{"id":123886,"date":"2015-07-31T09:30:39","date_gmt":"2015-07-31T02:30:39","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=123886"},"modified":"2015-09-04T12:01:32","modified_gmt":"2015-09-04T05:01:32","slug":"interview-session-with-melita-koulmandas-hunter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/07\/31\/interview-session-with-melita-koulmandas-hunter\/","title":{"rendered":"Interview Session with Melita Koulmandas Hunter"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/SongSaa_Cover.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-124104\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/SongSaa_Cover.jpg\" alt=\"Justin Mott\/Mott Visuals\" width=\"1074\" height=\"483\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/SongSaa_Cover.jpg 1074w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/SongSaa_Cover-300x135.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/SongSaa_Cover-1024x461.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 1074px) 100vw, 1074px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Special Report)<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Melita-Koulmandas-Hunter-2.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-124106\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Melita-Koulmandas-Hunter-2-201x300.jpg\" alt=\"Justin Mott\/Mott Visuals\" width=\"190\" height=\"284\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Melita-Koulmandas-Hunter-2-201x300.jpg 201w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Melita-Koulmandas-Hunter-2.jpg 250w\" sizes=\"(max-width: 190px) 100vw, 190px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melita Koulmandas Hunter mengikuti\u00a0suaminya, Rory yang mendapatkan tugas di Phnom Penh, Kamboja pada tahun 2005. Kemudian mereka berencana akan pindah ke New York setelah 12 bulan masa penugasan tersebut berakhir. Tertarik dengan pulau-pulau di Kamboja, pasangan yang berasal dari Sydney, Australia ini\u00a0pun melakukan perjalanan liburan bersama dengan anak mereka,\u00a0Naryth. Di sanalah mereka bertemu dengan penduduk setempat yang ingin menjual sebuah pulau yang bernama Song Saa oleh karena kesulitan hidup yang saat itu melanda para nelayan di sana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melita yang\u00a0selalu tertarik dengan Asia Tenggara, pun menyanggupi untuk membayar\u00a0USD 15,000 sebagai pembelian hak atas tanah dan jaminan penyewaan dari pemerintah nasional selama 99 tahun. Di sanalah ia merealisasikan sebuah resort impian yang menyatu dengan alam. Tidak hanya itu, Melita mendirikan Song Saa Foundation, yang didedikasikan untuk membantu masyarakat lokal dan melestarikan ekosistem laut yang sulit di kepulauan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah rintangan yang cukup berat kemudian dihadapinya ketika pada tahun 2008, ia didiagnosa menderita kanker. Namun itu tidak menyurutkan perjuangannya untuk membangun Song Saa. Proyek tetap berjalan kembali dan resor pun terus berkembang menjadi 27 buah villa yang luar biasa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Song-Saa-2-2.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-124114\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Song-Saa-2-2.jpg\" alt=\"Song Saa 2 (2)\" width=\"1600\" height=\"1067\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Song-Saa-2-2.jpg 1600w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Song-Saa-2-2-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Song-Saa-2-2-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Song-Saa-2-2-360x240.jpg 360w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Song-Saa-2-2-600x400.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL: Business Lounge<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">MKH:\u00a0 Melita Koulmandas Hunter<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL:\u00a0Mengapa Anda memilih Kamboja? Apa yang ada dalam\u00a0pikiran Anda ketika Anda memutuskan untuk membeli pulau? Apa yang menjadi tujuannya?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>MKH: Kami pindah ke Kamboja pada tahun 2005, awalnya untuk tugas 12 bulan dan kemudian kami telah merencanakan untuk pindah ke New York. Tahun berikutnya, seorang teman di Khmer memberitahu kami tentang kepulauan yang indah dengan hutan hujan yang masih &#8216;perawan&#8217; dan pantai yang belum tersentuh, hanya beberapa mil lepas pantai dari daratan dan dihuni hanya oleh nelayan. Kami menghabiskan dua minggu ajaib menjelajahi pulau tersebut dan kami sangat tersentuh oleh sambutan hangat penduduk setempat yang memberi kami sapaan meskipun mereka belum pernah bertemu dengan orang asing sebelumnya. Pada hari terakhir kami mengunjungi Pulau Koh Oun yang sekaligus menjadi akhir perjalanan kami. Di sana kami\u00a0berbincang dengan sebuah keluarga yang berencana untuk kembali ke daratan untuk bertani di sana, sebab pada waktu itu kehidupan sebagai nelayan dirasa semakin sulit. Tampaknya\u00a0kehidupan sebagai nelayan saat itu menjadi\u00a0lebih sulit karena kondisi penangkapan ikan yang menjadi semakin berlebihan. Lalu keluarga tersebut\u00a0<\/em><\/strong><strong><em>bertanya apakah kami\u00a0ingin membeli pulau mereka. Seluruh pengalaman kami di kepulauan tersebut\u00a0telah begitu membuka mata dan mengubah hidup sehingga kami sama sekali tidak ragu. Seminggu kemudian kami kembali dengan uang untuk membeli pulau itu dan dari situlah sebuah\u00a0kerja keras benar-benar dimulai, sebab kami harus mendapatkan perijinan dari pemerintah Kamboja untuk membangun impian kami, yaitu sebuah eco resort dan mulai membuat rencana untuk membuat sebuah LSM, Song Saa Foundation, yang didedikasikan untuk membantu masyarakat lokal dan melestarikan ekosistem laut yang sulit\u00a0di kepulauan. Hal itu menjadi prioritas kami sejak\u00a0awal.