{"id":133117,"date":"2015-09-28T10:48:04","date_gmt":"2015-09-28T03:48:04","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=133117"},"modified":"2015-09-28T10:48:04","modified_gmt":"2015-09-28T03:48:04","slug":"menjembatani-perbedaan-gender-di-dunia-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/09\/28\/menjembatani-perbedaan-gender-di-dunia-bisnis\/","title":{"rendered":"Menjembatani Perbedaan Gender di Dunia Bisnis"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Empower People) Masalah gender adalah masalah yang tidak ada habisnya untuk dibahas terutama di dunia bisnis. Sebab hingga hari ini masih banyak pemilik bisnis yang lebih mengutamakan untuk merekrut gender tertentu dengan berbagai pertimbangan. Misalnya saja, pekerja pria tidak perlu mengambil cuti panjang seperti pekerja wanita saat harus melahirkan. Atau pekerja wanita lebih rentan untuk tidak masuk karena adanya siklus bulanan yang harus dialaminya. Selain itu, pekerja wanita yang memiliki keluarga, tentu saja akan memiliki tanggung jawab yang lebih besar yang sering kali menyita pemikirannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertimbangan lainnya, pekerja pria diharapkan dapat memiliki kestabilan emosi, dapat melakukan perjalanan ke luar kota, dan penugasan yang dapat lebih fleksibel. Namun apakah memang lebih baik untuk merekrut pekerja pria dibandingkan pekerja wanita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini memang telah lama menjadi pokok pembahasan, apalagi di antara perusahaan-perusahaan teknologi dunia. (Baca: <a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/05\/20\/bias-etnis-dan-gender-di-silicon-valley\/\">Bias Etnis dan Gender di Silicon Valley<\/a>, <a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/08\/27\/upaya-ibm-lakukan-diversifikasi-melalui-p-tech\/\">Upaya IBM Lakukan Diversifikasi Melalui P-TECH<\/a>, atau <a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/06\/03\/google-21-persen-dari-karyawan-teknologi-adalah-perempuan\/\">Google: 21 Persen dari Karyawan Teknologi adalah Perempuan<\/a>). Berbagai pihak pun melakukan berbagai riset apakah memang benar mempekerjakan karyawan pria akan lebih menguntungkan dibandingkan mempekerjakan karyawan wanita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">McKinsey Global Institute (<span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"MGI has mapped 15 gender equality indicators for 95 countries and finds that 40 of them have high or extremely high levels of gender inequality on at least half of the indicators.\">MGI) baru-baru ini merilis salah satu <em>research<\/em> yang dilakukannya berkaitan dengan masalah gender yang akhir-akhir ini terus menjadi topik pembicaraan penting. MGI kemudian memetakan 15 indikator kesetaraan gender untuk 95 negara dan menemukan bahwa 40 negara di antaranya memiliki tingkat yang tinggi bahkan sangat tinggi dalam ketidaksetaraan gender pada setidaknya setengah dari indikator. MGI membagi semua negara ini ke dalam 10 wilayah.<br \/>\n<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Gender-Parity-Score-McKinsey.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-133129\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Gender-Parity-Score-McKinsey.jpg\" alt=\"Gender Parity Score McKinsey\" width=\"754\" height=\"498\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Gender-Parity-Score-McKinsey.jpg 754w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Gender-Parity-Score-McKinsey-300x198.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 754px) 100vw, 754px\" \/><\/a><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"The indicators fall into four categories: equality in work, essential services and enablers of economic opportunity, legal protection and political voice, and physical security and autonomy. \">Dari gambar di atas nampak Amerika Utara dan Oceania memiliki nilai keragaman tertinggi, sedangkan Asia Selatan (tidak termasuk India) memiliki nilai keragaman yang terendah. Indikator yang ada memiliki empat kategori: kesetaraan dalam pekerjaan, layanan penting dan <em>enabler<\/em> dari kesempatan ekonomi, perlindungan hukum dan suara politik, dan keamanan fisik dan otonomi.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Diversifikasi Meningkatkan PDB<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara mengejutkan MGI menarik kesimpulan bahwa apabila diputuskan untuk melibatkan wanita dengan potensi penuh dalam perekonomian identik dengan pria, maka P<span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\">roduk Domestik Bruto (PDB) tahunan secara global akan bertambah USD 28 triliun atau sekitar IDR 406.000 triliun, atau 26% pada tahun 2025 dibandingkan skenario bisnis biasa yang sudah berjalan seperti sekarang ini. Kenaikan ini digambarkan setara dengan <span class=\"hps\">ukuran<\/span> <span class=\"hps\">gabungan<\/span> ekonomi <span class=\"hps\">Amerika dan<\/span> <span class=\"hps\">Tiongkok pada<\/span><span class=\"hps\"> hari ini<\/span>. