengapa kami tak membuka Conrad di Jakarta,\u201d sahutnya. Rinck menambahkan, Hilton masih melakukan kajian pembukaan hotel di lokasi lain, seperti Bandung, Surabaya, dan Bali.<\/p>\n<p>Rinck tak memperinci jumlah properti baru berikut biaya investasinya. Namun, katanya, mayoritas ekspansi Hilton di Asia Pasifik dilakukan melalui sistem sewa manajemen (management lease), ketimbang membangun aset baru atau membeli hotel yang sudah ada.<\/p>\n<p>(IC\/IC\/BL-WSJ)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Business Today) &#8211; Dengan meningkatnya bisnis pariwisata dan travel di Indonesia, hal ini kembali menarik investor besar. Kali ini Hilton Worldwide, grup perhotelan internasional berbasis Amerika Serikat (AS), berencana meluncurkan hotel tarif menengah dan premium di Indonesia. Hilton Worldwide \u2014 dimiliki perusahaan private equity Blackstone Group \u2014 belum banyak berkiprah di tanah air. Hingga kini hanya dua hotel Hilton yang beroperasi di Indonesia, yakni Conrad Bali dan Hilton Bandung. Namun, Hilton melihat peluang dalam segmen pasar menengah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":14133,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[120],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14132"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14132"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14132\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14132"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14132"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14132"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}