{"id":132345,"date":"2015-09-22T14:32:33","date_gmt":"2015-09-22T07:32:33","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=132345"},"modified":"2015-09-22T14:35:30","modified_gmt":"2015-09-22T07:35:30","slug":"10-anak-muda-terkaya-dan-murah-hati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/09\/22\/10-anak-muda-terkaya-dan-murah-hati\/","title":{"rendered":"10 Anak Muda Terkaya dan Murah Hati"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Global News) Usia memang bukan faktor penentu seseorang dapat mencapai kekayaannya juga bukan penentu seseorang dalam mencapai keberhasilan. Beberapa orang terkaya di dunia menjadi milyarder saat usianya di atas 40 tahun, tetapi ada juga mereka yang masih sangat muda namun telah mencapai keberhasilannya, bahkan sebelum mereka mencapai usia 35 tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wealth-X, sebuah perusahaan yang melakukan penelitian dan penilaian kekayaan bersih individu menyusun daftar orang terkaya di dunia dengan usia di bawah 35 tahun. Dari ahli waris berkebangsaan Norwegia dan Tiongkok hingga miliarder pendiri Snapchat dan Facebook. Berikut adalah 10 orang terkaya yang belum mencapai usia 35 tahun seperti disusun oleh Wealth-X.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/mark-zuckerberg.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" size-medium wp-image-128133 alignleft\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/mark-zuckerberg-300x200.jpg\" alt=\"Mark Zuckerberg\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/mark-zuckerberg-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/mark-zuckerberg-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/mark-zuckerberg-360x240.jpg 360w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/mark-zuckerberg-600x400.jpg 600w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/mark-zuckerberg.jpg 1800w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>1. Mark Zuckerberg (31 tahun)<br \/>\nKekayaan bersih: USD 41,6 milyar<br \/>\nDi usianya yang sangat muda Zuckerberg menguasai lebih dari 57% saham Facebook Pada tahun 2006 Zuckerberg menolak tawaran dari Yahoo untuk diakuisisi dengan nilai sebesar USD 1 miliar, yang merupakan langkah yang cerdas mengingat bahwa pada tahun 2012, IPO Facebook mengumpulkan USD 16 miliar. Zuckerberg dan istrinya Priscilla adalah pasangan kesembilan terkaya di dunia yang dermawan dan sangat murah hati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/03\/Dustin-Moskovitz.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" size-medium wp-image-29326 alignright\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/03\/Dustin-Moskovitz-300x172.jpg\" alt=\"Dustin Moskovitz\" width=\"300\" height=\"172\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/03\/Dustin-Moskovitz-300x172.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/03\/Dustin-Moskovitz.jpg 663w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>2. Dustin Moskovitz (31 tahun)<br \/>\nKekayaan bersih: USD 9,3 milyar<br \/>\nSeorang pemain kunci pada awal berdirinya Facebook, sebagai CTO perusahaan yang pertama. Dia meninggalkan Facebook untuk memulai Asana pada tahun 2008 dengan sesama Facebooker Justin Rosenstein.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Moskovitz dan istrinya kemudian mulai yayasan filantropi Good Ventures, dan menjadi pasangan termuda untuk menandatangani Bill Gates dan Warren Buffett Giving Pledge, yang meminta miliarder untuk mewariskan sebagian besar kekayaan mereka untuk amal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Huiyan-YANG.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" size-full wp-image-132347 alignleft\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Huiyan-YANG.jpg\" alt=\"Huiyan YANG\" width=\"239\" height=\"237\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Huiyan-YANG.jpg 239w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Huiyan-YANG-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Huiyan-YANG-90x90.jpg 90w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Huiyan-YANG-125x125.jpg 125w\" sizes=\"(max-width: 239px) 100vw, 239px\" \/><\/a>3. Yang Huiyan (34 tahun)<br \/>\nKekayaan bersih: USD 5,9 milyar<br \/>\nAyah Yang Huiyan ini, Kwok Keung, pendiri Country Garden Holdings, pengembang properti yang berbasis di Tiongkok terlibat dalam pengembangan real estate, manajemen, dan operasional Hotel. Sebelum perusahaan Hong Kong IPO pada tahun 2007, Keung mentransfer sahamnya kepada putrinya, yang kini menjadi wakil ketua dan pemegang saham tunggal. Pada 2013 dia adalah wanita terkaya di Tiongkok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang dan keluarganya telah menyumbangkan lebih dari USD 107 juta untuk amal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Eduardo-Saverin.