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span class=\"hps\">Sedangkan apabila negara terbaik di setiap wilayah meningkatkan keterlibatan kaum wanita dalam bisnis maka h<\/span><span class=\"hps\">al ini akan<\/span> <span class=\"hps\">menambah<\/span> PDB tahunan <span class=\"hps\">sebanyak USD<\/span> <span class=\"hps\">12 triliun<\/span> <span class=\"hps\">atau<\/span> <span class=\"hps\">setara<\/span> <span class=\"hps\">dengan ukuran<\/span> <span class=\"hps\">PDB<\/span> gabungan\u00a0<span class=\"hps\">Jepang<\/span>, <span class=\"hps\">Jerman<\/span>, <span class=\"hps\">dan Inggris<\/span> <span class=\"hps\">saat ini<\/span>, <span class=\"hps\">atau dua kali<\/span> <span class=\"hps\">pertumbuhan<\/span> <span class=\"hps\">kemungkinan<\/span> <span class=\"hps\">di<\/span> <span class=\"hps\">PDB global<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span class=\"hps\">MGI<\/span> <span class=\"hps\">telah membentuk<\/span> <span class=\"hps\">hubungan yang kuat antara<\/span> <span class=\"hps\">kesetaraan<\/span> <span class=\"hps\">gender dalam masyarakat<\/span>, <span class=\"hps\">sikap dan<\/span> <span class=\"hps\">keyakinan tentang<\/span> <span class=\"hps\">peran perempuan<\/span>, <span class=\"hps\">dan<\/span> <span class=\"hps\">kesetaraan gender<\/span> <span class=\"hps\">dalam pekerjaan<\/span>. Hal y<span class=\"hps\">ang terakhir ini<\/span> <span class=\"hps\">tidak dapat dicapai<\/span> <span class=\"hps\">tanpa<\/span>\u00a0<span class=\"hps\">dua elemen sebelumnya (kesetaraan gender dalam masyarakat serta sikap dan keyakinan tentang peran perempuan)<\/span>. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\">MGI hampir tidak menemukan <span class=\"hps\">negara-negara dengan<\/span> <span class=\"hps\">kesetaraan gender<\/span> <span class=\"hps\">tinggi di masyarakat<\/span> <span class=\"hps\">tetapi<\/span> memiliki <span class=\"hps\">kesetaraan gender<\/span> yang <span class=\"hps\">rendah<\/span> <span class=\"hps\">dalam pekerjaan<\/span>. <span class=\"hps\">Pembangunan ekonomi<\/span> <span class=\"hps\">memungkinkan<\/span> <span class=\"hps\">negara<\/span> <span class=\"hps\">untuk menutup<\/span> <span class=\"hps\">kesenjangan gender<\/span>, <span class=\"hps\">namun memiliki kemajuan<\/span> <span class=\"hps\">di empat sektor seperti <\/span><span class=\"hps\">pendidikan<\/span>, <span class=\"hps\">inklusi<\/span> digital dan <span class=\"hps\">keuangan,\u00a0<\/span><span class=\"hps\">perlindungan hukum<\/span>, <span class=\"hps\">dan pekerjaan tanpa bayaran, yang\u00a0<\/span><span class=\"hps\">membantu<\/span> <span class=\"hps\">mempercepat kemajuan<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Menjembatani Kesenjangan Gender<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kesenjangan gender yang telah tercipta dari zaman ke zaman sebenarnya terjadi di seputar perbedaan kesempatan kerja, besarnya, manfaat, dan juga hal-hal yang menyangkut tanggung jawab. Sehingga penting untuk menjembatani permasalahan gender ini<span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span class=\"hps\"> melalui hal-hal seperti persamaan <\/span><span class=\"hps\">insentif<\/span> dan dukungan <span class=\"hps\">keuangan<\/span>; <span class=\"hps\">teknologi<\/span> <span class=\"hps\">dan infrastruktur<\/span>; <span class=\"hps\">terciptanya<\/span> <span class=\"hps\">peluang ekonomi<\/span>; pem<span class=\"hps\">bangunan<\/span> <span class=\"hps\">kemampuan<\/span>; <span class=\"hps\">advokasi<\/span> <span class=\"hps\">dan<\/span> pem<span class=\"hps\">bentukan sikap<\/span>; <span class=\"hps\">dan hukum<\/span>, <span class=\"hps\">kebijakan<\/span>, <span class=\"hps\">dan peraturan<\/span>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penting untuk tidak lagi memberikan penjabaran-penjabaran berbeda antara pekerja pria dan wanita, melainkan memberikan kesempatan yang sama bagi keduanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><a href=\"http:\/\/businesslounge.co\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-38337 alignleft\" src=\"http:\/\/businesslounge.co\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi.jpg\" alt=\"ruth_revisi\" width=\"120\" height=\"120\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi.jpg 120w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi-90x90.jpg 90w\" sizes=\"(max-width: 120px) 100vw, 120px\" \/><\/a>Ruth Berliana\/VMN\/BL\/<\/em><em>Managing Partner Human Capital Development<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Empower People) Masalah gender adalah masalah yang tidak ada habisnya untuk dibahas terutama di dunia bisnis. Sebab hingga hari ini masih banyak pemilik bisnis yang lebih mengutamakan untuk merekrut gender tertentu dengan berbagai pertimbangan. Misalnya saja, pekerja pria tidak perlu mengambil cuti panjang seperti pekerja wanita saat harus melahirkan. Atau pekerja wanita lebih rentan untuk tidak masuk karena adanya siklus bulanan yang harus dialaminya. Selain itu, pekerja wanita yang memiliki keluarga, tentu saja akan memiliki tanggung jawab [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":133157,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,4,1051],"tags":[4927,7237],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133117"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=133117"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133117\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":133161,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133117\/revisions\/133161"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/133157"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=133117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=133117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=133117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}