{"id":125080,"date":"2015-08-07T09:58:16","date_gmt":"2015-08-07T02:58:16","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=125080"},"modified":"2015-08-07T09:58:16","modified_gmt":"2015-08-07T02:58:16","slug":"vending-machine-si-mesin-yang-melayani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/08\/07\/vending-machine-si-mesin-yang-melayani\/","title":{"rendered":"Vending Machine, Si Mesin yang Melayani"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Culture) Mesin ini tentu saja sudah sangat Anda kenali, atau bahkan sudah pernah Anda gunakan. Tinggal masukan koin\u00a0maka dia akan mengeluarkan produk yang ia jual. Mesin otomatis ini disebut juga dengan\u00a0Vending Machine, yang akan dapat membagikan mulai dari makanan ringan, minuman, alkohol, atau tiket kepada pelanggan secara otomatis, setelah pelanggan memasukkan uang atau kredit ke dalam mesin. Pertama mesin penjual otomatis yang modern dikembangkan di Inggris pada awal abad ke-20 untuk\u00a0membagikan kartu pos.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-5.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-125090\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-5.jpg\" alt=\"Vending Machine 5\" width=\"1200\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-5.jpg 1200w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-5-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-5-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-5-360x240.jpg 360w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-5-600x400.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sejarah<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada awalnya mesin penjual otomatis dibuat oleh\u00a0Hero dari Alexandria, seorang insinyur dan ahli matematika dari Yunani pada abad pertama Masehi. Mesinnya menerima koin dan mengeluarkan air. Mesin itu bekerja saat\u00a0koin dimasukkan dan kemudian diendapkan, koin akan jatuh pada panci yang menempel pada\u00a0tuas. Tuas membuka katup yang memungkinkan air mengalir keluar. Panci kemudian akan miring karena\u00a0berat koin hingga kemudian jatuh, di mana titik penyeimbang bentak tuas dan mematikan katup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tahun 1615, mesin mengoperasikan koin yang membagikan tembakau di sebuah bar di Inggris. Mesin-mesin tersebut portabel dan terbuat dari kuningan. Pada tahun 1822, seorang penjual\u00a0buku dari Inggris, Richard Carlile, merancang sebuah mesin yang menjual koran. Pada tahun 1867, Simeon Denham dianugerahi British Patent nomer\u00a0706 untuk mesin penjual perangko dan merupakan\u00a0mesin penjual otomatis yang pertama. Sedangkan mesin pertama dengan menggunaka koin\u00a0digunakan pertama kali di London, Inggris pada awal 1880-an, menjual kartu pos. Mesin ini diciptakan oleh Percival Everitt pada tahun 1883 dan segera menjadi fitur luas di stasiun kereta api dan kantor pos, menjual juga amplop, kartu pos, dan kertas catatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mesin penjual otomatis pertama di Amerika Serikat dibangun pada tahun 1888 oleh Thomas Adams Gum Company, menjual permen karet di stasiun kereta New York City. Ide ini terus berkembang pada tahun 1897 ketika Pulver Manufacturing Company menambahkan angka kecil, yang akan bergerak di sekitar setiap kali seseorang membeli beberapa permen karet dari mesin mereka. Ide ini melahirkan jenis baru dari perangkat mekanik yang dikenal sebagai &#8220;stimulator perdagangan&#8221;.\u00a0Mesin ini pun terus mengalami perkembangan hingga kini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jepang menjadi salah satu contohnya yang menyediakan berbagai teknologi termasuk vending machine untuk memudahkan manusia.\u00a0Dengan adanya <em>vending machine<\/em> maka tidak perlu repot mencari warung di saat haus atau lapar bahkan saat hendak menukar uang. Dengan mesin otomatis yang terletak strategis di jalan-jalan setiap beberapa meter, di taman-taman, di mall, di hotel, di stasiun kereta, dan dimana-mana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa vending machine yang dapat Anda temui di Jepang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-1.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-125082\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-1.jpg\" alt=\"Vending Machine 1\" width=\"400\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-1.jpg 400w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-1-150x300.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-4.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-125088\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-4.jpg\" alt=\"Vending Machine 4\" width=\"2248\" height=\"4000\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-4.jpg 2248w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-4-169x300.jpg 169w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-4-575x1024.jpg 575w\" sizes=\"(max-width: 2248px) 100vw, 2248px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-8.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-125092\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-8.jpg\" alt=\"Vending Machine 8\" width=\"803\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-8.jpg 803w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-8-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-8-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-8-90x90.jpg 90w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Vending-Machine-8-125x125.jpg 125w\" sizes=\"(max-width: 803px) 100vw, 803px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Vera Herlina\/VMN\/BL\/CEO of Management Soft Skill Academies Vibiz Consulting Group<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage: Vera Herliana<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Culture) Mesin ini tentu saja sudah sangat Anda kenali, atau bahkan sudah pernah Anda gunakan. Tinggal masukan koin\u00a0maka dia akan mengeluarkan produk yang ia jual. Mesin otomatis ini disebut juga dengan\u00a0Vending Machine, yang akan dapat membagikan mulai dari makanan ringan, minuman, alkohol, atau tiket kepada pelanggan secara otomatis, setelah pelanggan memasukkan uang atau kredit ke dalam mesin. Pertama mesin penjual otomatis yang modern dikembangkan di Inggris pada awal abad ke-20 untuk\u00a0membagikan kartu pos. Sejarah Pada awalnya mesin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":125090,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1049],"tags":[3371,6853],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/125080"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=125080"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/125080\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":125093,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/125080\/revisions\/125093"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/125090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=125080"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=125080"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=125080"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}