{"id":123079,"date":"2015-07-24T14:57:50","date_gmt":"2015-07-24T07:57:50","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=123079"},"modified":"2015-07-24T15:55:09","modified_gmt":"2015-07-24T08:55:09","slug":"10-alasan-pentingnya-belajar-android","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/07\/24\/10-alasan-pentingnya-belajar-android\/","title":{"rendered":"10 Alasan Pentingnya Belajar Android"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Tech &amp; Gadget) Android merupakan sistem operasi <em>mobile open-source<\/em> yang dikembangkan oleh Google. Sistem operasi ini biasa digunakan pada smartphone dan tablet. Melihat data yang diambil dari IDC pada Q1 2015, dapat dilihat bahwa jumlah smartphone yang menggunakan sistem operasi Android di seluruh dunia telah mencapai angka 268,6 juta. Angka tersebut merupakan 78% dari total keseluruhan smartphone yang mencapai angka 344,4 juta.<\/p>\n<p>Melihat besarnya jumlah smartphone yang menggunakan platform Android, tentu adalah hal yang sangat menarik jika kita dapat mengembangkan platform tersebut dan membuat berbagai aplikasi menarik di dalamnya.<\/p>\n<p>Berikut adalah 10 alasan mengapa kita perlu untuk belajar mengembangkan Android :<\/p>\n<p>1. Memiliki banyak pengguna<br \/>\nDengan kecepatan industri aplikasi mobile yang besar dan terus berkembang diikuti pula dengan basis pengguna yang terus berkembang, sistem ini menunjukkan penerimaan yang positif pada\u00a0tahun-tahun mendatang.<\/p>\n<p>2. Peningkatan multi-kali lipat dalam pengembangan aplikasi<br \/>\nPasar aplikasi untuk mobile Android diharapkan akan bertumbuh pesat di tahun-tahun mendatang, sehingga pengembang dapat memperoleh kesempatan dalam peluang bagus ini.<\/p>\n<p>3. Tidak ada biaya perizinan<br \/>\nSebagai sebuah platform yang <em>open-source<\/em>, Android dapat diperoleh secara gratis untuk mengembangkan aplikasi dan mempromosikan <em>prototype<\/em> yang ada.<\/p>\n<p>4. Kesesuaian antar platform<br \/>\nPlatform Android menawarkan kesempatan bagi para pengembang untuk penelitian pengembangan yang berhubungan dengan platform lain.<\/p>\n<p>5. Fleksibel<br \/>\nDengan tidak adanya batasan pengembangan platform seperti iOS, Android diyakini sangat fleksibel untuk menciptakan kemungkinan-kemungkinan perkembangan yang lain.<\/p>\n<p>6. Permintaan yang tinggi terhadap pengembang Android<br \/>\nPerusahaan sedang berusaha untuk meningkatkan industri aplikasi mobile, sementara itu perusahaan perangkat lunak sedang beralih ke pengembangan aplikasi <em>mobile<\/em>. Situasi seperti ini membuat permintaan untuk pengembang Android berkualitas menjadi sangat tinggi.<\/p>\n<p>7. Dukungan untuk pengembangan Android<br \/>\nPara pengembang Android memperoleh sejumlah besar dukungan, baik dari sistem Google maupun penyedia online training, semuanya memerlukan pengembang Android untuk mempelajari dan mempengaruhi target pasar mereka.<\/p>\n<p>8. Mudah diakses<br \/>\nSeorang pengembang dapat mengakses platform Android yang open-source dimanapun mereka berada, dan kapan saja melalui perangkat komputasi dan koneksi internet.<\/p>\n<p>9. Potensi penghasilan yang tinggi<br \/>\nMemiliki keahlian dalam mengembangkan aplikasi Android untuk sebuah perusahaan bisnis maupun ataupun hanya menjadi seorang freelancer yang menjual aplikasi Android di Google Store tentu akan memberikan keuntungan yang lumayan besar.<\/p>\n<p>10. Monetisasi aplikasi gratis<br \/>\nSaat ini aplikasi gratis tergantung pada metode hit-driven, tetapi dalam tahun-tahun mendatang, diharapkan bahwa Google akan hadir dengan metode monetisasi baru untuk membantu pengembang mendapatkan manfaat dan keuntungan yang lebih tinggi.<\/p>\n<p>Mulailah untuk mempelajari tentang pengembang Android dan eksplorasi kreativitas dan inovasi Anda. Jadikanlah itu suatu kekuatan professional yang berharga. Tidak ada salahnya untuk mengikuti <a href=\"http:\/\/www.vibizlearning.com\/training\/program\/training-android-mobile-application-development\" target=\"_blank\">pelatihan Android<\/a>, jika memang dibutuhkan.<\/p>\n<p><em>W.Lubis\/VMN\/BL\/Analyst-Vibiz Research Center<\/em><br \/>\nEditor : Lidia Wulan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Tech &amp; Gadget) Android merupakan sistem operasi mobile open-source yang dikembangkan oleh Google. Sistem operasi ini biasa digunakan pada smartphone dan tablet. Melihat data yang diambil dari IDC pada Q1 2015, dapat dilihat bahwa jumlah smartphone yang menggunakan sistem operasi Android di seluruh dunia telah mencapai angka 268,6 juta. Angka tersebut merupakan 78% dari total keseluruhan smartphone yang mencapai angka 344,4 juta. Melihat besarnya jumlah smartphone yang menggunakan platform Android, tentu adalah hal yang sangat menarik jika [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":97263,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,7941],"tags":[1541,1058],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123079"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123079"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123079\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":123085,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123079\/revisions\/123085"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/97263"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123079"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123079"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123079"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}