{"id":131907,"date":"2015-09-18T15:12:28","date_gmt":"2015-09-18T08:12:28","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=131907"},"modified":"2015-09-18T15:12:28","modified_gmt":"2015-09-18T08:12:28","slug":"taktik-microsoft-untuk-windows-10-nya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/09\/18\/taktik-microsoft-untuk-windows-10-nya\/","title":{"rendered":"Taktik Microsoft untuk Windows 10-nya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Global News) Microsoft tampaknya membuat dorongan besar untuk membuat para pengguna PC menggunakan sistem operasi baru Windows 10. Menurut beberapa pengguna Windows 7 dan 8.1, file yang dibutuhkan untuk meng-<em>upgrade<\/em> ke Windows 10 secara otomatis telah di-<em>download<\/em> ke dalam perangkat mereka, meskipun pada kenyataannya mereka tidak pernah mendaftar untuk <em>update<\/em> gratis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah laporan oleh The Register, menunjukkan beberapa pengguna mulai mengeluh bahwa folder berlabel &#8220;Windows&#8221; telah mengambil ruang memori yang signifikan pada komputer mereka, demikian seperti dilansir oleh WSJ.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tanggapan dari Pihak Microsoft<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Microsoft menegaskan bahwa pihaknya memang telah memberikan instalasi Windows 10 ke perangkat yang pemiliknya belum &#8220;memesan&#8221; copy atau menyatakan minat dalam OS barunya itu. Meskipun begitu, Microsoft mengatakan bahwa mereka telah mendorong <em>download<\/em> gratis untuk para pengguna yang memiliki <em>setting update<\/em> otomatis diaktifkan pada perangkat mereka, dalam upaya untuk membantu membuat transisi ke Windows 10 yang lebih mudah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pihak Microsoft menjelaskan bahwa bagi mereka yang telah memilih untuk memesan <em>Upgrade<\/em> Windows 10 dan mereka yang mengaktifkan Windows Update secara otomatis, Microsoft akan membantu pelanggan dalam mempersiapkan perangkat mereka untuk instalasi Windows 10 dengan men-<em>download<\/em> file yang diperlukan untuk instalasi di masa depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Upgrade<\/em> tersebut, dapat memakai berbagai ukuran dari lebih dari 3GB hingga hampir 6GB dan ditempatkan pada <em>folder<\/em> tersembunyi &#8220;$Windows.~ BT&#8221;. Setelah Windows 10 Upgrade diunduh ke perangkat, pengguna akan diberitahu melalui aplikasi yang mengatakan bahwa Windows 10 siap untuk di-<em>install<\/em>. <em>File<\/em> tersebut akan berada di sana, mungkin sampai pengguna memutuskan keinginannya untuk meng-<em>install<\/em> Windows 10.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Upaya ini dimaksudkan oleh Microsoft untuk memberikan pengalaman <em>upgrade<\/em> yang lancar dan memastikan perangkat pelanggan memiliki software terbaru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Meskipun Gratis, Tetap Memakan Tempat<br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masalahnya terletak pada <em>update<\/em> Windows 10 yang sangat besar dan <em>download<\/em> yang sangat besar dapat menghabiskan tunjangan internet pengguna, sehingga dapat mengakibatkan biaya yang berlebihan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah ini telah membuat marah beberapa pengguna Windows 7 dan Windows 8.1, yang mengeluh bahwa <em>download<\/em> yang tidak mereka minta telah menyebabkan mereka untuk melebihi batasan data penyedia internet mereka atau ruang penyimpanan data mereka termakan tanpa persetujuan mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di antara mereka yang pertama kali mengeluhkan \u201cSaya-tidak meminta-untuk-<em>upgrade<\/em> ini\u201d adalah orang-orang yang memiliki caps data yang disediakan oleh penyedia layanan Internet mereka (ISP), terutama mereka yang mengandalkan koneksi seluler ke Internet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara yang lainnya tidak menghargai tamu yang tidak diinginkan tersebut yang masuk ke ruang penyimpanan yang terbatas. Mereka yang memiliki SSD 128GB (solid-state drive), akan khawatir jika 5% dari kapasitas penyimpanan mereka termakan tanpa persetujuan mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Meskipun Banyak Keluhan, Microsoft tetap Mendorong Instalasi Gratis Windows 10-nya<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Microsoft bisa memiliki banyak alasan untuk menganggapi apa yang orang-orang sebut &#8220;memaksa&#8221; mengambil sistem operasi baru pada pengguna \u2013 misalnya dengan mengatakan bahwa sistem operasi yang baru memiliki langkah-langkah keamanan baru akan melindungi perangkat para pengguna Windows.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada bulan Agustus, Microsoft mengatakan Windows 10 telah di-<em>install<\/em> pada lebih dari 75 juta komputer, tablet, dan perangkat lain, dalam waktu kurang dari satu bulan setelah dirilis. Microsoft memiliki rencana ambisius untuk membuat perangkat lunak Windows 10-nya tersebut untuk terinstalasi pada miliaran perangkat selama tiga tahun ke depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Alvin Wiryo Limanjaya\/VMN\/BL\/Contributor<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage: Business Lounge<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Global News) Microsoft tampaknya membuat dorongan besar untuk membuat para pengguna PC menggunakan sistem operasi baru Windows 10. Menurut beberapa pengguna Windows 7 dan 8.1, file yang dibutuhkan untuk meng-upgrade ke Windows 10 secara otomatis telah di-download ke dalam perangkat mereka, meskipun pada kenyataannya mereka tidak pernah mendaftar untuk update gratis. Sebuah laporan oleh The Register, menunjukkan beberapa pengguna mulai mengeluh bahwa folder berlabel &#8220;Windows&#8221; telah mengambil ruang memori yang signifikan pada komputer mereka, demikian seperti dilansir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":76568,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120],"tags":[5787,1373],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131907"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=131907"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131907\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":131909,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131907\/revisions\/131909"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/76568"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=131907"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=131907"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=131907"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}