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" size-medium wp-image-132349 alignright\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Eduardo-Saverin-300x201.jpg\" alt=\"Eduardo Saverin\" width=\"300\" height=\"201\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Eduardo-Saverin-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Eduardo-Saverin-360x240.jpg 360w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Eduardo-Saverin-600x400.jpg 600w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Eduardo-Saverin.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>4. Eduardo Saverin Luiz (33 tahun)<br \/>\nKekayaan bersih: USD 5,3 milyar<br \/>\nSaverin masih memiliki hubungan dengan pendirian Facebook sehingga ia memiliki 5%\u00a0 saham di Facebook. Ia saat ini adalah seorang <em>angel investor<\/em> aktif serta direktur 99, situs penyewaan dan penjualan properti yang berbasis di Singapura.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Scott-Daniel-Duncan.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" size-medium wp-image-132351 alignleft\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Scott-Daniel-Duncan-300x225.jpg\" alt=\"Scott Daniel Duncan\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Scott-Daniel-Duncan-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Scott-Daniel-Duncan-80x60.jpg 80w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Scott-Daniel-Duncan.jpg 512w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>5. Scott Duncan Daniel (32 tahun)<br \/>\nKekayaan bersih: USD 5 milyar<br \/>\nAyah Duncan adalah pemilik salah satu operator pipa terbesar di Amerika. Ketika ayahnya meninggal pada tahun 2010 karena pendarahan otak, masing-masing empat anaknya menerima seperempat dari kekayaan ayah mereka. Duncan kini menjabat sebagai pemegang saham dari Enterprise Products Partners dan sebagai direktur Dan L. Duncan Family Foundation, yang telah menyumbang melebihi USD 200 juta, dan sebagian besar pergi diperuntukkan badan amal medis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Elizabeth-Holmes.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" size-medium wp-image-132353 alignright\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Elizabeth-Holmes-300x172.jpg\" alt=\"Elizabeth Holmes\" width=\"300\" height=\"172\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Elizabeth-Holmes-300x172.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Elizabeth-Holmes.jpg 494w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>6. Elizabeth Holmes (31 tahun)<br \/>\nKekayaan bersih: USD 4,5 milyar<br \/>\nKetika dia adalah seorang mahasiswa tingkat dua di Stanford, Elizabeth Holmes mendirikan perusahaan kesehatan-teknologi Theranos dan saat itu ia putus sekolah dan bekerja <em>full time <\/em>untuk perusahaannya. Hari ini, dia menjadi miliarder wanita termuda di Amerika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Theranos adalah perusahaan biotek senilai USD 9 miliar biotek yang memiliki pendekatan baru untuk tes darah. Tujuannya adalah untuk membuat uji klinis lebih murah dan lebih cepat. Holmes telah menyebutnya &#8220;kesempatan DAS untuk mengubah lintasan biaya kesehatan melalui transparansi harga.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Nathan-Blecharczyk.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" size-medium wp-image-132355 alignleft\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Nathan-Blecharczyk-300x225.jpg\" alt=\"Nathan Blecharczyk\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Nathan-Blecharczyk-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Nathan-Blecharczyk-80x60.jpg 80w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Nathan-Blecharczyk.jpg 483w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>7. Nathan Blecharczyk (32 tahun).<br \/>\nKekayaan bersih: USD 3 miliar<br \/>\nBlecharczyk adalah lulusan Harvard yang bekerja sebagai manajer produk di Microsoft, Blecharczyk direkrut untuk cofound Airbnb oleh mantan teman sekamarnya Joe Gebbia karena pengalaman pengembangan web yang luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Blecharczyk yang memulai coding ketika ia berusia 12 tahun, akhirnya memulai sendiri perusahaan pembuatan software-nya. Ia mengatakan pertumbuhan besar dari Airbnb adalah membuat pekerjaan mereka &#8220;lebih intens dari sebelumnya.&#8221; Sebagai kepala kantor teknologi, Blecharczyk memimpin perusahaannya ke Kuba.