{"id":125063,"date":"2015-08-07T07:27:49","date_gmt":"2015-08-07T00:27:49","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=125063"},"modified":"2015-08-07T07:39:46","modified_gmt":"2015-08-07T00:39:46","slug":"tidak-ada-kesempatan-kedua-untuk-memberi-kesan-pertama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/08\/07\/tidak-ada-kesempatan-kedua-untuk-memberi-kesan-pertama\/","title":{"rendered":"Tidak Ada Kesempatan Kedua untuk Memberi Kesan Pertama"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Dominate The Market)\u00a0Iklan merupakan salah satu komponen penting sebuah bisnis karena dengan iklan Anda dapat memperkenalkan produk yang Anda miliki dan apa yang ingin Anda\u00a0sampaikan pada\u00a0calon konsumen. Iklan yang telah ada sampai sekarang memiliki nilai dan tujuan yang berbeda-beda, ada yang tujuannya sebagai lelucon, ada yang membuat permainan kata sehingga menghasilkan arti yang berbeda, dan bahkan ada yang sampai membuat orang terharu. Membuat iklan tentunya bukan perkara yang gampang dan seringkali mengeluarkan biaya yang tidak kira-kira. Sudah tentu Anda menginginkan\u00a0kelak\u00a0iklan yang sudah Anda\u00a0buat dengan susah payah mendapatkan respon yang positif bukan malah dilupakan dan tidak meninggalkan kesan untuk konsumen Anda. Tapi bagaimana membuat iklan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan berkesan serta menonjol?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang telah dibahas sebelumnya bentuk visual akan lebih menarik dan mudah diingat bagi kebanyakan orang. (Baca:\u00a0<a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/2015\/08\/06\/bagaimana-supaya-informasi-bisnis-anda-diingat-orang\/\">Bagaimana Supaya Informasi Bisnis Anda diingat Orang?)<\/a>.\u00a0Gambar visual yang ditampilkan dalam sebuah iklan memang memiliki pengaruh besar karena sebagian besar orang akan melihat gambar terlebih dahulu baru melihat rincian penjelasan produk yang ditawarkan. Karena tidak ada kesempatan kedua dalam membuat kesan pertama jadi Anda\u00a0harus memikirkan dan mempersiapkan dengan matang gambar seperti apa yang dapat menangkap perhatian banyak orang sekaligus mempresentasikan produk Anda. Gambar yang <em>eye catching<\/em> dan kreatif akan menarik banyak calon konsumen yang nantinya akan berpengaruh pada penjualan produk Anda\u00a0juga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tips Dalam Membuat Gambar Visual Iklan yang <em>Eye Catching<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal pertama yang paling penting adalah membuat gambar yang original dalam artian bukan menggunakan atau mencontek gambar yang sudah ada karena dengan \u2018membeo\u2019 tidak akan membantu dalam kompetisi yang sudah sangat panjang sekarang ini. Gambar yang dibuat juga harus memperlihatkan keunikan dan kelebihan produk Anda\u00a0apalagi jika produk tersebut sudah banyak ditawarkan di pasaran. Penting bagi Anda\u00a0untuk lebih menonjolkan keunggulan produk Anda\u00a0dalam bentuk visualisasi yang menarik sehingga orang lebih memperhatikan produk Anda\u00a0dibanding dengan produk serupa lainnya. Perhatikan juga komposisi warna dalam gambar visual iklan Anda\u00a0karena warna dapat membantu mempertegas dan memperkuat tujuan sebuah gambar jadi Anda\u00a0perlu memakai warna yang menarik untuk menangkap perhatian calon konsumen Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya menggunakan warna merah dan oranye pada produk makanan karena secara psikologis warna-warna tersebut dapat meningkatkan selera makan seseorang. Media yang dipakai juga akan mempengaruhi gambar visual iklan Anda. Media yang digunakan dapat\u00a0melalui media cetak, televisi, online, dan lainnya\u00a0jadi Anda\u00a0harus menyesuaikan gambar tersebut dengan media yang akan dipakai. Ukuran juga mempengaruhi tampilan gambar Anda, apakah ukuran gambar tersebut lebih cocok dengan ukuran bergaya <em>landscape, portrait,<\/em> atau ukuran lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sehingga bila disimpulkan maka hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam menyajikan sebuah iklan visual:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Gambar yang original<br \/>\n2. Memperlihatkan keunikan dan kelebihan<br \/>\n3. Menggunakan komposisi warna yang tepat<br \/>\n4. Menyesuaikan dengan media yang digunakan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara keseluruhan, gambar visual membantu seseorang untuk memproyeksikan diri mereka ke tempat, waktu, atau situasi yang lain. Gambar visual yang baik dan menarik dapat mengkomunikasikan ide yang ingin disampaikan dengan cepat dan mudah juga tidak mengakibatkan salah penafsiran. Gambar visual tidak hanya menarik perhatian saja, namun juga dapat membuat seseorang menimbulkan rasa ketertarikan dan menjadi bagian dari gambar tersebut. Gambar visual dapat mengidentifikasikan produk, membangkitkan minat, meninggalkan kesan yang baik dari produk serta menekankan fitur unik dan keunggulan dari produk. Jika perlu, Anda dapat\u00a0mempekerjakan seorang <em>graphic designer<\/em> untuk menghasilkan gambar visual yang Anda inginkan untuk produk bisnis Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Chintya Indah\/VMN\/BL\/Contributor<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Dominate The Market)\u00a0Iklan merupakan salah satu komponen penting sebuah bisnis karena dengan iklan Anda dapat memperkenalkan produk yang Anda miliki dan apa yang ingin Anda\u00a0sampaikan pada\u00a0calon konsumen. Iklan yang telah ada sampai sekarang memiliki nilai dan tujuan yang berbeda-beda, ada yang tujuannya sebagai lelucon, ada yang membuat permainan kata sehingga menghasilkan arti yang berbeda, dan bahkan ada yang sampai membuat orang terharu. Membuat iklan tentunya bukan perkara yang gampang dan seringkali mengeluarkan biaya yang tidak kira-kira. Sudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":94425,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1051,16],"tags":[5058],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/125063"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=125063"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/125063\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":125078,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/125063\/revisions\/125078"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/94425"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=125063"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=125063"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=125063"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}