{"id":124708,"date":"2015-08-04T18:45:06","date_gmt":"2015-08-04T11:45:06","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=124708"},"modified":"2015-08-04T18:45:06","modified_gmt":"2015-08-04T11:45:06","slug":"apple-dan-google-memberikan-asisten-pribadi-untuk-konsumennya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/08\/04\/apple-dan-google-memberikan-asisten-pribadi-untuk-konsumennya\/","title":{"rendered":"Apple dan Google \u2013 Memberikan Asisten Pribadi untuk Konsumennya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Global News)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Apple Inc dan Google Inc berlomba untuk mengantisipasi kebutuhan pengguna mereka.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Baik Apple maupun Google telah mengembangkan teknologi baru untuk smartphone yang dapat menjadi \u2018asisten\u2019 pribadi bagi pengguna mereka. \u2018Asisten\u2019 ini diharapkan dapat memantau aktivitas dan mengirimkan informasi yang berguna tepat pada waktunya. System<em> Proactive Assistant<\/em> milik Apple dan <em>Google Now<\/em> dari Google, keduanya merupakan teknologi yang\u00a0dikembangkan untuk membantu para penggunanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui Apple Proactive Assistant, smartphone dapat membantu mengingatkan konsumen dengan hal-hal penting yang akan dilakukan di kemudian nanti. Seperti mengingatkan jadwal meeting, kencan, atau ulang tahun orang-orang penting. Sedangkan Google Now berfungsi untuk memberikan saran kepada <em>user<\/em> berdasarkan data kegiatan penggunanya. Seperti menyarankan tempat makan terdekat, memberikan informasi cuaca kepada<em> user<\/em> sebelum berpergian, dan mengingatkan waktu bila ada kegiatan yang sudah dekat dengan waktunya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Apple-1.png\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-124714\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Apple-1.png\" alt=\"Apple 1\" width=\"1280\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Apple-1.png 1280w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Apple-1-300x141.png 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Apple-1-1024x480.png 1024w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Keunikan dari keduanya.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apple Proactive Assistant, merupakan fitur untuk software iOS 9 yang akan datang. Ditujukan untuk mempelajari kebiasaan pengguna dan bagaimana <em>user<\/em> berperilaku dari informasi yang tersimpan di iPhone. Pendekatan Apple Proactive difokuskan pada kegiatan rutin. Jika <em>user<\/em> sering mendengarkan musik pada\u00a0pagi hari saat berolahraga, maka smartphone akan mulai memainkan musik ketika <em>user<\/em> memasang <em>headphone<\/em> pada pagi hari dan memulai latihan pada jam yang rutin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebaliknya, Google Now akan menyisir data dari alam semesta layanan online dan pencarian. Saran-saran yang diberikan oleh Google Now berdasar atas data-data yang tersimpan dalam Google Co. Dengan kata lain, Google Now dapat memberikan usulan yang lebih luas, akan tetapi tidak se-<em>specific<\/em> Apple Proactive yang didasarkan atas kebiasaan pengguna.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Apple-2.png\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-124716\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Apple-2.png\" alt=\"Apple 2\" width=\"977\" height=\"473\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Apple-2.png 977w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Apple-2-300x145.png 300w\" sizes=\"(max-width: 977px) 100vw, 977px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Maksud dan tujuan dari pengembangan teknologi asisten.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua perusahaan berharap fitur baru ini, dapat membantu pengguna setia mereka dan meyakinkan agar mereka tetap setia dalam menggunakan fasilitasnya. Dengan begitu, layanan yang terkait dapat menghasilkan profit. Tujuan dari Apple adalah akan banyak konsumen yang akan kembali beralih menggunakan produk iPhone-nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan bagi Google, konsumen mereka akan mendapat lebih banyak <em>users<\/em> yang akan terlibat dengan <em>advertiser-<\/em>nya. Alasannya karena, seperti yang telah diperkenalkan pada tahun 2012, Google menyatakan ingin informasi sebanyak mungkin untuk menghasilkan rekomendasi yang paling berguna kepada users. Melalui layanan Google seperti Gmail, YouTube, dan mobile phone data, serta penggunaan aplikasi, Google dapat mengumpulkan informasi yang mereka butuhkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidah hanya berhenti pada\u00a0tujuan kedua perusahaan, kemampuan untuk menganalisa apa yang pengguna inginkan dan mengirimkannya pada saat yang tepat akan sangat penting untuk perangkat masa depan seperti jam tangan pintar dan mobil terhubung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Upaya yang dilakukan oleh Google dan Apple merupakan bagian dari gelombang pertumbuhan &#8220;asisten digital&#8221; di industri teknologi yang ditujukan untuk memberikan dorongan untuk peralatan teknologi. Sebelum keduanya, Microsoft Corp telah menciptakan <em>\u2018Cortana\u2019,<\/em> sebuah layanan asisten-pribadi, di semua perangkat yang menjalankan asisten virtual Windows software. Sedangkan Amazon.com Inc. memiliki <em>\u2018Alexa\u2019<\/em>, yang saat ini ada di dalam Echo <em>speaker<\/em> perusahaan. Dengan kata lain, teknologi yang sedang dikembangkan ini juga merupakan dasar untuk mencapai tingkatan teknologi yang lebih tinggi, yang saat ini hanya dapat dilihat dalam <em>movie-movie science fiction<\/em> saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Apple-3.png\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-124718\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Apple-3.png\" alt=\"Apple 3\" width=\"976\" height=\"473\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Apple-3.png 976w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Apple-3-300x145.png 300w\" sizes=\"(max-width: 976px) 100vw, 976px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Alvin Wiryo Limanjaya\/VMN\/BL\/Contributor<br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage: apple dan google<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Global News) Apple Inc dan Google Inc berlomba untuk mengantisipasi kebutuhan pengguna mereka. Baik Apple maupun Google telah mengembangkan teknologi baru untuk smartphone yang dapat menjadi \u2018asisten\u2019 pribadi bagi pengguna mereka. \u2018Asisten\u2019 ini diharapkan dapat memantau aktivitas dan mengirimkan informasi yang berguna tepat pada waktunya. System Proactive Assistant milik Apple dan Google Now dari Google, keduanya merupakan teknologi yang\u00a0dikembangkan untuk membantu para penggunanya. Melalui Apple Proactive Assistant, smartphone dapat membantu mengingatkan konsumen dengan hal-hal penting yang akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":124720,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120,7941],"tags":[14,600,1058],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124708"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=124708"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124708\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":124722,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124708\/revisions\/124722"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/124720"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=124708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=124708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=124708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}