{"id":135743,"date":"2015-10-12T16:27:13","date_gmt":"2015-10-12T09:27:13","guid":{"rendered":"http:\/\/blj.co.id\/?p=135743"},"modified":"2015-10-12T16:27:13","modified_gmt":"2015-10-12T09:27:13","slug":"jadi-warna-apa-yang-akan-anda-pilih-untuk-brand-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/10\/12\/jadi-warna-apa-yang-akan-anda-pilih-untuk-brand-anda\/","title":{"rendered":"Jadi Warna Apa yang Akan Anda Pilih untuk Brand Anda?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Dominate The Market) Saat Anda memutuskan untuk mulai membangun bisnis Anda maka segala sesuatu yang terkait dengan <em>branding<\/em> haruslah menjadi sesuatu yang Anda pikirkan sejak awal. Anda tidak dapat memutuskannya nanti dikemudian hari saja. Tidak bisa. Sebab hal ini tentu saja akan menentukan bagaimana orang memandang profil bisnis Anda. Hal pertama yang tentu saja harus Anda pikirkan untuk pertama kali adalah nama. Namun kemudian penting untuk memiliki logo dengan warna yang menjadi bagiannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengenai warna, maka Anda tidak dapat memilihnya dengan sembarangan atau sesuai dengan kesukaan Anda sebab memilih warna yang salah juga akan memberikan persepsi yang salah mengenai bisnis Anda. Misalnya saja jika Anda memiliki bisnis <em>resort<\/em> di pegunungan maka lebih baik bagi Anda untuk memilih warna hijau pada logo Anda ketimbang menggunakan warna kuning menyala. Hijau mewakili pertumbuhan organik, bumi, alam, atau perasaan peduli. Sementara itu, hitam berkomunikasi perasaan kecanggihan, otoritas atau rayuan. Tidak yakin? Pertimbangkan logo hijau untuk Starbucks atau Greenpeace dan logo hitam Chanel atau Sony.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Colourfast, pembuat kartu plastik dari Kanada membuat sebuah <em>info graphics<\/em> yang dapat menjadi acuan bagi Anda untuk memilih warna yang tepat sebagai\u00a0<em>brand\u00a0<\/em>Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Colourfast, 93% keputusan untuk membeli dipengaruhi oleh persepsi visual, 84,7% konsumen mencantumkan warna sebagai alasan untuk membeli sebuah produk, sedangkan 80% pengenalan merek terjadi juga karena warna. Sehingga betapa pentingnya warna untuk sebuah bisnis.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Psikologi-Warna-Colourfast-1.png\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-135752\" src=\"http:\/\/blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Psikologi-Warna-Colourfast-1.png\" alt=\"Psikologi Warna - Colourfast 1\" width=\"898\" height=\"973\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Psikologi-Warna-Colourfast-1.png 898w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Psikologi-Warna-Colourfast-1-277x300.png 277w\" sizes=\"(max-width: 898px) 100vw, 898px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut beberapa contoh merek ternama yang memilih warna sesuai dengan bagaimana mereka ingin menimbulkan persepsi atas merek mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Psikologi-Warna-Colourfast-2.png\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-135756\" src=\"http:\/\/blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Psikologi-Warna-Colourfast-2.png\" alt=\"Psikologi Warna - Colourfast 2\" width=\"898\" height=\"1832\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Psikologi-Warna-Colourfast-2.png 898w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Psikologi-Warna-Colourfast-2-147x300.png 147w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Psikologi-Warna-Colourfast-2-502x1024.png 502w\" sizes=\"(max-width: 898px) 100vw, 898px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biru yang dipilih oleh facebook, ford, visa dan barclays, dapat diartikan sebagai sesuatu yang aman, tenang, jujur, kuat, kepedulian, dan dapat dipercaya.<\/p>\n<p>Merah yang dipilih oleh Coca cola, Disney, Red Bull, Kellogg, dapat diartikan sebagai memiliki energi, cinta, menarik, aksi, keberanian, dan kesabaran.<\/p>\n<p>Oranye yang dipilih oleh Nick, Orange, Fanta, dapat diartikan sebagai gembira, berjiwa sosial, ramah, dan terjangkau.<\/p>\n<p>Kuning yang dipilih oleh McDonald, Shell, BiC, dapat diartikan sebagai logis,\u00a0 jenaka, optimistis, berpikir ke depan, dan percaya diri.<\/p>\n<p>Hijau yang dipilih oleh Subway, Greenpeace, Starbucks, spotify dapat diartikan sebagai pertumbuhan, organik, alami, kepedulian, kesegaran, dan bumi.<\/p>\n<p>Ungu yang dipilih oleh Hallmark, Cadbury, Yahoo, dapat diartikan sebagai imajinatif, kreatif, nostalgis.<\/p>\n<p>Hitam yang dipilih oleh BBC, Sony, Playboy, Chanel, Hilton, dapat diartikan sebagai canggih, <em>luxury<\/em>, menggairahkan, otoritas.<\/p>\n<p>Sedangkan multi warna yang dipilih oleh Google, NBC, Ebay, dapat diartikan sebagai muti-channel, positif, jenaka, berani, tidak terbatas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tetapi selain itu, warna bukan satu-satunya elemen desain yang akan berkomunikasi dengan pelanggan Anda mengenai\u00a0<em>brand <\/em>Anda. <em>Font<\/em>, jarak antara huruf dan pilihan <em>font <\/em>juga berperan bagaimana kesan pertama dapat terbentuk. Hal ini akan kita bahas terpisah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>citra\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage : Business Lounge, Colourfast<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Dominate The Market) Saat Anda memutuskan untuk mulai membangun bisnis Anda maka segala sesuatu yang terkait dengan branding haruslah menjadi sesuatu yang Anda pikirkan sejak awal. Anda tidak dapat memutuskannya nanti dikemudian hari saja. Tidak bisa. Sebab hal ini tentu saja akan menentukan bagaimana orang memandang profil bisnis Anda. Hal pertama yang tentu saja harus Anda pikirkan untuk pertama kali adalah nama. Namun kemudian penting untuk memiliki logo dengan warna yang menjadi bagiannya. Mengenai warna, maka Anda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":117897,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1051,16],"tags":[5058],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/135743"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=135743"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/135743\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":135758,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/135743\/revisions\/135758"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/117897"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=135743"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=135743"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=135743"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}