<\/em><\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-124151 alignleft\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Whaleshark5a-1024x768.jpg\" alt=\"Whaleshark5a\" width=\"500\" height=\"375\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Whaleshark5a-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Whaleshark5a-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Whaleshark5a-80x60.jpg 80w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/>BL:\u00a0Apa pekerjaan Anda sebelumnya?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>MKH: Di New Zealand dan Australia saya memiliki bisnis desain dan membuat banyak patung pahatan dan di Kamboja saya mendirikan\u00a0Desain Bisnis yang lain bersama dengan Rory. Kami membeli 27 apartemen lama dan merenovasinya.<\/strong><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL:\u00a0Bagaimana Anda mendapatkan ide atau konsep untuk <em>Song Saa Private Island Resort<\/em>? Adakah <em>resort<\/em> lainnya di dunia yang menjadi referensi Anda?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>MKH: Saya terinspirasi oleh desa-desa nelayan lokal dari Koh Rong Archipelego. Mereka membangun rumah mereka di atas air dan berlapis dengan banyak tekstur yang menarik. Saya menggunakan banyak bahan daur ulang seperti perahu tua yang ditinggalkan nelayan, banyak kayu apung yang diambil dari kayu-kayu yang tergeletak\u00a0di bagian luar pulau-pulau, serta menggunakan kembali rumah-rumah kayu tua baik yang didapat baik dari \u00a0pulau dan daratan Kamboja. Saya ingin properti yang\u00a0berbaur ke dalam lingkungan dan akan selalu berada di sana. Namun setelah Anda melangkah masuk villa Anda, maka setiap titik akan mendapatkan sentuhan dengan kualitas tertinggi dan setiap detail telah dipertimbangkan.<\/strong><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL:\u00a0Bagaimana Anda mempromosikan <em>resort<\/em> Anda pada awalnya? Adakah\u00a0pengalaman yang menarik?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>MKH: Kami sangat baru pada\u00a0bisnis ini sehingga kami\u00a0bermitra dengan beberapa lembaga PR (Public Relations) kunci, yang membantu kami untuk publikasi melalui media channels dan mengundang beberapa orang yang berpengaruh\u00a0untuk mengunjungi\u00a0Song Saa\u00a0dalam beberapa bulan pertama setelah pembukaan. Kami mendapatkan publikasi yang cukup banyak\u00a0di Conde Nast Traveler dan berada di sampul depan Hotel By Design, serta memenangkan beberapa penghargaan bergengsi oleh karena telah membuat perbedaan dan mendapatkan penghargaan untuk brand. Namun hal yang\u00a0memainkan peranan besar dalam publikasi ini adalah tamu<\/em><\/strong><strong><em>\u00a0yang begitu\u00a0senang dan kemudian\u00a0<\/em><\/strong><strong><em>menyebarkannya pada kelompok mereka.<\/em><\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL: Apakah Anda pernah merasa gagal dalam perjalanan bisnis Anda ini? Apakah Anda pernah merasa bahwa Anda telah mengambil keputusan yang salah untuk membeli pulau?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>MKH: Ini merupakan sebuah perjalanan untuk sebuah tujuan dimaksudkan dan kami tidak pernah melihat ke belakang dengan penyesalan tapi hanya untuk belajar dari kesalahan dan berusaha untuk bergerak dan seterusnya dan semakin naik ke atas.<\/strong><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-124117\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/song-saa-samjamphoto-14-1.jpg\" alt=\"song-saa-samjamphoto-14-1\" width=\"1600\" height=\"1067\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/song-saa-samjamphoto-14-1.jpg 1600w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/song-saa-samjamphoto-14-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/song-saa-samjamphoto-14-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/song-saa-samjamphoto-14-1-360x240.jpg 360w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/song-saa-samjamphoto-14-1-600x400.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL: Ketika pada tahun 2008, Anda didiagnosa\u00a0menderita kanker, apa yang terlintas dalam pikiran Anda? Apa yang membuat Anda tetap kuat untuk membangun Song\u00a0Saa?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>MKH: Bertahan dari kanker adalah sebuah hikmah\u00a0yang memberi saya kekuatan, keberanian, dan energi untuk membuat impian saya menjadi kenyataan.