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Brian-Chesky.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" size-medium wp-image-132357 alignright\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Brian-Chesky-300x201.jpg\" alt=\"Brian Chesky\" width=\"300\" height=\"201\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Brian-Chesky-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Brian-Chesky-360x240.jpg 360w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Brian-Chesky-600x400.jpg 600w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Brian-Chesky.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>8. Brian Chesky (33 tahun)<br \/>\nKekayaan bersih: USD 3 miliar<br \/>\nChesky menjabat sebagai CEO Airbnb. Miliarder ini bertemu salah seorang pendiri yaitu Joe Gebbia saat keduanya menghadiri The Rhode Island School of Design dan kemudian memutuskan untuk mengeksplorasi kewirausahaan setelah mereka berhenti dari pekerjaan mereka di San Francisco. Chesky bertanggung jawab untuk visi dan pertumbuhan perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Joe-Gebbia.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" size-medium wp-image-132359 alignleft\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Joe-Gebbia-300x225.jpg\" alt=\"Joe Gebbia\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Joe-Gebbia-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Joe-Gebbia-80x60.jpg 80w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Joe-Gebbia.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>9. Joe Gebbia (33 tahun)<br \/>\nKekayaan bersih: USD 3 miliar<br \/>\nSetelah mendirikan beberapa perusahaan yang lebih kecil namun kurang menguntungkan usaha bisnis dan teknologi, Gebbia mendapatkan keuntungan saat mendirikan Airbnb, pasar akomodasi di seluruh dunia, dengan mantan teman sekamarnya. Baru-baru ini, valuasi Airbnb melonjak ke USD 25 miliar setelah menyelesaikan sebuah dana putaran senilai USD 1,5 miliar. Gebbia saat ini menjabat sebagai pejabat kepala produk perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/HM.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" size-medium wp-image-132361 alignright\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/HM-300x225.jpg\" alt=\"H&amp;M\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/HM-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/HM-80x60.jpg 80w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/HM.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>10. Thomas Persson (30 tahun)<br \/>\nKekayaan bersih: USD 2,7 miliar<br \/>\nThomas Persson adalah cucu dari Erling Persson, taipan <em>fashion <\/em>dari Swedia yang mendirikan Hennes &amp; Mauritz, secara global dikenal sebagai pengecer yang murah dan chic. Persson mewarisi keberuntungan besar dan sebagai pemegang saham perusahaan (ayahnya, Stefan, menjabat sebagai chairman H &amp; M dan kakaknya, Karl-Johan, adalah CEO). Ia lulus dari sekolah film baru-baru ini dan ia menghabiskan sebagian besar waktunya sebagai CEO dan co-<em>owner<\/em> Aspen Rights and Aspen Film di Swedia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>citra\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage :wikipedia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Global News) Usia memang bukan faktor penentu seseorang dapat mencapai kekayaannya juga bukan penentu seseorang dalam mencapai keberhasilan. Beberapa orang terkaya di dunia menjadi milyarder saat usianya di atas 40 tahun, tetapi ada juga mereka yang masih sangat muda namun telah mencapai keberhasilannya, bahkan sebelum mereka mencapai usia 35 tahun. Wealth-X, sebuah perusahaan yang melakukan penelitian dan penilaian kekayaan bersih individu menyusun daftar orang terkaya di dunia dengan usia di bawah 35 tahun. Dari ahli waris berkebangsaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":132363,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120],"tags":[5787],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132345"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=132345"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132345\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":132367,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132345\/revisions\/132367"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/132363"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=132345"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=132345"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=132345"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}