{"id":125777,"date":"2015-08-12T13:25:47","date_gmt":"2015-08-12T06:25:47","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=125777"},"modified":"2015-08-13T17:30:55","modified_gmt":"2015-08-13T10:30:55","slug":"mengenal-metode-interview-berdasarkan-perilaku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/08\/12\/mengenal-metode-interview-berdasarkan-perilaku\/","title":{"rendered":"Mengenal Metode Interview Berdasarkan Perilaku"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Empower People) Anda\u00a0telah mengetahui\u00a0apa saja yang dapat menjadi dasar dalam melakukan <em>interview<\/em> sehingga Anda\u00a0dapat memperoleh kandidat yang sesuai dengan kebutuhan Anda. (Baca:\u00a0\u00a0<a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/08\/06\/5-hal-mendasar-sebagai-acuan-melakukan-interview\/\">5 Hal Mendasar Sebagai Acuan Melakukan Interview<\/a>).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi beberapa perusahaan maka mereka memilih untuk menerapkan metode &#8220;<em>behavioral based interview<\/em>&#8221; atau interview berdasarkan perilaku untuk dapat unggul dalam hal melakukan <i>screening<\/i> pada kandidat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa sebenarnya yang menjadi dasar pemikiran untuk menerapkan\u00a0&#8220;<em>behavioral based interview<\/em>&#8220;? Bahwa metode ini dianggap paling akurat untuk dapat memprediksikan kinerja pada masa yang akan datang berdasarkan kinerja pada masa yang lalu dalam situasi yang sama. Menurut sebuah penelitian dikatakan bahwa metode\u00a0<em>interview\u00a0<\/em>ini dapat memprediksi masa depan hingga 55% sedangkan <em>interview\u00a0<\/em>tradisional hanya memprediksikan hingga 10%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tetapi apa sebenarnya membedakan kedua cara <em>interview\u00a0<\/em>ini?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara sederhana pertanyaan yang diajukan pada <em>interview\u00a0<\/em>tradisional, misalnya &#8220;Ceritakan tentang diri Anda!&#8221; atau &#8220;Apakah kekurangan dan kelebihan Anda?&#8221;\u00a0Pertanyaan ini sering kali diajukan oleh para <em>interviewer\u00a0<\/em>dan sang\u00a0<em>interviewee\u00a0<\/em>sangat mudah untuk mengatur jawabannya sesuai dengan apa yang diinginkan oleh sang\u00a0<em>interviewer<\/em>\u00a0bahkan mudah saja untuk menggunakan kata-kata yang sudah diatur sebelumnya. Saya ingat sekali pada pengalaman pertama saya mengikuti\u00a0<em>interview <\/em>untuk mendapatkan pekerjaan, maka\u00a0<em>briefing\u00a0<\/em>yang saya dapatkan dari para senior adalah jika ditanyakan apakah yang menjadi kelemahanmu, maka jawablah dengan jawaban yang sebenarnya menonjolkan sisi kelebihan dan bukan kelemahan, misalnya saja saya tidak suka orang yang bekerja dengan lamban, atau saya tidak suka orang yang tidak menepati janji, dan sebagainya. Namun sebenarnya pertanyaan ini tidak telalu fokus untuk mengetahui sisi-sisi yang ingin <em>interviewer\u00a0<\/em>ketahui mengenai kinerja. Bahkan andaikata <em>interviewer\u00a0<\/em>mengajukan pertanyaan &#8220;Bagaimana untuk mengatasi apabila terjadi ini dan itu?&#8221; Dalam hal ini pun <em>interviewee<\/em>\u00a0dapat menjawab sesuai dengan teori atau pun apa yang ideal yang seharusnya terjadi. Tetapi apakah kebenarannya memang demikian? Sang\u00a0<em>interviewer<\/em> tentu saja tidak bisa menjaminnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbeda dengan pertanyaan-pertanyan pada metode\u00a0<em>behavioral based interview<\/em>\u00a0yang akan jauh lebih menyelidik dan memiliki sifat yang sangat berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sebuah wawancara perilaku, maka <em>interviewee\u00a0<\/em>akan lebih sulit untuk dapat menjawab sesuatu yang tidak sesuai dengan karakternya. Ketika <em>interviewee\u00a0<\/em>mulai menceritakan sebuah contoh situasi yang terkait dengan perilakunya,\u00a0maka\u00a0<em>interviewer\u00a0<\/em>harus berlaku dengan jeli dan langsung menangkap saat-saat si\u00a0<em>interviewer\u00a0<\/em>dapat masuk lebih dalam untuk menyelidiki perilaku\u00a0<em>interviewee.\u00a0<\/em>Misalnya dengan melontarkan pertanyaan,\u00a0&#8220;Apa yang Anda\u00a0pikirkan pada saat itu?&#8221; atau &#8220;Coba ceritakan lebih banyak lagi saat Anda ada dalam pertemuan dengan tim Anda,&#8221; atau &#8220;Coba ceritakan lnagkah demi langkah hingga\u00a0Anda mengambil keputusan tersebut.&#8221; Akan sangat sulit untuk dapat menjawab dengan jawaban yang dibuat-dibuat, apalagi jika\u00a0<em>interviewer\u00a0<\/em>melontarkan pertanyaan menyelidik secara bertubi-tubi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada beberapa hal yang dapat Anda ketahui melalui metode <em>interview\u00a0<\/em>berdasarkan perilaku, seperti cara berpikir strategis, keinginan untuk belajar, kepercayaan diri, profesionalisme, kepemimpinan, dan masih banyak lagi. Melalui pengalaman dan perilaku yang dapat Anda tangkap dari si\u00a0<em>interviewee\u00a0<\/em>maka Anda akan dapat memprediksikan apakah si\u00a0<em>interviewee\u00a0<\/em>akan cocok bekerja di tempat Anda dan apakah ia akan berhasil menangani tim \u00a0yang akan dipimpinnya, dan sebagainya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bersambung: <a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/08\/13\/bertanya-lebih-jauh-dengan-metode-interview-berdasarkan-perilaku\/\">Bertanya Lebih Jauh dengan Metode Interview Berdasarkan Perilaku<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><a href=\"http:\/\/businesslounge.co\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-38337 alignleft\" src=\"http:\/\/businesslounge.co\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi.jpg\" alt=\"ruth_revisi\" width=\"120\" height=\"120\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi.jpg 120w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/ruth_revisi-90x90.jpg 90w\" sizes=\"(max-width: 120px) 100vw, 120px\" \/><\/a>Ruth Berliana\/VMN\/BL\/<\/em><em>Managing Partner Human Capital Development<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Empower People) Anda\u00a0telah mengetahui\u00a0apa saja yang dapat menjadi dasar dalam melakukan interview sehingga Anda\u00a0dapat memperoleh kandidat yang sesuai dengan kebutuhan Anda. (Baca:\u00a0\u00a05 Hal Mendasar Sebagai Acuan Melakukan Interview). Bagi beberapa perusahaan maka mereka memilih untuk menerapkan metode &#8220;behavioral based interview&#8221; atau interview berdasarkan perilaku untuk dapat unggul dalam hal melakukan screening pada kandidat. Apa sebenarnya yang menjadi dasar pemikiran untuk menerapkan\u00a0&#8220;behavioral based interview&#8220;? Bahwa metode ini dianggap paling akurat untuk dapat memprediksikan kinerja pada masa yang akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":111202,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,4,1051],"tags":[6891,4927,3722],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/125777"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=125777"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/125777\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":126084,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/125777\/revisions\/126084"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111202"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=125777"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=125777"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=125777"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}