<\/strong><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>BL:\u00a0Apa prestasi terbesar Anda sampai saat ini?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>MKH: Membangun sebuah brand yang 100% saya banggakan dan segala sesuatu yang terkait dengannya serta\u00a0tentu saja keluarga saya.\u00a0<\/strong><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>BL:\u00a0Apa arti dari pulau itu bagi Anda?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>MKH: Harapan. Bagi masyarakat Kepulauan Koh Rong dan bagaimana mereka sekarang memiliki masa depan untuk melihat ke depan dan harapan bahwa mimpi mereka dapat\u00a0terjadi untuk kita dan siapa pun.<\/strong><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">BL:\u00a0Bagaimana\u00a0Anda melihat diri Anda dan Song Saa Resort dalam 10 tahun ke depan? Apakah Anda memiliki rencana untuk melakukan ekspansi?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>MKH: Kita tentu ingin melanjutkan misi kami untuk menumbuhkan sebuah business lifestyle yang berkesinambungan\u00a0yang melibatkan hotel masa depan tetapi juga bisnis lain yang mendukung\u00a0brand.<\/strong><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>BL: Dapatkah Anda\u00a0membagi\u00a0tips atau pengetahuan untuk para pembaca businesslounge.co.id yang akan memulai sebuah bisnis atau bahkan bisnis yang sama dengan Anda?<\/p>\n<blockquote><p><em><strong>MKH:<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>1. \u00a0Adalah penting untuk menghargai setiap tantangan yang\u00a0akan banyak Anda temui di sepanjang perjalanan Anda.\u00a0Tetapi jangan biarkan mereka menghentikan Anda, tetapi\u00a0gunakanlah sebagai pengalaman pembelajaran. Semua bisnis yang baru akan menghadapai gunung tantangan (seperti yang kami\u00a0alami) dan meskipun kadang-kadang mungkin Anda merasa bahwa hanya Andalah satu-satunya yang berurusan dengan begitu banyak masalah setiap harinya, Anda tidak sendirian. Ada 100 dari 1000 start up lain memiliki pengalaman yang sama dengan Anda.<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>2. Terbukalah\u00a0dan dengarkan orang lain serta\u00a0jujurlah \u200b\u200bkepada diri Anda sendiri mengenai\u00a0seberapa banyak hal yang Anda tidak tahu. Buka hati dan pikiran dan dengarkan sebanyak mungkin orang yang bersedia untuk berbagi saran dengan Anda tentang pengalaman mereka sendiri. Tetapi\u00a0juga tahu bagaimana untuk mendengarkan naluri\u00a0Anda sendiri untuk memilih saran mana yang tepat untuk Anda dan sesuai dengan visi Anda.<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>3. Bersikaplah\u00a0hormat kepada semua orang yang Anda temui. Anda tidak akan pernah tahu posisi apan yang orang tersebut miliki dalam 3 tahun dari sekarang yang mungkin dapat membantu Anda di\u00a0dalam\u00a0bisnis.<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>4. Buanglah rasa takut gagal. Siaplah dengan\u00a0ide Anda pada setiap langkah di\u00a0jalan Anda.<\/strong><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-124129\" src=\"http:\/\/businesslounge.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Song-Saa-7.jpg\" alt=\"Song Saa 7\" width=\"1361\" height=\"680\" srcset=\"https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Song-Saa-7.jpg 1361w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Song-Saa-7-300x150.jpg 300w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Song-Saa-7-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/www.blj.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Song-Saa-7-480x240.jpg 480w\" sizes=\"(max-width: 1361px) 100vw, 1361px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Ruth Berliana &#8211; Chintya Indah\/VMN\/BL<\/em><br \/>\nImage:\u00a0Song Saa<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Special Report) Melita Koulmandas Hunter mengikuti\u00a0suaminya, Rory yang mendapatkan tugas di Phnom Penh, Kamboja pada tahun 2005. Kemudian mereka berencana akan pindah ke New York setelah 12 bulan masa penugasan tersebut berakhir. Tertarik dengan pulau-pulau di Kamboja, pasangan yang berasal dari Sydney, Australia ini\u00a0pun melakukan perjalanan liburan bersama dengan anak mereka,\u00a0Naryth. Di sanalah mereka bertemu dengan penduduk setempat yang ingin menjual sebuah pulau yang bernama Song Saa oleh karena kesulitan hidup yang saat itu melanda para nelayan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":124104,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,1368],"tags":[5597],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123886"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123886"}],"version-history":[{"count":26,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123886\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":124165,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123886\/revisions\/124165"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/124104"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123886"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123886"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123886"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}