{"id":123691,"date":"2015-07-28T20:59:26","date_gmt":"2015-07-28T13:59:26","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=123691"},"modified":"2020-07-31T17:45:09","modified_gmt":"2020-07-31T10:45:09","slug":"google-telah-berakhir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/07\/28\/google-telah-berakhir\/","title":{"rendered":"Google + Telah Berakhir"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Global News) Berita berkabung kini datang dari Google setelah Google+ harus mematikan impiannya untuk mengalahkan pesaingnya, seperti\u00a0Facebook, Twitter, \u00a0dan jaringan media sosial terkemuka lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Brad Horowitz, yang mengambil kendali Google+ pada awal tahun ini, telah mengatakan pada Senin (27\/7) bahwa pengguna tidak akan lagi membutuhkan akun Google+ untuk dapat terhubung dengan orang lain pada produk Google.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Google meluncurkan Google+ empat tahun lalu, dengan tujuan berusaha untuk membuat jaringan sosial yang besar dengan satu miliar orang atau lebih dengan cara\u00a0memperbarui status mereka, mem-<em>posting<\/em> foto, dan tetap berhubungan dengan teman-teman, keluarga, serta\u00a0kolega. Perusahaan ingin itu menjadi &#8220;panggung Platform&#8221; yang menyatukan berbagai model <em>sharing<\/em> dari Google, serta produk dan aplikasi mobile, demikian dijelaskan oleh Horowitz dalam berita mengenai Google+ seperti dilansir oleh WSJ.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ini merupakan tujuan dengan maksud yang baik, namun disadari bahwa hal itu sering kali\u00a0menyebabkan kebingungan atas beberapa produk yang kadang-kadang ditemukan oleh pengguna,&#8221; demikian dituliskan perusahaan. Sebagai contoh hal\u00a0yang paling membingungkan adalah adanya persyaratan bahwa pengguna harus memiliki akun Google+ untuk dapat login ke banyak layanan Google lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal yang paling dirasakan menggangu adalah ketika\u00a0pada akhir 2013, Google memberlakukan persyaratan ini juga kepada pengguna\u00a0YouTube, yang telah posting komentar di situs video selama bertahun-tahun sebelum Google+ . Bahkan hal ini sempat memancing komentar yang kurang enak dari\u00a0Larry Page oleh karena dia harus memiliki akun google + untuk dapat mengomentari video seperti yang dia tuliskan <em>co-founder<\/em> YouTube, Jawed Karim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun YouTube jugalah\u00a0yang pertama untuk Google mencabut\u00a0persyaratan ini, demikian menurut blog Google. YouTube mengatakan bahwa pengguna tidak akan membutuhkan akun Google+ untuk meng-<em>upload<\/em> video, membuat <em>channels<\/em>\u00a0atau berkomentar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mantan kepala Google+ Vic Gundotra mengatakan pada akhir 2013 bahwa\u00a0Google+ memiliki 300 juta pengguna aktif secara bulanan, meskipun tidak diketahui definisi aktif ini. Pada saat itu, Facebook memiliki lebih dari satu miliar anggota aktif per bulan dan sekarang memiliki lebih dari 1,4 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Horowitz mengatakan Google+ akan fokus pada menghubungkan pengguna dengan memiliki kepentingan tertentu secara spesifik. Ia\u00a0mengatakan timnya kini menyebutnya dengan SPS, yang merupakan singkatan dari Streams, Photos dan Sharing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, Google Photos, sebuah layanan penyimpanan foto dan video diluncurkan pada awal tahun ini, memungkinkan pengguna untuk dapat berbagi namun mereka menghendaki tanpa profil Google+.\u00a0Hal-hal lain yang orang sering bagikan lewat\u00a0jejaring sosial, adalah seperti lokasi mereka, sedang dipindahkan ke aplikasi Google lainnya seperti messaging dan layanan video chat Hangouts, demikian dikatakan Google.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dalam beberapa bulan mendatang, Akun Google-lah yang Anda butuhkan untuk dapat berbagi konten,\u00a0berkomunikasi dengan kontak, membuat saluran YouTube, dan banyak lagi, semua melalui di Google,&#8221; demikian dikatakan perusahaan itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>citra\/VMN\/BL\/Journalist<\/em><br \/>\nEditor: Ruth Berliana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Global News) Berita berkabung kini datang dari Google setelah Google+ harus mematikan impiannya untuk mengalahkan pesaingnya, seperti\u00a0Facebook, Twitter, \u00a0dan jaringan media sosial terkemuka lainnya. Brad Horowitz, yang mengambil kendali Google+ pada awal tahun ini, telah mengatakan pada Senin (27\/7) bahwa pengguna tidak akan lagi membutuhkan akun Google+ untuk dapat terhubung dengan orang lain pada produk Google. Google meluncurkan Google+ empat tahun lalu, dengan tujuan berusaha untuk membuat jaringan sosial yang besar dengan satu miliar orang atau lebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":125629,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[7941],"tags":[600,1058],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123691"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123691"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123691\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":174803,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123691\/revisions\/174803"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/125629"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123691"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123691"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123691"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}