{"id":122479,"date":"2015-07-21T12:24:07","date_gmt":"2015-07-21T05:24:07","guid":{"rendered":"http:\/\/businesslounge.co.id\/?p=122479"},"modified":"2015-07-21T12:24:07","modified_gmt":"2015-07-21T05:24:07","slug":"para-ilmuwan-sedang-ciptakan-alat-penghasil-o2-untuk-dibawa-ke-mars","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/2015\/07\/21\/para-ilmuwan-sedang-ciptakan-alat-penghasil-o2-untuk-dibawa-ke-mars\/","title":{"rendered":"Para Ilmuwan Sedang Ciptakan Alat Penghasil O2 untuk Dibawa ke Mars"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Business Lounge &#8211; Global News) Seperti sudah diketahui bahwa gembar gembor untuk &#8220;<em>go green&#8221;<\/em>\u00a0atau ramah lingkungan sudah dikumandangkan berkali-kali. Hal ini dilakukan mengingat planet bumi ini sedang dalam\u00a0kondisi siaga mengingat efek\u00a0<em>globar warming<\/em> yang saat ini dideritanya. Bertambahnya CO2 dan berkurangnya oksigen, belum lagi sumber daya yang mulai berkurang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun sementara himbauan untuk ramah lingkungan diberikan, para ilmuwan tidak tinggal diam. Sebuah tim dibentuk di\u00a0University of Copenhagen untuk menciptakan sebuah mesin yang dapat menghasilkan oksigen dengan target, enam tahun dari sekarang mesin yang dapat membuat oksigen ini akan beroperasi di Mars.\u00a0Perangkat oksigen kecil akan dikirim ke Planet Merah melalui misi NASA Mars 2020.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami akan membangun sebuah alat kecil yang akan menghasilkan oksigen di Mars. Ini akan menjadi prototipe dari pabrik yang jauh lebih besar yang akan memberikan astronot dengan oksigen di beberapa titik di masa depan,&#8221; demikian dikatakan Morten Bo Madsen, kepala kelompok Mars pada Niels Bohr Institute di University of Copenhagen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proyek ini dikenal di NASA sebagai MOXIE (Mars OXygen In Situ resource utilisation Experiment). Kelompok riset Madsen yang dipilih oleh NASA untuk berpartisipasi dalam proyek bersama peneliti senior Christopher Graves dari Technical University of Denmark (DTU).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Cara menghasilkan oksigen di Mars<\/strong><br \/>\nPraktis tidak ada oksigen di atmosfer Mars, tetapi perangkat Moxie akan &#8220;membuat&#8221; oksigen dari karbon dioksida (CO2), yang banyak terdapat\u00a0di atmosfer planet tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah molekul karbon dioksida terdiri dari atom karbon (C) dan dua atom oksigen (O2), dan itu akan menjadi tugas Moxie untuk membagi molekul karbon dioksida terpisah.\u00a0Proses pemisahan membutuhkan energi, tetapi hasil akhirnya akan molekul oksigen dan produk sampingan berupa karbon monoksida (CO).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Moxie bekerja seperti kebalikan sel bahan bakar. Sebuah sel bahan bakar menghasilkan energi dengan mencair bersama hidrogen dan oksigen untuk menghasilkan air. Sebaliknya, kita akan menggunakan energi untuk menghapus atom oksigen dari CO2,&#8221; demikian dikatakan Madsen. Ia juga\u00a0menjelaskan bahwa Moxie akan mendapatkan energi dari Generator Thermal Radio (RTG) yang menghasilkan listrik dari panas yang dikembangkan di plutonium radioaktif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akan menyediakan oksigen untuk orang-orang di Mars<\/strong><br \/>\nSekitar 96 persen dari atmosfer Mars terdiri dari karbon dioksida sehingga ada banyak bahan baku untuk memproduksi oksigen. Juru bicara NASA menyatakan bahwa Moxie hanyalah awal dari produksi oksigen di Mars.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen di permukaan Mars adalah langkah besar ke depan ketika kita akan mengeksplorasi masa depan umat manusia di Mars,&#8221; demikian dikatakan Michael Meyer, seorang ilmuwan terkemuka di Mars Exploration Program NASA, untuk Space.com.\u00a0Rencananya adalah untuk membangun pabrik oksigen di seluruh di planet merah yang akan menjadi sekitar 100 kali ukuran Moxie prototipe pertama yang akan diluncurkan dari Bumi dengan misi Mars 2020.\u00a0Prototipe pabrik oksigen harus siap ketika NASA mengirimkan manusia pertama ke Mars pada beberapa waktu di tahun 2030-an.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kendaraan akan mengumpulkan sampel di Mars<\/strong><br \/>\nIde di balik misi Mars 2020 adalah untuk mengirim rover otonom ke Mars yang akan berkeliling mengumpulkan sampel dari planet tersebut, seperti yang Curiosity lakukan sekarang.\u00a0&#8220;Dibandingkan dengan Curiosity, hal\u00a0yang baru tentang misi Mars 2020 adalah bahwa hal itu akan mengumpulkan sampel yang dipilih yang dapat dikemas dan kemudian kembali ke Bumi di kemudian hari,&#8221; demikian dikatakan Madsen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kontribusinya untuk Moxie instrumen adalah, antara lain, mengembangkan metode dengan\u00a0instrumen dapat &#8220;memanen&#8221; karbon dioksida dari atmosfer Mars tanpa rangkaian listrik dan tanpa debu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kelompok Mars di Universitas Copenhagen juga telah dipilih untuk berkontribusi pada pengembangan instrumen lain untuk misi Mars 2020, dikenal sebagai Mastcam Z.\u00a0Mars rover 2020 akan diluncurkan pada bulan Juli atau Agustus 2020. Perjalanan ke Mars akan mengambil 7 sampai 9 bulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">citra\/VMN\/BL\/Journalist<br \/>\nEditor: Ruth Berliana<br \/>\nImage : wikipedia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Business Lounge &#8211; Global News) Seperti sudah diketahui bahwa gembar gembor untuk &#8220;go green&#8221;\u00a0atau ramah lingkungan sudah dikumandangkan berkali-kali. Hal ini dilakukan mengingat planet bumi ini sedang dalam\u00a0kondisi siaga mengingat efek\u00a0globar warming yang saat ini dideritanya. Bertambahnya CO2 dan berkurangnya oksigen, belum lagi sumber daya yang mulai berkurang. Namun sementara himbauan untuk ramah lingkungan diberikan, para ilmuwan tidak tinggal diam. Sebuah tim dibentuk di\u00a0University of Copenhagen untuk menciptakan sebuah mesin yang dapat menghasilkan oksigen dengan target, enam tahun dari sekarang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":122482,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_typography_data":[],"_editorskit_blocks_typography":"","_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","om_disable_all_campaigns":false,"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"footnotes":""},"categories":[1044,120],"tags":[5787,4261,6730],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122479"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122479"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122479\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":122484,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122479\/revisions\/122484"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122479"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122479"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.blj.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122479"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}